alexametrics
32 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Eka Kurnia Sejati, Kades Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Pati

Infrastruktur Desa Dibangun 100 Persen Warga

MENJADI pemimpin di desa tidak ada dalam benak Eka Kurnia Sejati. Namun kehendak warga memaksanya menerima amanah besar untuk menjadi kepala desa di tanah kelahirannya tersebut. Sebab waktu itu ada sekelompok masyarakat di desanya yang mendeklarasikan dirinya sebagai calon kepala desa, tanpa sepengetahuannya.

Karena mendapat kepercayaan besar dari masyarakat desanya, Eka menyadari harus membayar dengan kinerja yang bisa memuaskan. Hal itu diwujudkannya dalam berbagai program kerja.

Seperti program prioritasnya yang sudah berjalan, yaitu mewujudkan jalan desa yang mulus. Jalan poros dan jalan utama desa di desa ini sudah dirabat beton sepanjang 1,5 kilometer. “Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik. Pembangunan desa juga sudah 100 persen melibatkan masyarakat sendiri. Misalnya pembangunan jalan di RT 4 RW 4 ya masyarakat tersebut yang mengerjakan. Sehingga pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik karena masyarakat sendiri yang mengawasi langsung. Sehingga jalan tersebut benar-benar berkualitas. Ibaratnya mereka membangun rumah sendiri untuk ditempati, pastinya akan serius. Kualitas bahan bangunannya pasti betul-betul berkualitas,” paparnya.


Setelah, jalan utama desa sudah halus, ke depan Eka menargetkan semua jalan lorong di Desa Tambahmulyo juga mulus dengan rabat beton. “Ke depan kami juga berandai-andai mempunyai jalan lingkar di bagian perbatasan desa, alhamdulillah ini sudah masuk fase penalutan jalan dan insyaallah akan selesai di tahun ini, sehingga masyarakat yang mencari nafkah di pertaniaan bisa terbantu karena masyarakat kami banyak yang bekerja di bidang pertanian,” jelasnya.

SALURKAN BANTUAN: Eka Kurnia Sejati saat membagikan bantuan sosial kepada warga belum lama ini. (DOKUMEN PRIBADI)

Selain di bidang infrastruktur, Eka juga menitikberatkan pembangunan di bidang sosial. Hingga saat ini pihaknya mencatat sudah memfasilitasi 27 rumah tidak layak huni untuk dibedah lewat bantuan bedah rumah BSPS, RTLH, maupun BAZNAS.

Baca Juga :  Kunjungi MPP Pati, Pemkab Demak Observasi Layanan

“Di tahun ini juga akan terbuka semua jaringan irigasi persawahan yang pernah ada dulu, akan kami buka di tahun ini, sudah kami anggarkan lewat APBDes tahun 2021, Insyaallah setelah panen kacang yang akan dilaksanakan 2 bulan lagi pembukaan irigasi yang hilang akan dilaksanakan dan terbuka semua irigasi persawahan di Desa Tambahmulyo. Sehingga mampu lebih memajukan pertanian di desa ini,” paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga berencana bakal membuka beberapa unit ruko yang akan dikelola oleh bumdes, lokasinya di depan bengkok desa, kepala desa, sekdes, maupun kadus. Hal ini dimaksudkan agar PAD (Penghasilan Asli Desa) di desanya semakin besar untuk bisa membantu masyarakat kurang mampu dan mempercepat pembangunan infrastruktur kedepannya.

“Ruko ini juga nanti kami peruntukkan khusus untuk masyarakat desa kami sendiri, agar mereka mencari penghasilan tidak perlu jauh-jauh keluar dari desa, ruko yang akan kami sewakan ke masyarakat sangat prospek karena menjadi salah satu jalur utama Kecamatan Jakenan – Winong,” imbuhnya.

Selain itu kedepan pihaknya bakal memanfaatkan embung desa, dimana tahun 2022 akan dibenahi dan dibuatkan taman sehingga menjadi objek wisata di desa tersebut. Fasilitas olahraga juga akan dimaksimalkan, agar para pemuda desa bisa menyalurkan hobinya. “Kami akan prioritaskan pembangunan lapangan voli dan sepakbola dalam waktu dekat ini,” jelasnya.






