alexametrics
31.3 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

4 Pengedar Narkoba Diringkus, Polisi Amankan Sabu dan Obat Terlarang

GROBOGAN – Satnarkoba Polres Grobogan berhasil mengamankan empat tersangka pengedar narkoba di Kabupaten Grobogan. Polisi amankan barang bukti berupa sabu-sabu hingga obat-obatan terlarang.

Mereka adalah Dwi Setiaji, 33, warga Kelurahan Grisikdono, Semarang dengan barang bukti 16,1 gram yang dibungkus di lima klip kecil di masukan dalam bungkus rokok.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi mengatakan, penangkapan tersangka pengedar sabu berawal dari laporan masyarakat di Jalan Gubug-Jekero sering digunakan transaksi narkoba. Setelah ditindaklanjuti petugas menangkap tersangka Dwi Setiaji yang dicurigai memiliki paket sabu dibungkus dalam bungkus rokok.


”Barang yang dijual ini pesanan dari Semarang dan akan dikirim ke Grobogan dari pemesan. Saat ini kami sedang lakukan pengejar dari pemasok dan pemakainya,” kata Kapolres AKBP Benny Setyowadi didampingi Kasatnarkoba AKP Hendro Satmoko.

Selain mengamankan lima paket sabu, petugas juga amankan handphone, sepeda motor dan celana pendek. Tersangka sendiri adalah mantan residivis dari kasus sama. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba.

”Kami tidak main-main dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Grobogan. Siapapun yang mengedarkan narkoba akan kami sikat. Kami imbau kepada warga masyarakat jika ada transaksi narkoba segera laporkan ke petugas,” terang dia.

Baca Juga :  Kejari Grobogan Sita Dokumen Dana Desa Jatipecaron di 4 Titik selama 4 Jam

Dwi Setiaji tersangka mengaku, dari penjualan sabu tersebut dia mendapatkan keuntungan Rp 500 ribu. Selain itu, dirinya juga bisa mencicipi sabu yang djual.

”Sebenarnya saya hantarkan barang saja. Tetapi saya ikut mencoba,” aku dia yang setiap bekerja sebagai tukang las.

Kasus narkoba lainnya pengedaran obat terlarang tersangka M Diyan, 30, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Tanggungharjo. Tersangka mengedarkan 11 obat tablet alprazolam, 11 butir riklona 2 clonazepam, 10 butir meklopam, dan satu hanphone.

Tersangka diamankan saat transaksi dengan jual beli online. Ketiga tersangka Rahmad Fikri Efendi, 28  warga Desa Putatsari, Kecamatan. Barang bukti yang diamankan sat box hexmer 2, satu botol plastic, 4 plastik klip berisi obat berlogo Y dengan jumlah 39 butir dan satu handphone.

Kemudian tersangka ke empat Aditya zuda, 30 warga Kebonagung, Demak. Barang bukti yang diamankan dua botol plastik obat berlogo Y  dua ribu butir, satu kresek plastic hitam dan satu handphone. (him)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Satnarkoba Polres Grobogan berhasil mengamankan empat tersangka pengedar narkoba di Kabupaten Grobogan. Polisi amankan barang bukti berupa sabu-sabu hingga obat-obatan terlarang.

Mereka adalah Dwi Setiaji, 33, warga Kelurahan Grisikdono, Semarang dengan barang bukti 16,1 gram yang dibungkus di lima klip kecil di masukan dalam bungkus rokok.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi mengatakan, penangkapan tersangka pengedar sabu berawal dari laporan masyarakat di Jalan Gubug-Jekero sering digunakan transaksi narkoba. Setelah ditindaklanjuti petugas menangkap tersangka Dwi Setiaji yang dicurigai memiliki paket sabu dibungkus dalam bungkus rokok.

”Barang yang dijual ini pesanan dari Semarang dan akan dikirim ke Grobogan dari pemesan. Saat ini kami sedang lakukan pengejar dari pemasok dan pemakainya,” kata Kapolres AKBP Benny Setyowadi didampingi Kasatnarkoba AKP Hendro Satmoko.

Selain mengamankan lima paket sabu, petugas juga amankan handphone, sepeda motor dan celana pendek. Tersangka sendiri adalah mantan residivis dari kasus sama. Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba.

”Kami tidak main-main dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Grobogan. Siapapun yang mengedarkan narkoba akan kami sikat. Kami imbau kepada warga masyarakat jika ada transaksi narkoba segera laporkan ke petugas,” terang dia.

Baca Juga :  Kejari Grobogan Sita Dokumen Dana Desa Jatipecaron di 4 Titik selama 4 Jam

Dwi Setiaji tersangka mengaku, dari penjualan sabu tersebut dia mendapatkan keuntungan Rp 500 ribu. Selain itu, dirinya juga bisa mencicipi sabu yang djual.

”Sebenarnya saya hantarkan barang saja. Tetapi saya ikut mencoba,” aku dia yang setiap bekerja sebagai tukang las.

Kasus narkoba lainnya pengedaran obat terlarang tersangka M Diyan, 30, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Tanggungharjo. Tersangka mengedarkan 11 obat tablet alprazolam, 11 butir riklona 2 clonazepam, 10 butir meklopam, dan satu hanphone.

Tersangka diamankan saat transaksi dengan jual beli online. Ketiga tersangka Rahmad Fikri Efendi, 28  warga Desa Putatsari, Kecamatan. Barang bukti yang diamankan sat box hexmer 2, satu botol plastic, 4 plastik klip berisi obat berlogo Y dengan jumlah 39 butir dan satu handphone.

Kemudian tersangka ke empat Aditya zuda, 30 warga Kebonagung, Demak. Barang bukti yang diamankan dua botol plastik obat berlogo Y  dua ribu butir, satu kresek plastic hitam dan satu handphone. (him)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/