alexametrics
31.6 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

SMKN 1 Purwodadi Grobogan Resmikan Kelas Industri dan Ruang Praktik

GROBOGAN – Menjadi salah satu SMK pusat keunggulan (PK) di Jawa Tengah, SMKN 1 Purwodadi menunjukkan keunggulannya. Kali ini sekolah tersebut meresmikan kelas industri program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) dan Ruang Praktik Siswa (RPS) serta program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TKJT).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Uswatun Hasanah dalam sambutannya mengatakan di Jateng ada 164 SMK PK. Di mana salah satunya SMKN 1 Purwodadi ini. Diharapkan bukan sekadar mendapatkan predikat unggulan, namun harus bisa dikelola baik.

”Sehingga benar-benar SMK ini menjadi rujukan untuk menghasilkan peserta didik atau lulusan yang memiliki kompetensi. Nantinya setelah lulus. Siswa didiknya benar-benar bisa bekerja di dunia industri dan kerja. Maupun juga memiliki mental baik terkait integrasi soft skill. Yang kemudian terintegrasi di kurikulum di satuan pendidikan. Khususnya di SMKN 1 Purwodadi,” jelasnya.


Terkait peresmian ruang praktik siswa (RPS) untuk program TKJT, pihaknya menyambut dengan baik inovasi tersebut. Baginya tidak ada kata terlambat.

Baca Juga :  Kok, Siswa SD Wajib Vaksin Covid-19?

”Ini bagian dari prestasi yang harus diikuti oleh SMK lainnya. Kami berharap SMKN 1 Purwodadi akan menjadi SMK yang bisa berkembang lagi. Lebih banyak membawa manfaat lagi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto menambah, melalui peresmian kelas industri program keahlian dan ruang praktik siswa ini bisa menjadi semangat baru bagi guru mau pun siswa di sekolah tersebut.

”Tujuan kami ke depan, diharapkan akan ada keselarasan antara industri dan sekolah. Di sekolah siswa mendapat ilmu, tapi juga pengalaman praktik langsung di dunia nyata. Sehingga akan terbentuk budaya dan karakter siswa sesuai standar industri. Sekolah punya produk nyata dalam melayani publik,” jelasnya.

Tak hanya itu, kemudian saat siswa tamat sekolah, mereka sudah siap untuk bekerja dan berwirausaha. Tentunya akan bantu menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Grobogan. (int/zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Menjadi salah satu SMK pusat keunggulan (PK) di Jawa Tengah, SMKN 1 Purwodadi menunjukkan keunggulannya. Kali ini sekolah tersebut meresmikan kelas industri program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) dan Ruang Praktik Siswa (RPS) serta program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TKJT).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Uswatun Hasanah dalam sambutannya mengatakan di Jateng ada 164 SMK PK. Di mana salah satunya SMKN 1 Purwodadi ini. Diharapkan bukan sekadar mendapatkan predikat unggulan, namun harus bisa dikelola baik.

”Sehingga benar-benar SMK ini menjadi rujukan untuk menghasilkan peserta didik atau lulusan yang memiliki kompetensi. Nantinya setelah lulus. Siswa didiknya benar-benar bisa bekerja di dunia industri dan kerja. Maupun juga memiliki mental baik terkait integrasi soft skill. Yang kemudian terintegrasi di kurikulum di satuan pendidikan. Khususnya di SMKN 1 Purwodadi,” jelasnya.

Terkait peresmian ruang praktik siswa (RPS) untuk program TKJT, pihaknya menyambut dengan baik inovasi tersebut. Baginya tidak ada kata terlambat.

Baca Juga :  Kinerja Apik, 32 Personel TNI di Grobogan Terima Kenaikan Pangkat

”Ini bagian dari prestasi yang harus diikuti oleh SMK lainnya. Kami berharap SMKN 1 Purwodadi akan menjadi SMK yang bisa berkembang lagi. Lebih banyak membawa manfaat lagi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala SMKN 1 Purwodadi Sukamto menambah, melalui peresmian kelas industri program keahlian dan ruang praktik siswa ini bisa menjadi semangat baru bagi guru mau pun siswa di sekolah tersebut.

”Tujuan kami ke depan, diharapkan akan ada keselarasan antara industri dan sekolah. Di sekolah siswa mendapat ilmu, tapi juga pengalaman praktik langsung di dunia nyata. Sehingga akan terbentuk budaya dan karakter siswa sesuai standar industri. Sekolah punya produk nyata dalam melayani publik,” jelasnya.

Tak hanya itu, kemudian saat siswa tamat sekolah, mereka sudah siap untuk bekerja dan berwirausaha. Tentunya akan bantu menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Grobogan. (int/zen)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/