Reporter: Achmad Ulil Albab

MENJADI pemimpin di desa tidak ada dalam benak Eka Kurnia Sejati. Namun kehendak warga memaksanya menerima amanah besar untuk menjadi kepala desa di tanah kelahirannya tersebut. Sebab waktu itu ada sekelompok masyarakat di desanya yang mendeklarasikan dirinya sebagai calon kepala desa, tanpa sepengetahuannya.

Karena mendapat kepercayaan besar dari masyarakat desanya, Eka menyadari harus membayar dengan kinerja yang bisa memuaskan. Hal itu diwujudkannya dalam berbagai program kerja.

Seperti program prioritasnya yang sudah berjalan, yaitu mewujudkan jalan desa yang mulus. Jalan poros dan jalan utama desa di desa ini sudah dirabat beton sepanjang 1,5 kilometer. “Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik. Pembangunan desa juga sudah 100 persen melibatkan masyarakat sendiri. Misalnya pembangunan jalan di RT 4 RW 4 ya masyarakat tersebut yang mengerjakan. Sehingga pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik karena masyarakat sendiri yang mengawasi langsung. Sehingga jalan tersebut benar-benar berkualitas. Ibaratnya mereka membangun rumah sendiri untuk ditempati, pastinya akan serius. Kualitas bahan bangunannya pasti betul-betul berkualitas,” paparnya.

Setelah, jalan utama desa sudah halus, ke depan Eka menargetkan semua jalan lorong di Desa Tambahmulyo juga mulus dengan rabat beton. “Ke depan kami juga berandai-andai mempunyai jalan lingkar di bagian perbatasan desa, alhamdulillah ini sudah masuk fase penalutan jalan dan insyaallah akan selesai di tahun ini, sehingga masyarakat yang mencari nafkah di pertaniaan bisa terbantu karena masyarakat kami banyak yang bekerja di bidang pertanian,” jelasnya.

SALURKAN BANTUAN: Eka Kurnia Sejati saat membagikan bantuan sosial kepada warga belum lama ini. (DOKUMEN PRIBADI)

Selain di bidang infrastruktur, Eka juga menitikberatkan pembangunan di bidang sosial. Hingga saat ini pihaknya mencatat sudah memfasilitasi 27 rumah tidak layak huni untuk dibedah lewat bantuan bedah rumah BSPS, RTLH, maupun BAZNAS.

Baca Juga :  Akibat Pandemi, Pesta Lomban di Tayu Pati Digelar Sederhana

“Di tahun ini juga akan terbuka semua jaringan irigasi persawahan yang pernah ada dulu, akan kami buka di tahun ini, sudah kami anggarkan lewat APBDes tahun 2021, Insyaallah setelah panen kacang yang akan dilaksanakan 2 bulan lagi pembukaan irigasi yang hilang akan dilaksanakan dan terbuka semua irigasi persawahan di Desa Tambahmulyo. Sehingga mampu lebih memajukan pertanian di desa ini,” paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga berencana bakal membuka beberapa unit ruko yang akan dikelola oleh bumdes, lokasinya di depan bengkok desa, kepala desa, sekdes, maupun kadus. Hal ini dimaksudkan agar PAD (Penghasilan Asli Desa) di desanya semakin besar untuk bisa membantu masyarakat kurang mampu dan mempercepat pembangunan infrastruktur kedepannya.

“Ruko ini juga nanti kami peruntukkan khusus untuk masyarakat desa kami sendiri, agar mereka mencari penghasilan tidak perlu jauh-jauh keluar dari desa, ruko yang akan kami sewakan ke masyarakat sangat prospek karena menjadi salah satu jalur utama Kecamatan Jakenan – Winong,” imbuhnya.

Selain itu kedepan pihaknya bakal memanfaatkan embung desa, dimana tahun 2022 akan dibenahi dan dibuatkan taman sehingga menjadi objek wisata di desa tersebut. Fasilitas olahraga juga akan dimaksimalkan, agar para pemuda desa bisa menyalurkan hobinya. “Kami akan prioritaskan pembangunan lapangan voli dan sepakbola dalam waktu dekat ini,” jelasnya.






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/