alexametrics
26.9 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Waspada! Satu Orang di Grobogan Alami Probable Omicron

GROBOGAN – Dinkes Grobogan akhirnya mengumumkan satu pasien positif Covid-19 yang merupakan probable Omicron. Pasien tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dengan pengawasan Satgas desa setempat.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Djatmiko mengatakan, beberapa waktu lalu Kabupaten Grobogan melakukan pengecekan pada semua pasien yang positif Covid-19. Dengan kategori CT-Value kurang dari 30.

”Kami langsung kirim sampel ke balai laboratorium kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan S-Gene Traget Failure (SGTF) dalam penentuan Omicron. Hasilnya dari tes tersebut, ada satu probable Omicron. Sampel tersebut langsung dilakukan tes Whole Genime Sequencing (WGS) untuk menentukan positif Omicron atau tidak, sehingga kami masih menunggu hasil WGS itu,” ungkapnya.


Pasien tersebut diketahui berinisial V, 47, warga Kecamatan Godong. Dengan riwayat perjalanan pulang dari Jakarta. Setelah itu jatuh sakit, dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Kebonagung Kabupaten Demak dengan hasil swab antigen positif Covid-19. Pasien langsung diinformasikan ke Puskesmas Godong, kemudian dilakukan swab RT-PCR dengan hasil positif Covid-19.

Baca Juga :  Diduga Korupsi APBDes Ratusan Juta, Dua Mantan Kades di Grobogan Ditahan

”Saat itu langsung ditindaklanjuti ke labkesda untuk pemeriksaan Omicron, karena CT Value kurang 30. Saat ini pasien sudah memasuki isoman hari ke tujuh. Kondisinya baik dan semakin membaik. Sudah mulai makan dan minum. Untuk pengawasan isoman dilakukan oleh satgas desa setempat.

Djatmiko mengimbau dengan munculnya probable Omicron pertama ini menjadi kewaspadaan tersendiri bagi seluruh lapisan masyarakat dan juga Pemkab Grobogan. ”Kewaspadaan diperlukan karena varian Omicron memiliki daya penularan lebih tinggi. Meskipun angka hospitalisasi rendah tapi penularan lebih cepat. Jangan lengah, tetap patuhi prokes,” tegasnya. (int/khim)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Dinkes Grobogan akhirnya mengumumkan satu pasien positif Covid-19 yang merupakan probable Omicron. Pasien tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dengan pengawasan Satgas desa setempat.

Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Djatmiko mengatakan, beberapa waktu lalu Kabupaten Grobogan melakukan pengecekan pada semua pasien yang positif Covid-19. Dengan kategori CT-Value kurang dari 30.

”Kami langsung kirim sampel ke balai laboratorium kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan S-Gene Traget Failure (SGTF) dalam penentuan Omicron. Hasilnya dari tes tersebut, ada satu probable Omicron. Sampel tersebut langsung dilakukan tes Whole Genime Sequencing (WGS) untuk menentukan positif Omicron atau tidak, sehingga kami masih menunggu hasil WGS itu,” ungkapnya.

Pasien tersebut diketahui berinisial V, 47, warga Kecamatan Godong. Dengan riwayat perjalanan pulang dari Jakarta. Setelah itu jatuh sakit, dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Kebonagung Kabupaten Demak dengan hasil swab antigen positif Covid-19. Pasien langsung diinformasikan ke Puskesmas Godong, kemudian dilakukan swab RT-PCR dengan hasil positif Covid-19.

Baca Juga :  Patuhi Larangan Mudik, Sesulih Ora Bisa Mulih

”Saat itu langsung ditindaklanjuti ke labkesda untuk pemeriksaan Omicron, karena CT Value kurang 30. Saat ini pasien sudah memasuki isoman hari ke tujuh. Kondisinya baik dan semakin membaik. Sudah mulai makan dan minum. Untuk pengawasan isoman dilakukan oleh satgas desa setempat.

Djatmiko mengimbau dengan munculnya probable Omicron pertama ini menjadi kewaspadaan tersendiri bagi seluruh lapisan masyarakat dan juga Pemkab Grobogan. ”Kewaspadaan diperlukan karena varian Omicron memiliki daya penularan lebih tinggi. Meskipun angka hospitalisasi rendah tapi penularan lebih cepat. Jangan lengah, tetap patuhi prokes,” tegasnya. (int/khim)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/