alexametrics
25.9 C
Kudus
Wednesday, May 25, 2022

Capai Target, Pelaksanaan Vaksinasi Booster di Grobogan Diperbolehkan

GROBOGAN  – Capaian vaksinasi di Kabupaten Grobogan sudah memenuhi target syarat pelaksanaan booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19. Meski begitu, Dinkes Grobogan belum mendapatkan informasi pelaksanaan.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo mengatakan, capaian vaksinasi di Kabupaten Grobogan terus dikebut. Hingga Senin (3/1) capaian dosis pertama mencapai 90,99 persen atau 75.328 orang, sedangkan dosis kedua mencapai 68,70 persen atau 56.879 orang.

“Memang kami dapat informasi akan ada pelaksanaan vaksinasi booster. Kabupaten/kota yang berhak melaksanakan yang memenuhi kriteria 70 persen suntik dosis pertama dan 60 persen dosis kedua. Sedangkan kami sudah memenuhi itu, meski begitu kami belum mendapatkan informasi pelaksanaan. Biasanya dilakukan di Jakarta terlebih dulu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lokasi Ledakan di Rumah Pengasuh Ponpes di Grobogan Dijaga Ketat Aparat

Menurutnya, vaksinasi booster ini akan diberikan pada mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Jenis vaksin yang diberikan sesuai dengan jenis vaksin yang diberikan pada dua dosis pertama sebelumnya.

“Misalnya pertama dan kedua menerima vaksin Sinovac, maka dosis ketiga akan diberikan Sinovac juga,” imbuhnya.

Namun, ada juga penggunaan metode heterelogous. Dosis vaksin ketiga akan berbeda dengan jenis dosis pertama dan kedua. Misalnya jika sebelumnya menerima dua dosis pertama vaksin jenis Sinovac, maka dosis ketiga bisa berasal dari jenis Pfizer, Moderna atau AstraZeneca.

“Kami menunggu informasi selanjutnya dari provinsi mau pun pusat. Hingga saat ini kami siap jika ada pelaksanaan booster,” ungkapnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN  – Capaian vaksinasi di Kabupaten Grobogan sudah memenuhi target syarat pelaksanaan booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19. Meski begitu, Dinkes Grobogan belum mendapatkan informasi pelaksanaan.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo mengatakan, capaian vaksinasi di Kabupaten Grobogan terus dikebut. Hingga Senin (3/1) capaian dosis pertama mencapai 90,99 persen atau 75.328 orang, sedangkan dosis kedua mencapai 68,70 persen atau 56.879 orang.

“Memang kami dapat informasi akan ada pelaksanaan vaksinasi booster. Kabupaten/kota yang berhak melaksanakan yang memenuhi kriteria 70 persen suntik dosis pertama dan 60 persen dosis kedua. Sedangkan kami sudah memenuhi itu, meski begitu kami belum mendapatkan informasi pelaksanaan. Biasanya dilakukan di Jakarta terlebih dulu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Resmi, Koramil Gundih Kini Berganti Nama Jadi Geyer

Menurutnya, vaksinasi booster ini akan diberikan pada mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Jenis vaksin yang diberikan sesuai dengan jenis vaksin yang diberikan pada dua dosis pertama sebelumnya.

“Misalnya pertama dan kedua menerima vaksin Sinovac, maka dosis ketiga akan diberikan Sinovac juga,” imbuhnya.

Namun, ada juga penggunaan metode heterelogous. Dosis vaksin ketiga akan berbeda dengan jenis dosis pertama dan kedua. Misalnya jika sebelumnya menerima dua dosis pertama vaksin jenis Sinovac, maka dosis ketiga bisa berasal dari jenis Pfizer, Moderna atau AstraZeneca.

“Kami menunggu informasi selanjutnya dari provinsi mau pun pusat. Hingga saat ini kami siap jika ada pelaksanaan booster,” ungkapnya.






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/