alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Tak Tambah Halte usai Tiga bulan Beroperasi, Trans Jateng: Fokus Evaluasi

GROBOGAN – Tiga bulan beroperasi, Balai Trans Jateng belum merencanakan untuk penambahan jumlah halte. Tahun ini baru dilakukan evaluasi halte dan tempat pemberhentian bus (TPB).

Kepala Balai Trans Jateng Joko Setiawan melalui Kasi Sarana dan Prasarana Balai Transportasi Jawa Tengah Tatas Euxguwin mengatakan, Trans Jateng koridor Terminal Penggaron (Semarang)-Godong (Grobogan) memiliki 16 unit halte portable dan rambu bus stop 53 unit.

“Tahun ini masih akan dipertahankan jumlah yang ada. Kami belum menambah titik TPB dan halte. Kami fokus untuk memperbaiki dan mengoptimalkan yang sudah ada,” ujarnya.


Menurutnya, bulan depan baru akan dilakukan pengevaluasian titik mana saja yang akan digeser dan diperbaiki. “Yang sudah masuk daftar perbaikan yakni halte depan SMAN 1 Godong. Akan diperbaiki dan ditambah rotator,” ungkapnya.

Sedangkan pergeseran sejumlah halte masih akan didiskusikan lagi. Hal itu diungkapkan

Kasi Operasional Trans Jateng Lambang Kurniawan. Ada beberapa titik yang sepi dan ada titik yang berpotensi ramai penumpang, sehingga pergeseran pemberhentian bus hingga halte mulai disiapkan.

Baca Juga :  Siswa Positif Covid-19, PTM 1 Sekolah di Grobogan Dihentikan Sementara

“Selama beroperasi masyarakat meminta pergeseran halte. Misalnya halte di depan gapura masuk Desa Werdoyo untuk digeser sekitar 200 meter,” jelasnya.

Kemudian PT Malindo Feedmill juga meminta ada pergeseran halte. Lantaran di sana banyak karyawannya yang ingin diakomodir Trans Jateng. “Sebenarnya di sekitar sana sudah ada selter PT Japfa Comfeed dan di PT Sae Aparel 1. Namun, terlalu jauh, sehingga kami sarankan mereka untuk membuat selter mandiri. Sedangkan spesifikasi teknis (spektek) dari kami (Red, Transjateng),” ungkapnya.

Menurutnya, karakteristik perjalanan rute Penggaron-Godong, saat akhir pekan. Jika hari biasanya hanya 300-an penumpang, akhir pekan bisa mencapai dua kali lipat dengan 600-an penumpang. (int/mal)

 

 

 






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Tiga bulan beroperasi, Balai Trans Jateng belum merencanakan untuk penambahan jumlah halte. Tahun ini baru dilakukan evaluasi halte dan tempat pemberhentian bus (TPB).

Kepala Balai Trans Jateng Joko Setiawan melalui Kasi Sarana dan Prasarana Balai Transportasi Jawa Tengah Tatas Euxguwin mengatakan, Trans Jateng koridor Terminal Penggaron (Semarang)-Godong (Grobogan) memiliki 16 unit halte portable dan rambu bus stop 53 unit.

“Tahun ini masih akan dipertahankan jumlah yang ada. Kami belum menambah titik TPB dan halte. Kami fokus untuk memperbaiki dan mengoptimalkan yang sudah ada,” ujarnya.

Menurutnya, bulan depan baru akan dilakukan pengevaluasian titik mana saja yang akan digeser dan diperbaiki. “Yang sudah masuk daftar perbaikan yakni halte depan SMAN 1 Godong. Akan diperbaiki dan ditambah rotator,” ungkapnya.

Sedangkan pergeseran sejumlah halte masih akan didiskusikan lagi. Hal itu diungkapkan

Kasi Operasional Trans Jateng Lambang Kurniawan. Ada beberapa titik yang sepi dan ada titik yang berpotensi ramai penumpang, sehingga pergeseran pemberhentian bus hingga halte mulai disiapkan.

Baca Juga :  Mobil Avanza Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat

“Selama beroperasi masyarakat meminta pergeseran halte. Misalnya halte di depan gapura masuk Desa Werdoyo untuk digeser sekitar 200 meter,” jelasnya.

Kemudian PT Malindo Feedmill juga meminta ada pergeseran halte. Lantaran di sana banyak karyawannya yang ingin diakomodir Trans Jateng. “Sebenarnya di sekitar sana sudah ada selter PT Japfa Comfeed dan di PT Sae Aparel 1. Namun, terlalu jauh, sehingga kami sarankan mereka untuk membuat selter mandiri. Sedangkan spesifikasi teknis (spektek) dari kami (Red, Transjateng),” ungkapnya.

Menurutnya, karakteristik perjalanan rute Penggaron-Godong, saat akhir pekan. Jika hari biasanya hanya 300-an penumpang, akhir pekan bisa mencapai dua kali lipat dengan 600-an penumpang. (int/mal)

 

 

 






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/