Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Enggan Meneruskan Usaha Keluarga? Jangan Dipaksa, Coba Cara Ini!

A
Penulis: Ali Mustofa❯
Izzah Sarirotun Nijwah
Izzah Sarirotun Nijwah

Advertisement

Pertanyaan:
Saya memiliki usaha mebel yang sudah berjalan lebih dari 20 tahun. Usaha ini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.

Namun, anak saya justru lebih tertarik bekerja di perusahaan dibandingkan meneruskan usaha keluarga. Bagaimana cara menumbuhkan minat anak agar mau menjadi penerus usaha keluarga? (Budi, Jepara)

Jawaban:
Fenomena ini banyak dialami pelaku UMKM keluarga. Generasi muda, terutama Generasi Z, memiliki pandangan karier yang berbeda dengan orang tuanya.

Advertisement

Mereka cenderung mencari pekerjaan yang sesuai minat, memiliki fleksibilitas, peluang belajar, dan jenjang karier yang jelas. Karena itu, memaksa anak meneruskan usaha keluarga justru dapat menimbulkan konflik.

Beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  1. Kenalkan Bisnis Sejak Dini

Advertisement

Libatkan anak secara bertahap dalam kegiatan usaha, bukan sebagai pekerja, tetapi sebagai bagian dari proses belajar. Biarkan mereka memahami bagaimana usaha dibangun dan berkembang.

  1. Berikan Ruang untuk Berinovasi

Generasi muda umumnya memiliki ide baru, terutama dalam digitalisasi, pemasaran, dan teknologi. Berikan kesempatan kepada mereka untuk mencoba gagasan tanpa selalu membandingkan dengan cara lama.

  1. Bangun Komunikasi Terbuka

Tanyakan cita-cita, minat, dan kekhawatiran mereka terhadap bisnis keluarga. Dengarkan lebih banyak daripada memerintah. Keputusan menjadi penerus akan lebih kuat jika lahir dari kesadaran, bukan tekanan.

  1. Tunjukkan Bahwa Bisnis Memiliki Masa Depan

Banyak anak enggan melanjutkan usaha karena menganggap bisnis keluarga tidak berkembang. Oleh karena itu, tunjukkan bahwa usaha terus berinovasi, memiliki prospek, dan mampu memberikan peluang karier yang menjanjikan.

  1. Siapkan Proses Suksesi Secara Bertahap

Berikan tanggung jawab sedikit demi sedikit, misalnya mengelola pemasaran digital, pengembangan produk, atau hubungan pelanggan. Pendekatan ini membuat mereka lebih percaya diri sebelum memimpin usaha sepenuhnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Owner Merangkap Karyawan: Bagaimana Agar UMKM Tetap Produktif?

Owner Merangkap Karyawan: Bagaimana Agar UMKM Tetap Produktif?

Merangkap sebagai pemilik sekaligus pekerja merupakan kondisi yang umum dialami pelaku UMKM pada tahap awal.

Dukung UMKM Naik Kelas, PLN UIK Tanjung Jati B Ramaikan Festival Olahan Ikan Bandeng Jepara 2026

Dukung UMKM Naik Kelas, PLN UIK Tanjung Jati B Ramaikan Festival Olahan Ikan Bandeng Jepara 2026

Pemkab Jepara menggelar Festival Olahan Ikan Bandeng Jepara 2026 di Benteng Portugis, Donorojo, Jepara, Jawa Tengah, pada Rabu (21/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB.

Bukan Hanya Gaji: Strategi UMKM dalam Meningkatkan Kinerja dan Mempertahankan Karyawan Berkualitas

Bukan Hanya Gaji: Strategi UMKM dalam Meningkatkan Kinerja dan Mempertahankan Karyawan Berkualitas

Untuk mempertahankan karyawan yang berkualitas, Bapak/Ibu tidak harus selalu bersaing dengan perusahaan besar dalam aspek gaji.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer