alexametrics
25.3 C
Kudus
Sunday, May 22, 2022

Tutup Dua Tahun, Perpusda Grobogan Dibuka Bertahap

PURWODADI – Mati suri selama dua tahun, Perpustakaan Daerah (Perpusda) Grobogan kini mulai bangkit perlahan. Meski belum mendapatkan izin, kini pengunjung sudah diperbolehkan membaca di tempat namun dengan pembatasan jumlah.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpusda) Grobogan Supriyanto melalui Kabid Perpustakaan Melik mengatakan, sejak 1 Januari mulai dibuka.

“Tetapi terbatas. Pengunjung kami perkenankan membaca koleksi di tempat. Itu pun harus sesuai prokes, sedangkan untuk pinjam dan kembali belum bisa. Masyarakat masih bisa akses di e-book,” ungkapnya.


Saat ini sudah ada sekitar 5 ribuan eksemplar koleksi buku baru yang terpajang di sejumlah rak yang ada di perpusda. Koleksi tersebut siap dibaca masyarakat. “Tetapi sementara ini belum bisa dipinjam. Karena server juga belum siap,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap agar pelayanan bisa normal kembali. Lantaran di daerah lain sudah banyak yang membuka layanan.

Baca Juga :  Kejari Grobogan Bidik Tersangka Baru Kasus Pengadaan Tanah Gudang Bulog

Selama dibuka, antusias masyarakat tinggi. Terlebih dengan wajah baru perpustakaan yang semakin lengkap, nyaman, dan bagus. Membuat pengunjung betah berada di perpustakaan.

Salah satu pengunjung Kristiono, 34, warga Kuripan Kecamatan Purwodadi terlihat sedang menemani ketiga anaknya di sarana bermain dan edukasi anak.

“Sebelum direhab sudah sering ke sini. Biasanya sama istri juga, jadi anak-anak dipantau istri. Saya ada waktu untuk membaca koleksi buku. Ini sudah dua tahun ditutup, pas ke sini lagi kaget. Bangunannya makin luas, permainan lengkap, dan koleksi buku pun lengkap. Anak-anak jadi semakin betah di sini. Biasanya di sini sampai jam tidur siang, setelah fisik terpenuhi baru tidur dan belajar,” ungkapnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

PURWODADI – Mati suri selama dua tahun, Perpustakaan Daerah (Perpusda) Grobogan kini mulai bangkit perlahan. Meski belum mendapatkan izin, kini pengunjung sudah diperbolehkan membaca di tempat namun dengan pembatasan jumlah.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpusda) Grobogan Supriyanto melalui Kabid Perpustakaan Melik mengatakan, sejak 1 Januari mulai dibuka.

“Tetapi terbatas. Pengunjung kami perkenankan membaca koleksi di tempat. Itu pun harus sesuai prokes, sedangkan untuk pinjam dan kembali belum bisa. Masyarakat masih bisa akses di e-book,” ungkapnya.

Saat ini sudah ada sekitar 5 ribuan eksemplar koleksi buku baru yang terpajang di sejumlah rak yang ada di perpusda. Koleksi tersebut siap dibaca masyarakat. “Tetapi sementara ini belum bisa dipinjam. Karena server juga belum siap,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap agar pelayanan bisa normal kembali. Lantaran di daerah lain sudah banyak yang membuka layanan.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-296, Pemkab Grobogan Gelar Pengajian dan Khataman Al-Qur'an

Selama dibuka, antusias masyarakat tinggi. Terlebih dengan wajah baru perpustakaan yang semakin lengkap, nyaman, dan bagus. Membuat pengunjung betah berada di perpustakaan.

Salah satu pengunjung Kristiono, 34, warga Kuripan Kecamatan Purwodadi terlihat sedang menemani ketiga anaknya di sarana bermain dan edukasi anak.

“Sebelum direhab sudah sering ke sini. Biasanya sama istri juga, jadi anak-anak dipantau istri. Saya ada waktu untuk membaca koleksi buku. Ini sudah dua tahun ditutup, pas ke sini lagi kaget. Bangunannya makin luas, permainan lengkap, dan koleksi buku pun lengkap. Anak-anak jadi semakin betah di sini. Biasanya di sini sampai jam tidur siang, setelah fisik terpenuhi baru tidur dan belajar,” ungkapnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/