alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Happy saat Isolasi, 168 Pasien Covid-19 di Grobogan Sembuh

GROBOGAN – Selalu happy dan berolahraga memicu, 168 pasien Covid-19 yang sempat menjalani isolasi di Hotel Catra sembuh. Mereka terdiri dari orang tanpa gejala (OTG) hingga gejala ringan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Slamet Widodo melalui Kabid Pelayanan Kesehatan dan Penunjang (Yankesjang) Djatmiko mengatakan hingga saat ini ada 67 pasien yang menjalani isolasi. Selama sebulan ada 168 pasien masuk, 101 sudah dinyatakan sembuh dan dilanjutkan isolasi di rumah. Kemudian 19 pasien mengalami pemburukan. Pasien  langsung dibawa ke rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. “Kami pantau setiap pagi setelah senam melalui WhatsApp grup. Jika ada keluhan akan diperiksa petugas. Jika kondisi tidak semakin memburuk akan langsung dirujuk ke rumah sakit,” paparnya.

Menurutnya, adanya isolasi terpusat membantu percepatan angka kesembuhan pasien Covid-19. Lantaran kondisi mereka mudah terpantau. Selain itu obat dan pemenuhan gizi tercukupi.

Baca Juga :  Dishub Grobogan Prioritaskan Uji Emisi Gas Buang dalam Pengujian Kendaraan

“Pasien pun mudah masuk ke sini, hanya menunjukkan hasil RT-PCR atau antigen. Kemudian pasien terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan. Serta pasien yang fasilitas isolasi mandiri di rumah tidak memungkinkan, lantaran adaa keluarga dengan risiko tinggi terpapar dalam satu rumah di antaranya yang memiliki penyakit DM, akibat penuaan, autoimun, ginjal, hipertensi, jantung, PPOK, TBC, ibu hamil, dan balita,” ujarnya.

Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Grobogan Bondan Pujanarko menambahkan, pelaksanaan isolasi terpusat ini terhitung beroperasional sejak 14 Juni hingga 13 Juli. Kapasitas hanya 50 kamar yang bisa menampung hingga 100 orang.

“Kami sedang siapkan penambahan hotel. Wacananya ada di hotel yang dulu sempat dipakai isolasi. Rencana penambahan ini dilakukan karena pasien bertambah,” keluhnya.

GROBOGAN – Selalu happy dan berolahraga memicu, 168 pasien Covid-19 yang sempat menjalani isolasi di Hotel Catra sembuh. Mereka terdiri dari orang tanpa gejala (OTG) hingga gejala ringan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Slamet Widodo melalui Kabid Pelayanan Kesehatan dan Penunjang (Yankesjang) Djatmiko mengatakan hingga saat ini ada 67 pasien yang menjalani isolasi. Selama sebulan ada 168 pasien masuk, 101 sudah dinyatakan sembuh dan dilanjutkan isolasi di rumah. Kemudian 19 pasien mengalami pemburukan. Pasien  langsung dibawa ke rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. “Kami pantau setiap pagi setelah senam melalui WhatsApp grup. Jika ada keluhan akan diperiksa petugas. Jika kondisi tidak semakin memburuk akan langsung dirujuk ke rumah sakit,” paparnya.

Menurutnya, adanya isolasi terpusat membantu percepatan angka kesembuhan pasien Covid-19. Lantaran kondisi mereka mudah terpantau. Selain itu obat dan pemenuhan gizi tercukupi.

Baca Juga :  Gadaikan Mobil Rental untuk Bayar Utang, Warga Pulokulon Grobogan Dibekuk Polisi

“Pasien pun mudah masuk ke sini, hanya menunjukkan hasil RT-PCR atau antigen. Kemudian pasien terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan. Serta pasien yang fasilitas isolasi mandiri di rumah tidak memungkinkan, lantaran adaa keluarga dengan risiko tinggi terpapar dalam satu rumah di antaranya yang memiliki penyakit DM, akibat penuaan, autoimun, ginjal, hipertensi, jantung, PPOK, TBC, ibu hamil, dan balita,” ujarnya.

Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Grobogan Bondan Pujanarko menambahkan, pelaksanaan isolasi terpusat ini terhitung beroperasional sejak 14 Juni hingga 13 Juli. Kapasitas hanya 50 kamar yang bisa menampung hingga 100 orang.

“Kami sedang siapkan penambahan hotel. Wacananya ada di hotel yang dulu sempat dipakai isolasi. Rencana penambahan ini dilakukan karena pasien bertambah,” keluhnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/