alexametrics
25.4 C
Kudus
Thursday, May 19, 2022

Longsor Lagi, Penutupan Jalur Kedungjati-Salatiga Diperpanjang

GROBOGAN – Penutupan jalur alternatif Kedungjati-Salatiga di Dusun Kalikonang, Desa Ngombak, Kedungjati, Grobogan, diperpanjang lagi. Jalan itu seharusnya dibuka Selasa (5/4). Tetapi kembali ditutup lantaran kembali terjadi longsor belum lama ini. Selain itu, cuaca di lokasi sering hujan dan dua alat berat yang digunakan rusak.

Pengemudi mobil dan truk yang ingin ke Salatiga memutar lewat Boyolali atau Semarang. Begitu juga sebaliknya. Yaitu melewati jalur Kentengsari, Karanglangu, Kedungjati, sampai arah ke Boyolali atau Semarang. Jaraknya akan bertambah 10 kilometer.

”Perbaikan jalan longsor belum selesai. Maka penutupan jalan diperpanjang satu pekan lagi atau sampai pengerjaan selesai,” kata Kapolsek Kedungjati AKP Muslih.


Proses pengerjaan jalan ambles menggunakan tanah urug. Kemudian dilapisi plastik. Setelah ketebalan satu meter maka diberi plastik lagi agar tidak ambles ke bawah. Posisi jalan tepat berada di samping sungai Tuntang.

”Pekerjaan jalan ini sempat tertunda karena beberapa waktu lalu ada tebing yang longsor lagi,” ujarnya.

Sub Koordinator Jalan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah wilayah Purwodadi Wimas Radit Sambodo mengatakan pekerjaan pembangunan jalan longsor di ruas Gubug-Kapung Kedungjati di KM 51+600 dan 51+700 belum selesai. Sehingga waktu penutupan jalan sampai 5 April 2022 akan diperpanjang lagi.

Baca Juga :  Cegah Klaster, Tahanan Polres Grobogan Ikut Vaksinasi Covid-19

”Selain faktor longsor dan cuaca, dua alat berat yang digunakan rusak. Sehingga waktu mengerjakannya molor lagi,” kata Radit.

Dikatakannya, penutupan jalan dilakukan agar pekerjaan jalan bisa cepat selasai dan tepat. Di mana target pembangunan jalan longsor Kedungjati sebelum Lebaran bisa dilewati semua kendaraan.

”Sementara waktu kami tutup dulu. Waktunya sampai kapan besok pagi (hari ini, Red) kami cek lokasi lapangan,” terang dia.

Adanya hujan deras di wilayah Kedungjati, warga ekstra hati-hati jika ingin lewati jalan setapak di atas longsor. Jalan licin karena tanah lembek terkena air. Warga yang melintas juga harus sabar mengantre agar bisa lewat karena kondisi jalan. ”Jalanya licin dan harus hati-hati karena habis hujan,” ujarnya. (mun/zen)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Penutupan jalur alternatif Kedungjati-Salatiga di Dusun Kalikonang, Desa Ngombak, Kedungjati, Grobogan, diperpanjang lagi. Jalan itu seharusnya dibuka Selasa (5/4). Tetapi kembali ditutup lantaran kembali terjadi longsor belum lama ini. Selain itu, cuaca di lokasi sering hujan dan dua alat berat yang digunakan rusak.

Pengemudi mobil dan truk yang ingin ke Salatiga memutar lewat Boyolali atau Semarang. Begitu juga sebaliknya. Yaitu melewati jalur Kentengsari, Karanglangu, Kedungjati, sampai arah ke Boyolali atau Semarang. Jaraknya akan bertambah 10 kilometer.

”Perbaikan jalan longsor belum selesai. Maka penutupan jalan diperpanjang satu pekan lagi atau sampai pengerjaan selesai,” kata Kapolsek Kedungjati AKP Muslih.

Proses pengerjaan jalan ambles menggunakan tanah urug. Kemudian dilapisi plastik. Setelah ketebalan satu meter maka diberi plastik lagi agar tidak ambles ke bawah. Posisi jalan tepat berada di samping sungai Tuntang.

”Pekerjaan jalan ini sempat tertunda karena beberapa waktu lalu ada tebing yang longsor lagi,” ujarnya.

Sub Koordinator Jalan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah wilayah Purwodadi Wimas Radit Sambodo mengatakan pekerjaan pembangunan jalan longsor di ruas Gubug-Kapung Kedungjati di KM 51+600 dan 51+700 belum selesai. Sehingga waktu penutupan jalan sampai 5 April 2022 akan diperpanjang lagi.

Baca Juga :  Pengunjung Taman Kuliner Purwodadi dapat Swab Dadakan

”Selain faktor longsor dan cuaca, dua alat berat yang digunakan rusak. Sehingga waktu mengerjakannya molor lagi,” kata Radit.

Dikatakannya, penutupan jalan dilakukan agar pekerjaan jalan bisa cepat selasai dan tepat. Di mana target pembangunan jalan longsor Kedungjati sebelum Lebaran bisa dilewati semua kendaraan.

”Sementara waktu kami tutup dulu. Waktunya sampai kapan besok pagi (hari ini, Red) kami cek lokasi lapangan,” terang dia.

Adanya hujan deras di wilayah Kedungjati, warga ekstra hati-hati jika ingin lewati jalan setapak di atas longsor. Jalan licin karena tanah lembek terkena air. Warga yang melintas juga harus sabar mengantre agar bisa lewat karena kondisi jalan. ”Jalanya licin dan harus hati-hati karena habis hujan,” ujarnya. (mun/zen)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/