alexametrics
32.7 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Kakek di Kedungjati Grobogan Tewas usai Tertabrak Kereta, Begini Kronologinya

GROBOGAN – Kecelakaan KAI kembali terjadi di Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Kamis (2/6) malam. Sudadi, 81 warga Desa Padas, Kecamatan Kedungjati tertabrak KAI saat berjalan di jalur rel pukul 19.30. Korban pun tewas usai dilarikan ke Puskesmas Kedungjati.

Baca Juga : Oknum Kades di Grobogan Kepergok Mesum dengan Istri Warganya

Kakek tersebut terpemper KAI di KM 38+500 petak jalan Solo- Tawang Semarang Desa Padas, Kecamatan Kedungjati. Malam itu korban sedang ke luar dari rumah pukul 18.00 dan berjalan kali melewati rel kereta api ke arah timur.


Saat itu, ada warga bertanya kepada korban. “Mbah mau ke mana?”. Namun, korban tidak menjawab dan tetap berjalan menuju stasiun Padas. Sesampainya di Km 38+500 dekat stasiun Padas, korban duduk atas rel kereta api tepat saat kereta api dari arah Solo menuju Stasiun Tawang Semarang lewat. Karena tidak mendengar, korban kemudian tertabrak kereta api dari belakang.

Baca Juga :  Start Awal, PKS Grobogan Siapkan Saksi di 283 Desa Jelang Pemilu 2024

“Akibat tertabrak kereta tubuh korban terpental sejauh kurang lebih 5 meter,” kata Kapolsek Kedungjati AKP Muslih.

Mengetahui kejadian orang tertabrak kereta, selanjutnya KAI berhenti dan masinis memberitahu petugas stasiun Padas. Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kedungjati.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian kepala bagian kanan, kening sobek kurang lebih 8 cm, dan kaki kiri patah. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan medis dari Puskesmas Kedungjati. Namun, korban tak terselamatkan,” terangnya. (mun/mal)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Kecelakaan KAI kembali terjadi di Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Kamis (2/6) malam. Sudadi, 81 warga Desa Padas, Kecamatan Kedungjati tertabrak KAI saat berjalan di jalur rel pukul 19.30. Korban pun tewas usai dilarikan ke Puskesmas Kedungjati.

Baca Juga : Oknum Kades di Grobogan Kepergok Mesum dengan Istri Warganya

Kakek tersebut terpemper KAI di KM 38+500 petak jalan Solo- Tawang Semarang Desa Padas, Kecamatan Kedungjati. Malam itu korban sedang ke luar dari rumah pukul 18.00 dan berjalan kali melewati rel kereta api ke arah timur.

Saat itu, ada warga bertanya kepada korban. “Mbah mau ke mana?”. Namun, korban tidak menjawab dan tetap berjalan menuju stasiun Padas. Sesampainya di Km 38+500 dekat stasiun Padas, korban duduk atas rel kereta api tepat saat kereta api dari arah Solo menuju Stasiun Tawang Semarang lewat. Karena tidak mendengar, korban kemudian tertabrak kereta api dari belakang.

Baca Juga :  Jembatan Bersejarah Peninggalan Belanda di Grobogan Roboh, Ini Penyebabnya

“Akibat tertabrak kereta tubuh korban terpental sejauh kurang lebih 5 meter,” kata Kapolsek Kedungjati AKP Muslih.

Mengetahui kejadian orang tertabrak kereta, selanjutnya KAI berhenti dan masinis memberitahu petugas stasiun Padas. Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kedungjati.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka di bagian kepala bagian kanan, kening sobek kurang lebih 8 cm, dan kaki kiri patah. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan medis dari Puskesmas Kedungjati. Namun, korban tak terselamatkan,” terangnya. (mun/mal)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/