alexametrics
28.6 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Tekan Risiko Bencana, Pemkab Grobogan dan Stakeholder Tanam Pohon

GROBOGAN Pemkab dan stakeholder menanam pohon di Lapangan Desa Sugihmanik, Tanggungharjo, kemarin.

Mereka dari Bappeda dan DLH Grobogan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (DLHK dan Dinas ESDM), Green Village Community, UNDIP Semarang, Bank Sampah Induk Grobogan, PT Semen Grobogan dan stakeholder lainnya.

”Kegiatan tersebut sudah diawali dengan penanaman pohon di lingkungan sekitar oleh warga masyarakat di Desa Sugihmanik, Desa Kaliwenang, dan Desa Tanggungharjo. Kemudian kami teruskan bersama,” jelas Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Candra Yulian Pasha.


Menurutnya kegiatan tersebut juga selaras dengan visi dan misi Kabupaten Grobogan tahun 2021–2026, yakni membangun infrastruktur sesuai potensi daerah. Juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan risiko bencana.

”Dengan salah satu program unggulan adalah Gerakan Memanen Air Hujan dan konservasi DAS berbasis desa melalui gerakan penanaman pohon. Upaya tersebut menjadi satu langkah awal untuk menjawab permasalahan kekeringan dan banjir yang rutin terjadi di Kabupaten Grobogan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pinjaman Belum Disetujui Kemendagri, Kok Pemenang Lelang Sudah Diumumkan

Sedangkan Ketua Green Village Community Rohadi Sudarwo menambahkan gerakannya di bidang lingkungan mengajak semua komponen masyarakat gencar menanam dan merawat tanaman yang telah ditanam. ”Sehingga manfaatnya akan dirasakan anak cucu dan generasi selanjutnya. Ke depan, kegiatan penanaman pohon akan rutin dilakukan,” katanya.

Ketua Program Iptek Desa Binaan Undip Desa Sugihmanik Sri Hartini mengatakan komitmen civitas akademika dalam mengedukasi, pemberdayaan masyarakat, riset dan pengembangan teknologi ramah lingkungan sangat penting. Terutama agar bisa mewujudkan desa lestari berkelanjutan. (zen)

 






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN Pemkab dan stakeholder menanam pohon di Lapangan Desa Sugihmanik, Tanggungharjo, kemarin.

Mereka dari Bappeda dan DLH Grobogan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (DLHK dan Dinas ESDM), Green Village Community, UNDIP Semarang, Bank Sampah Induk Grobogan, PT Semen Grobogan dan stakeholder lainnya.

”Kegiatan tersebut sudah diawali dengan penanaman pohon di lingkungan sekitar oleh warga masyarakat di Desa Sugihmanik, Desa Kaliwenang, dan Desa Tanggungharjo. Kemudian kami teruskan bersama,” jelas Kabid Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Grobogan Candra Yulian Pasha.

Menurutnya kegiatan tersebut juga selaras dengan visi dan misi Kabupaten Grobogan tahun 2021–2026, yakni membangun infrastruktur sesuai potensi daerah. Juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan risiko bencana.

”Dengan salah satu program unggulan adalah Gerakan Memanen Air Hujan dan konservasi DAS berbasis desa melalui gerakan penanaman pohon. Upaya tersebut menjadi satu langkah awal untuk menjawab permasalahan kekeringan dan banjir yang rutin terjadi di Kabupaten Grobogan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mesin Jet Aerator Terpasang, IPAL Kembali Optimal

Sedangkan Ketua Green Village Community Rohadi Sudarwo menambahkan gerakannya di bidang lingkungan mengajak semua komponen masyarakat gencar menanam dan merawat tanaman yang telah ditanam. ”Sehingga manfaatnya akan dirasakan anak cucu dan generasi selanjutnya. Ke depan, kegiatan penanaman pohon akan rutin dilakukan,” katanya.

Ketua Program Iptek Desa Binaan Undip Desa Sugihmanik Sri Hartini mengatakan komitmen civitas akademika dalam mengedukasi, pemberdayaan masyarakat, riset dan pengembangan teknologi ramah lingkungan sangat penting. Terutama agar bisa mewujudkan desa lestari berkelanjutan. (zen)

 






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/