alexametrics
31.5 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Didukung Semen Gresik, Omzet Hampers UMKM Tembus Rp 250 Juta

REMBANG Sebanyak 1.475 paket hampers produk UMKM binaan PT Semen Gresik (PTSG) terjual dengan nilai transaksi lebih dari Rp 250 juta selama Ramadan lalu. Melalui program ”Bingkisan Berkah UKM Rembang” yang difasilitasi PT SG dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Rumah BUMN (RB) Rembang.

Keberhasilan atas penjualan hampers hasil kolaborasi RB bersama Pemkab Rembang ini, juga berkat dukungan pemerintah provinsi, organisasi perangkat daerah (OPD) Rembang, instansi swasta, dan komunitas yang secara masif mendukung program belanja produk parsel Lebaran, sehingga ribuan paket UMKM bisa terjual.

Senior Manager Komunikasi dan CSR PT SG Dharma Sunyata menegaskan, masih tingginya pemesanan bingkisan di tahun penuh tantangan ini, menunjukkan bisnis UMKM yang mendapat pendampingan RB Rembang tetap tumbuh menggeliat. Juga sukses mempertahankan kualitas produk yang diminati masyarakat.


Diakui, RB sudah menjadi rumah besar bersama bagi ratusan UMKM binaan di wilayah operasional perusahaan. Sebagai pusat edukasi, pengembangan, dan digitalisasi, RB selama ini memberi kontribusi meningkatkan kapasitas UMKM, sehingga produk yang dihasilkan bisa masuk standar pasar-pasar modern.

”Sejak diluncurkan pada April lalu, penjualan hampers lewat ”Bingkisan Berkah UKM Rembang” mendapatkan respons positif dari konsumen. Strategi kolaborasi dan hard selling atau jemput bola yang kami terapkan, ikut membantu penjualan,” kata Dharma kemarin.

Baca Juga :  Honor Guru Madin di Rembang Naik Rp 50 Ribu

Hanya, dia mengungkapkan, omzet penjualan tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun 2021 yang mencapai angka Rp 428 juta dengan 2.000 paket yang terjual. Menurut Dharma, perubahan pola perilaku masyarakat menyusul dibolehkannya mudik Lebaran menjadi penyebab berkurangnya frekuensi permintaan pengiriman bingkisan sehingga berpengaruh pada transaksi.

”Tahun ini, berbagai upaya mendongkrak penjualan hampers dilakukan. Di antaranya dengan berpromosi melalui baliho dan terjun ke langsung ke para pemudik dari luar kota yang datang ke Rembang,” tambahnya.

Namun yang melegakan, seluruh paket produk UMKM yang difasilitasi RB Rembang mendapatkan perhatian dari masyarakat. Tidak hanya produk makanan dan minuman, tapi craft dan fashion juga ludes terjual. Salah satu yang menjadi primadona adalah kaos atau T-shirt Rembang, di mana para pemudik menjadikannya sebagai suvenir.

Dharma menandaskan, dukungan atas program bingkisan ini sebagai komitmen Semen Gresik mendukung kampanye Pemprov Jateng untuk belanja produk UMKM. Juga mendukung pemulihan ekonomi nasional yang merupakan program pemerintah dalam menyehatkan ekonomi di masa pandemi. (lin)

REMBANG Sebanyak 1.475 paket hampers produk UMKM binaan PT Semen Gresik (PTSG) terjual dengan nilai transaksi lebih dari Rp 250 juta selama Ramadan lalu. Melalui program ”Bingkisan Berkah UKM Rembang” yang difasilitasi PT SG dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Rumah BUMN (RB) Rembang.

Keberhasilan atas penjualan hampers hasil kolaborasi RB bersama Pemkab Rembang ini, juga berkat dukungan pemerintah provinsi, organisasi perangkat daerah (OPD) Rembang, instansi swasta, dan komunitas yang secara masif mendukung program belanja produk parsel Lebaran, sehingga ribuan paket UMKM bisa terjual.

Senior Manager Komunikasi dan CSR PT SG Dharma Sunyata menegaskan, masih tingginya pemesanan bingkisan di tahun penuh tantangan ini, menunjukkan bisnis UMKM yang mendapat pendampingan RB Rembang tetap tumbuh menggeliat. Juga sukses mempertahankan kualitas produk yang diminati masyarakat.

Diakui, RB sudah menjadi rumah besar bersama bagi ratusan UMKM binaan di wilayah operasional perusahaan. Sebagai pusat edukasi, pengembangan, dan digitalisasi, RB selama ini memberi kontribusi meningkatkan kapasitas UMKM, sehingga produk yang dihasilkan bisa masuk standar pasar-pasar modern.

”Sejak diluncurkan pada April lalu, penjualan hampers lewat ”Bingkisan Berkah UKM Rembang” mendapatkan respons positif dari konsumen. Strategi kolaborasi dan hard selling atau jemput bola yang kami terapkan, ikut membantu penjualan,” kata Dharma kemarin.

Baca Juga :  Sekolah Unik di Rembang, Satu “Gorong-Gorong” Ditiduri Lima Santri

Hanya, dia mengungkapkan, omzet penjualan tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun 2021 yang mencapai angka Rp 428 juta dengan 2.000 paket yang terjual. Menurut Dharma, perubahan pola perilaku masyarakat menyusul dibolehkannya mudik Lebaran menjadi penyebab berkurangnya frekuensi permintaan pengiriman bingkisan sehingga berpengaruh pada transaksi.

”Tahun ini, berbagai upaya mendongkrak penjualan hampers dilakukan. Di antaranya dengan berpromosi melalui baliho dan terjun ke langsung ke para pemudik dari luar kota yang datang ke Rembang,” tambahnya.

Namun yang melegakan, seluruh paket produk UMKM yang difasilitasi RB Rembang mendapatkan perhatian dari masyarakat. Tidak hanya produk makanan dan minuman, tapi craft dan fashion juga ludes terjual. Salah satu yang menjadi primadona adalah kaos atau T-shirt Rembang, di mana para pemudik menjadikannya sebagai suvenir.

Dharma menandaskan, dukungan atas program bingkisan ini sebagai komitmen Semen Gresik mendukung kampanye Pemprov Jateng untuk belanja produk UMKM. Juga mendukung pemulihan ekonomi nasional yang merupakan program pemerintah dalam menyehatkan ekonomi di masa pandemi. (lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/