alexametrics
31.8 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Aplikasi E-bookgrobogan Dinarpusda Grobogan Dilengkapi 1.256 Koleksi

GROBOGAN – Sudah tiga bulan aplikasi e-bookgrobogan bisa diakses masyarakat. Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Grobogan terus melakukan penambahan koleksi buku digital di aplikasi tersebut.

Kepala Dinarpusda Grobogan Supriyanto melalui Kabid Perpustakaan Melik mengatakan, koleksi di aplikasi yang bisa diunduh secara gratis di playstore ini baru ada sekitar 1.256 judul buku.

”Karena kami belum bisa membuka pelayanan di perpustakaan, kami mulai memfokuskan pada pelayanan digital ini. Tahun depan kami menambah pengadaan buku digital di dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 200 juta. Dengan sekitar 2.000 koleksi,” imbuhnya.


Hingga kini belum banyaknya masyarakat yang tahu aplikasi tersebut, membuat e-book masih minim diakses. ”Baru ada sekitar 195 anggota yang tergabung. Tentunya ini masih jauh dari target literasi kami. Kami terus sebarkan agar masyarakat yang haus literasi selama pandemi ini bisa mengakses e-book yang lebih mudah,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerindra Grobogan Bantu Seragam Nakes Puskesmas Klambu

Selain itu, adanya aplikasi digital ini mengharuskan Dinarpusda menambah pustakawan. Hingga kini belum didapat. Berpengaruh pada perkembangan layanan digital di perpustakaan.

”Bagi kami peran pustakawan penting dalam perkembangan e-book ini. Sehingga bisa membuat inovasi baru sesuai perkembangan zaman,” imbuhnya. (him)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Sudah tiga bulan aplikasi e-bookgrobogan bisa diakses masyarakat. Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Grobogan terus melakukan penambahan koleksi buku digital di aplikasi tersebut.

Kepala Dinarpusda Grobogan Supriyanto melalui Kabid Perpustakaan Melik mengatakan, koleksi di aplikasi yang bisa diunduh secara gratis di playstore ini baru ada sekitar 1.256 judul buku.

”Karena kami belum bisa membuka pelayanan di perpustakaan, kami mulai memfokuskan pada pelayanan digital ini. Tahun depan kami menambah pengadaan buku digital di dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 200 juta. Dengan sekitar 2.000 koleksi,” imbuhnya.

Hingga kini belum banyaknya masyarakat yang tahu aplikasi tersebut, membuat e-book masih minim diakses. ”Baru ada sekitar 195 anggota yang tergabung. Tentunya ini masih jauh dari target literasi kami. Kami terus sebarkan agar masyarakat yang haus literasi selama pandemi ini bisa mengakses e-book yang lebih mudah,” ujarnya.

Baca Juga :  Raperda RTRW Kabupaten Grobogan 2021-2041 Disahkan Dewan

Selain itu, adanya aplikasi digital ini mengharuskan Dinarpusda menambah pustakawan. Hingga kini belum didapat. Berpengaruh pada perkembangan layanan digital di perpustakaan.

”Bagi kami peran pustakawan penting dalam perkembangan e-book ini. Sehingga bisa membuat inovasi baru sesuai perkembangan zaman,” imbuhnya. (him)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/