Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

”Saya sebagai MUA selalu prepare all varian kosmetik. Jadi selalu melihat dulu jenis kulit klien seperti apa. Bahkan, selalu pilih produk yang terbaik untuk customer-ku,” ungkap Owner Byulfa, Ulfa Soepodjo.
Untuk cushion, biasanya ia menyiapkan beberapa shade. Namun, semuanya harus resmi BPOM. ”Kalau ibu hamil (bumil) masih tetap sama kosmetiknya, tidak ada pembeda. Kalau kosmetik dekoratif standar dalam sekali pemakaian, biasanya masih tetap aman,” ungkapnya.
Ulfa pun berbagi tips memilih kosmetik bagi wajah berjerawat. Di mana pemakainya harus menguatkan skin preparation. Jangan sampai salah dalam memilih. ”Sedangkan base make up, foundi dan bedak cover hanya bisa menyamarkan warna, bukan merubah texture. So, pakai yang normal saja jangan berlebihan. Karena itu malah bakal menonjolkan muka jerawat,” ungkapnya.
Sedangkan untuk kulit berminyak, bisa dilakukan skin test dulu dengan memakai face paper. Kalau minyaknya menempel, maka pilih produk-produk yang memang buat oily skin. ”Jangan terkecoh dengan sinar glowing kulit perawatan, belakang banyak orang nampak glowing padahal sesungguhnya kulitnya dehidrasi,” imbuhnya.
Tips lain juga dibagi pemilik Tatarita_makeup dalam memilih kosmetik sehat. Di mana biasanya dia memilih berdasarkan brand ternama dan harga relatif mahal dan kecocokan. Baginya memilih produk kosmetik harus berani mencoba.
”Karena dengan berani mencoba kita akan tahu mana yang nantinya finishing bagus dan enggak. Kalau enggak bagus biasanya aku setop dan tidak dipakaikan ke klien lagi,” ungkapnya.
Bahkan, kosmetik yang kurang cocok itu akan dia lelang, bukan dibuang. Namun, kalau ia sudah cocok dengan suatu produk, biasanya ia akan pakai terus menerus. ”Menurut aku, memilih produk itu kuncinya nekad. Banyak brand mahal tapi hasil finishing-nya ternyata ada yang kurang maksimal. Begitu juga sebalik nya. Banyak produk drugstore tapi hasilnya maksimal banget buat finishing seperti Lt-Pro, Inez, Ultima II, dll,” imbuhnya.
Advertisement
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



