alexametrics
29.1 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Dinkes: Hampir Kedaluwarsa, Vaksin Covid-19 di Grobogan Ludes dalam Sehari

GROBOGAN – Kemarin, masih ada 32 vial vaksin jenis AstraZeneca yang dikebut untuk dihabiskan. Lantaran menjadi hari terakhir sebelum memasuki kedaluwarsa. Meski hari libur, empat puskesmas masih menggenjot pelaksanaan vaksinasi.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Djatmiko mengatakan, sebelumnya petugas sempat pesimistis tak dapat menghabiskan vaksin yang mendekati expired date tersebut. Namun, berkat inovasi kolaborasi lintas sektor di lapangan, membuat ratusan vial vaksin bisa dimanfaatkan.

”Kamis (24/2) lalu, masih ada 920 vial vaksin yang menyebar di puskesmas, polres, dan kodim. Kemudian per hari ini (kemarin, Red) sisa 32 vial yang akan dihabiskan Puskesmas Toroh 1, Geyer 2, Purwodadi 1, dan Tanggungharjo. Kemudian Polres juga hanya tersisa tiga vial. Harus segera dihabiskan, karena kedaluwarsanya per 28 Februari,” jelasnya.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Identitas Mayat dalam Plastik Hitam di Hutan Grobogan

Dari 32 vial tersebut, sedikitnya petugas harus melakukan vaksin ke 500 sasaran selama sehari. ”32 vial itu kalau didosiskan, untuk dosis I dan II bisa untuk 320 orang. Namun, jika untuk booster bisa disuntikkan ke 640 orang, karena satu orang hanya separo dosis,” ungkapnya.

Menurutnya, tak hanya pada Februari ada vaksin yang mendekati kedaluwarsa. Akhir Maret nanti, vaksin jenis AstraZeneca juga ada yang kembali kedaluwarsa. ”Untuk jumlahnya kami belum hitung. Memang untuk jenis tersebut, waktu penyimpanan hanya sekitar 3-4 bulan. Ke depan kami akan membuat penggunaan manajemen vaksin yang tepat,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

GROBOGAN – Kemarin, masih ada 32 vial vaksin jenis AstraZeneca yang dikebut untuk dihabiskan. Lantaran menjadi hari terakhir sebelum memasuki kedaluwarsa. Meski hari libur, empat puskesmas masih menggenjot pelaksanaan vaksinasi.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Djatmiko mengatakan, sebelumnya petugas sempat pesimistis tak dapat menghabiskan vaksin yang mendekati expired date tersebut. Namun, berkat inovasi kolaborasi lintas sektor di lapangan, membuat ratusan vial vaksin bisa dimanfaatkan.

”Kamis (24/2) lalu, masih ada 920 vial vaksin yang menyebar di puskesmas, polres, dan kodim. Kemudian per hari ini (kemarin, Red) sisa 32 vial yang akan dihabiskan Puskesmas Toroh 1, Geyer 2, Purwodadi 1, dan Tanggungharjo. Kemudian Polres juga hanya tersisa tiga vial. Harus segera dihabiskan, karena kedaluwarsanya per 28 Februari,” jelasnya.

Baca Juga :  BKK Purwodadi Borong Penghargaan Top BUMD 2021

Dari 32 vial tersebut, sedikitnya petugas harus melakukan vaksin ke 500 sasaran selama sehari. ”32 vial itu kalau didosiskan, untuk dosis I dan II bisa untuk 320 orang. Namun, jika untuk booster bisa disuntikkan ke 640 orang, karena satu orang hanya separo dosis,” ungkapnya.

Menurutnya, tak hanya pada Februari ada vaksin yang mendekati kedaluwarsa. Akhir Maret nanti, vaksin jenis AstraZeneca juga ada yang kembali kedaluwarsa. ”Untuk jumlahnya kami belum hitung. Memang untuk jenis tersebut, waktu penyimpanan hanya sekitar 3-4 bulan. Ke depan kami akan membuat penggunaan manajemen vaksin yang tepat,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Intan Maylani Sabrina

Most Read

Artikel Terbaru

/