alexametrics
31.6 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Tambah Daerah Resapan di Grobogan, KKN UPGRIS Tanam 120 Pohon

GROBOGAN – Mahasiswa KKN UPGRIS Semarang menanam pohon di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Minggu (27/2). Mereka menanam 120 pohon yang diserahkan kepada Desa setempat. Kegiatan secara simbolis dibuka Kepala Desa Penadaran Solehatu Ridlo.

Mahasiswa KKN UPGRIS Nuris Sya’adah mengatakan, program penghijauan KKN UPGRIS di Desa Penadaran. Yaitu menanam bibit pohon sebanyak 120 buah. Ada tujuh jenis macam pohon yang ditanam yakni trembesi, ketapang kencana, nangka, alpukat, srikaya jumbo, tabebuya, dan daun salam

“Untuk bibit kami dapatkan dari Dinas Lingkungan Hidup 100 bibit dan 20 tanaman lainnya dari salah satu warga Desa Penadaran,” kata Nuris Sya’adah.


Dia mengatakan, dengan penghijauan di lokasi KKN UPGRIS Desa Penadaran diharapkan dapat memberi kebermanfaatan bagi masyarakat setempat. Khususnya di dusun yang masih minim pepohonan. Selain dapat menambah keasrian juga menjadi daerah resapan. Mengingat saat ini desa penadaran masih rawan terjadi banjir.

Baca Juga :  Kejari Grobogan: Tersangka Pembelian Tanah Gudang Bulog segera Bertambah

“Jadi kelak tanaman-tanaman tersebut dapat menjadi daerah resapan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir. Kalaupun masih terjadi banjir semoga lekas surut karena terdapat banyak tanaman yang mampu menyerap air banjir,” ujarnya.

Kepala Desa Penadaran Solehatu Ridlo mengucapkan terima kasih atas bantuan penghijauan yang dilakukan mahasiswa KKN UPGRIS. Menurutnya bantuan penghijauan berupa pohon dan bibit buah bisa membantu warga setempat. Selain untuk penghijauan juga bisa dimanfaatkan hasil buahnya. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat memberi manfaat bagi orang banyak,” katanya. (mun/mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Mahasiswa KKN UPGRIS Semarang menanam pohon di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Minggu (27/2). Mereka menanam 120 pohon yang diserahkan kepada Desa setempat. Kegiatan secara simbolis dibuka Kepala Desa Penadaran Solehatu Ridlo.

Mahasiswa KKN UPGRIS Nuris Sya’adah mengatakan, program penghijauan KKN UPGRIS di Desa Penadaran. Yaitu menanam bibit pohon sebanyak 120 buah. Ada tujuh jenis macam pohon yang ditanam yakni trembesi, ketapang kencana, nangka, alpukat, srikaya jumbo, tabebuya, dan daun salam

“Untuk bibit kami dapatkan dari Dinas Lingkungan Hidup 100 bibit dan 20 tanaman lainnya dari salah satu warga Desa Penadaran,” kata Nuris Sya’adah.

Dia mengatakan, dengan penghijauan di lokasi KKN UPGRIS Desa Penadaran diharapkan dapat memberi kebermanfaatan bagi masyarakat setempat. Khususnya di dusun yang masih minim pepohonan. Selain dapat menambah keasrian juga menjadi daerah resapan. Mengingat saat ini desa penadaran masih rawan terjadi banjir.

Baca Juga :  HUT Ke-4 Radar Kudus Biro Grobogan: Guyub Perkuat Kerja Sama dengan Mitra

“Jadi kelak tanaman-tanaman tersebut dapat menjadi daerah resapan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir. Kalaupun masih terjadi banjir semoga lekas surut karena terdapat banyak tanaman yang mampu menyerap air banjir,” ujarnya.

Kepala Desa Penadaran Solehatu Ridlo mengucapkan terima kasih atas bantuan penghijauan yang dilakukan mahasiswa KKN UPGRIS. Menurutnya bantuan penghijauan berupa pohon dan bibit buah bisa membantu warga setempat. Selain untuk penghijauan juga bisa dimanfaatkan hasil buahnya. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat memberi manfaat bagi orang banyak,” katanya. (mun/mal)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/