Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mengenal Lebih Dekat Sosok Juan Farest Parhusip, Anak Sopir yang Raih Runner Up Duta Wisata Blora 2025

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 29 Juli 2025 | 16:20 WIB

 

MEMBANGGAKAN: Juan Farest Parhusip setelah dinobatkan sebagai juara II Duta Wisata Blora 2025.
MEMBANGGAKAN: Juan Farest Parhusip setelah dinobatkan sebagai juara II Duta Wisata Blora 2025.

Menjadi anak seorang sopir truk dan penjual es, mampu menumbuhkan semangat Juan Farest Parhusip menjadi juara II Duta Wisata Blora 2025.

ARIF FAKHRIAN KHALIM, Blora

Malam penobatan Duta Wisata Blora 2025 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Juan Farest Parhusip.

Remaja yang sekolah SMAN 1 Jepon, Blora, ini, berhasil menyabet gelar runner-up atau juara II dalam ajang bergengsi Kakang Mbakyu Duta Wisata Blora 2025 yang digelar di Stadion Tirtonadi pada Jumat (18/7) malam lalu.

Di balik pesonanya di atas panggung, Farest -sapaan akrabnya- tumbuh dari keluarga sederhana yang penuh semangat dan keteguhan hati.

Ia merupakan putra kedua dari pasangan Lamrihot Nainggolan Parhusip dan Dewi Supatmi.

Ayahnya yang berdarah Batak asal Sumatera Utara sehari-hari bekerja sebagai sopir truk antarkota antarprovinsi (AKAP).

Sedangkan ibunya, Dewi Supatmi sebagai ibu rumah tangga asal Kelurahan Jepon, Blora, yang berjualan es di depan rumahnya.

Fares juga dikenal sebagai pelajar yang tekun dan berusaha keras mengasah kemampuan bahasa Inggris.

Ia bercita-cita tinggi. Dari kecil ingin menjadi anggota TNI atau polisi. Namun, belakangan bermimpi menjadi seorang pilot.

Momen haru terasa ketika sang ibu, Dewi tak kuasa menahan air mata bahagia saat nama putranya disebut sebagai juara II.

Ia hadir didampingi pihak sekolah dan tetangga yang turut memberi dukungan. 

”Saya tidak percaya anak saya bisa ikut lomba sebesar ini. Farest pun tidak pernah cerita. Justru saya tahunya dari gurunya,” ungkap Dewi dengan mata berkaca-kaca.

Dewi mengenang masa kecil Farest sebagai anak yang ceria, aktif, dan penuh semangat. 

Sejak kecil, Farest kerap diajak pamannya menjadi model foto dan video untuk Youtube.

Kini, selain sibuk belajar di sekolah, ia juga membantu ibunya berjualan es sepulang sekolah, mengaji saat sore hari, menjadi muazin di musala dekat rumah, dan baru kemudian meluangkan waktu untuk belajar.

”Anak saya itu kuat. Tidak pernah mengeluh. Kalau punya keinginan selalu dikejar,” tutur sang ibu dengan penuh bangga.

Pada malam final pemilihan Duta Wisata Blora 2025, Farest tampil penuh percaya diri memperkenalkan budaya dan potensi wisata Blora dengan bahasa yang fasih dan sikap penuh hormat.

Ia mampu mencuri perhatian dewan juri maupun para penonton yang hadir.

”Menampilkan barongan dengan adat kental khas Blora,” ujar Fares.

Editor : Ali Mustofa
#penjual es #pelajar #duta wisata #Juan Farest Parhusip #blora