alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Lebih Dekat dengan M. Zakki Ulil Anwar, Perajin Miniatur Truk Oleng

Belajar dari Youtube, Bisa Mirip Aslinya

Zakki Ulil Anwar mengisi waktu luangnya dengan berkarya. Dia membuat miniatur truk oleng. Di sini, dia juga bisa menyalurkan hobinya tentang mainan ini. Sekaligus mendapat penghasilan yang lumayan.

ACHMAD ULIL ALBAB, Pati, Radar Kudus

BEBERAPA miniatur truk oleng milik M. Zakki Ulil Anwar dipamerkan di depan Balai Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, baru-baru ini. Hasil karya tangan kreatifnya itu, ikut mendukung pencanangan desanya menjadi desa wisata.


Zakki membuat beraneka miniatur truk oleng. Miniatur kendaraan truk ini, dibuat semirip mungkin dengan truk aslinya. Mulai dari ban, bak, hingga bisa oleng.

Lelaki asal Desa Tluwuk, Wedarijaksa, ini awalnya membuat miniatur truk oleng karena iseng. ”Awalnya iseng. Hanya ingin membuat. Karena saya memang hobi membuat kerajinan. Selain itu, saya juga suka dengan miniatur truk oleng,” papar lelaki kelahiran 2003 ini.

Dia bercerita, awalnya dirinya membuat miniatur truk oleng ini, berupa paper craft truck untuk didesain dan dicetak di kertas. Lalu dilapis tripleks. Dia mulai membuat karya miniatur truk oleng saat masih duduk di bangku SMA pada 2019 lalu.

Nah, semakin lama rasa penasaran ingin membuat karya yang lebih bagus lagi. Lalu saya mencoba pakai tripleks atau papan langsung yang ukuran tebal. Meski masih blepotan, tetapi saya masih semangat dan belajar untuk mengembangkan agar lebih bagus lagi. Akhirnya jadilah miniatur truk oleng seperti sekarang ini,” ungkap Zakki.

Baca Juga :  KKN Unisnu Jepara Ajak Warga Buat Vas Bunga

Lelaki yang masih belajar di bangku perkuliahan ini, belajar membuat miniatur truk oleng dari Youtube. Selain itu, dia juga belajar di grup-grup media sosial (medsos) yang membahas soal sharing ilmu soal miniatur truk oleng ini.

Saat ini, Zakki punya dua jenis produk yang dijual. Produknya memang masih spesifikasi standar belum untuk spesifikasi kontes. ”Karena yang saya pikir itu yang beli bisa senang dan juga puas buat kalangan anak-anak,” paparnya.

Sementara itu untuk harganya tergantung ukuran, model, serta tingkat kesulitannya. Untuk yang biasa harganya sekitar Rp 380 ribu.

”Kalau yang sudah finishing ada lampu, stiker, dan aksesori, biasanya harga sekitar Rp 650 ribu. Memang agak sedikit mahal. Karena ini miniature, yang di jual adalah karya seninya yang dimiiripkan agar mirip dengan truk aslinya,” lanjutnya.

Dia mengaku, proses pembuatannya paling cepat memakan waktu 10 hari. Untuk bisa menyelesaikan semua bagian miniatur truk oleng agar siap digunakan.

”Untuk membuat satu miniatur truk oleng ini, memang butuh waktu. Karena harus detail, agar hasilnya mendekati mirip dan unik,” imbuh pria yang saat ini masih menjadi mahasiswa di Institut Pesantren Mathaliul Falah (Ipmafa) Pati ini. (*/lin)

Zakki Ulil Anwar mengisi waktu luangnya dengan berkarya. Dia membuat miniatur truk oleng. Di sini, dia juga bisa menyalurkan hobinya tentang mainan ini. Sekaligus mendapat penghasilan yang lumayan.

ACHMAD ULIL ALBAB, Pati, Radar Kudus

BEBERAPA miniatur truk oleng milik M. Zakki Ulil Anwar dipamerkan di depan Balai Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, baru-baru ini. Hasil karya tangan kreatifnya itu, ikut mendukung pencanangan desanya menjadi desa wisata.

Zakki membuat beraneka miniatur truk oleng. Miniatur kendaraan truk ini, dibuat semirip mungkin dengan truk aslinya. Mulai dari ban, bak, hingga bisa oleng.

Lelaki asal Desa Tluwuk, Wedarijaksa, ini awalnya membuat miniatur truk oleng karena iseng. ”Awalnya iseng. Hanya ingin membuat. Karena saya memang hobi membuat kerajinan. Selain itu, saya juga suka dengan miniatur truk oleng,” papar lelaki kelahiran 2003 ini.

Dia bercerita, awalnya dirinya membuat miniatur truk oleng ini, berupa paper craft truck untuk didesain dan dicetak di kertas. Lalu dilapis tripleks. Dia mulai membuat karya miniatur truk oleng saat masih duduk di bangku SMA pada 2019 lalu.

Nah, semakin lama rasa penasaran ingin membuat karya yang lebih bagus lagi. Lalu saya mencoba pakai tripleks atau papan langsung yang ukuran tebal. Meski masih blepotan, tetapi saya masih semangat dan belajar untuk mengembangkan agar lebih bagus lagi. Akhirnya jadilah miniatur truk oleng seperti sekarang ini,” ungkap Zakki.

Baca Juga :  Dekat hingga Ketahui Rahasia Keluarga Mbah Moen

Lelaki yang masih belajar di bangku perkuliahan ini, belajar membuat miniatur truk oleng dari Youtube. Selain itu, dia juga belajar di grup-grup media sosial (medsos) yang membahas soal sharing ilmu soal miniatur truk oleng ini.

Saat ini, Zakki punya dua jenis produk yang dijual. Produknya memang masih spesifikasi standar belum untuk spesifikasi kontes. ”Karena yang saya pikir itu yang beli bisa senang dan juga puas buat kalangan anak-anak,” paparnya.

Sementara itu untuk harganya tergantung ukuran, model, serta tingkat kesulitannya. Untuk yang biasa harganya sekitar Rp 380 ribu.

”Kalau yang sudah finishing ada lampu, stiker, dan aksesori, biasanya harga sekitar Rp 650 ribu. Memang agak sedikit mahal. Karena ini miniature, yang di jual adalah karya seninya yang dimiiripkan agar mirip dengan truk aslinya,” lanjutnya.

Dia mengaku, proses pembuatannya paling cepat memakan waktu 10 hari. Untuk bisa menyelesaikan semua bagian miniatur truk oleng agar siap digunakan.

”Untuk membuat satu miniatur truk oleng ini, memang butuh waktu. Karena harus detail, agar hasilnya mendekati mirip dan unik,” imbuh pria yang saat ini masih menjadi mahasiswa di Institut Pesantren Mathaliul Falah (Ipmafa) Pati ini. (*/lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/