alexametrics
26.8 C
Kudus
Thursday, July 28, 2022

Oknum Kades di Grobogan Kepergok Mesum dengan Istri Warganya

GROBOGAN – Satreskrim Polres Grobogan menindaklanjuti laporan warga Desa Pulutan, Kecamatan Penawangan kepada oknum kepala desa setempat yang tertangkap sedang berduaan dengan istri salah satu warganya. Puluhan warga tersebut mendatangi Mapolres Grobogan pada Minggu (31/5) sore untuk laporan resmi kepada SPKT.

Baca Juga : Razia Kos dan Hotel, Satpol PP Rembang Temukan Pelajar SMP “Ngamar” usai Pulang Sekolah

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Aifiditya Arief Wibowo mengatakan, laporan dari warga Desa Pulutan, Kecamatan Penawangan telah diterima dan ditindaklanjuti petugas. Kemudian melakukan pemanggilan kepada saksi yang bersangkutan.”Laporan sudah diterima di Polres. Saat ini masih dalam penanganan dan masih dalam proses Lidik,” kata AKP Afiditya Arief Wibowo.


Laporan warga Pulutan, berawal dari keputusan perangkat Desa dari kasus penggrebekan oknum Kepala Kepala Desa , D berduaan dengan istri orang saat tengah malam, Sabtu malam (30/5). Warga yang tidak terima kemudian tersulut emosi untuk meminta Kepala Desa tersebut ditindak.

Baca Juga :  Amankan Nataru, Polres Grobogan Bentuk Tiga Pospam Swab secara Acak

Bambang, 40 keluarga korban mengatakan, kejadian tersebut tidak patut dilakukan oleh seorang pimpinan. Apalagi, kejadian seperti ini sudah pernah dilakukan oleh pelaku sebelumnya. ”Dulu pernah ada kejadian serupa, dan pelaku dimaafkan,” kata Bambang.

Dalam peristiwa tersebut, oknum Kepala Desa D nekat nyelonong masuk ke rumah warganya tengah malam, dengan kondisi listrik dipadamkan. Padahal suami sedang bekerja di luar Jawa. Setelah menunggu sekitar satu jam akhirnya dia keluar rumah kemudian warga lakukan penggerebekan.

”Setelah ditangkap pelaku dibawa ke RT setempat untuk dimintai keterangan oleh warga,” kata Suwarjo, 55, warga setempat.

Usai ditangkap dan digerebek, D mengakui kesalahannya dan mengaku khilaf. Dia juga meminta perlindungan terhadap warga untuk tidak dihakimi. (mun/him)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – Satreskrim Polres Grobogan menindaklanjuti laporan warga Desa Pulutan, Kecamatan Penawangan kepada oknum kepala desa setempat yang tertangkap sedang berduaan dengan istri salah satu warganya. Puluhan warga tersebut mendatangi Mapolres Grobogan pada Minggu (31/5) sore untuk laporan resmi kepada SPKT.

Baca Juga : Razia Kos dan Hotel, Satpol PP Rembang Temukan Pelajar SMP “Ngamar” usai Pulang Sekolah

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Aifiditya Arief Wibowo mengatakan, laporan dari warga Desa Pulutan, Kecamatan Penawangan telah diterima dan ditindaklanjuti petugas. Kemudian melakukan pemanggilan kepada saksi yang bersangkutan.”Laporan sudah diterima di Polres. Saat ini masih dalam penanganan dan masih dalam proses Lidik,” kata AKP Afiditya Arief Wibowo.

Laporan warga Pulutan, berawal dari keputusan perangkat Desa dari kasus penggrebekan oknum Kepala Kepala Desa , D berduaan dengan istri orang saat tengah malam, Sabtu malam (30/5). Warga yang tidak terima kemudian tersulut emosi untuk meminta Kepala Desa tersebut ditindak.

Baca Juga :  Tambah Akses Pelayanan Kesehatan, Wabup Grobogan Resmikan RS Siaga Utama

Bambang, 40 keluarga korban mengatakan, kejadian tersebut tidak patut dilakukan oleh seorang pimpinan. Apalagi, kejadian seperti ini sudah pernah dilakukan oleh pelaku sebelumnya. ”Dulu pernah ada kejadian serupa, dan pelaku dimaafkan,” kata Bambang.

Dalam peristiwa tersebut, oknum Kepala Desa D nekat nyelonong masuk ke rumah warganya tengah malam, dengan kondisi listrik dipadamkan. Padahal suami sedang bekerja di luar Jawa. Setelah menunggu sekitar satu jam akhirnya dia keluar rumah kemudian warga lakukan penggerebekan.

”Setelah ditangkap pelaku dibawa ke RT setempat untuk dimintai keterangan oleh warga,” kata Suwarjo, 55, warga setempat.

Usai ditangkap dan digerebek, D mengakui kesalahannya dan mengaku khilaf. Dia juga meminta perlindungan terhadap warga untuk tidak dihakimi. (mun/him)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/