RADARKUDUS - Perkembangan K-Lit atau sastra Korea modern kini semakin mendapat perhatian internasional.
Dan salah satu sosok yang berperan besar di balik gelombang ini adalah RM, leader grup global BTS.
Dalam sebuah kuliah yang disampaikan oleh Taylor Bradley (Pendiri penerbit Honford Star, sekaligus editor di Honford Star, sebuah penerbit independen asal Inggris yang berfokus menerjemahkan dan menerbitkan karya sastra dari Asia Timur terutama Korea, Jepang, dan Tiongkok) di Royal Asiatic Society Korea,
Dirinya menyebut BTS khususnya RM sebagai faktor budaya penting yang membantu membawa buku-buku Korea ke pasar global.
“BTS sangat populer hingga buku yang mereka baca pun ikut populer dalam bahasa Inggris,” ujar Bradley.
Salah satu contohnya adalah novel “Kim Ji-young, Born 1982” karya Cho Nam-ju, yang meraih lonjakan popularitas internasional setelah RM terlihat membacanya di depan publik.
Kejadian ini menunjukkan pengaruh besar BTS, tidak hanya di musik, tetapi juga dalam dunia sastra dan budaya baca global.
Bradley menjelaskan bahwa fenomena tersebut menjadi bukti kuat bagaimana budaya pop Korea (K-culture) kini saling terhubung dari musik, film, hingga literatur menciptakan jembatan baru antara Korea dan dunia.
“Ketika BTS membaca sebuah buku, dunia ikut membacanya,” tambah Bradley, menggambarkan dampak luar biasa pengaruh grup tersebut terhadap minat terhadap sastra Korea.
Dengan dukungan publik figur seperti RM dan meningkatnya penerjemahan karya sastra Korea ke berbagai bahasa, K-Lit kini dianggap sebagai babak baru ekspansi budaya Korea yang tak lagi hanya bersinar di panggung musik, tetapi juga di rak buku dunia
Editor : Ali Mustofa