Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesaing Hilang, Bukan Akhir Cerita

A
Penulis: Ali Mustofa❯

Dr. Sari Wijayanti, S.P., M.M; Dosen Prodi Manajemen FEB UMK
Dr. Sari Wijayanti, S.P., M.M; Dosen Prodi Manajemen FEB UMK


Advertisement

 

Pertanyaan:

Sebagai pelaku UMKM, saya melihat pesaing utama saya sudah tidak ada lagi di pasar. Penjualan saya justru meningkat.

Advertisement

Apakah kondisi ini aman, dan bagaimana seharusnya saya menyikapinya agar tidak lengah?

Jawaban:

Hilangnya pesaing dari pasar tidak selalu berarti usaha berada dalam kondisi aman. Justru pada situasi ini UMKM perlu lebih waspada.

Advertisement

Agar tidak lengah, beberapa langkah strategis berikut dapat dilakukan:

1. Jangan Terlena dengan Keberhasilan Sementara

Berkurangnya pesaing sering membuat UMKM merasa “menang”.

Padahal, rasa aman ini dapat menurunkan kewaspadaan dan kesiapan ketika pesaing kembali atau muncul pesaing baru.

2. Fokus pada Pelanggan, Bukan pada Pesaing

Jadikan pelanggan sebagai pusat strategi. Langkah yang bisa dilakukan antara lain:

- Mengumpulkan umpan balik pelanggan secara rutin

- Mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan yang sering muncul

- Memahami alasan pelanggan memilih produk UMKM

Pendekatan ini membuat usaha tetap relevan meski kondisi pasar berubah.

2. Jaga dan Tingkatkan Kualitas Produk

Saat tekanan persaingan berkurang, risiko penurunan kualitas justru meningkat.

Gunakan momen ini untuk meninjau ulang standar kualitas, memperbaiki proses produksi, dan menjaga konsistensi produk.

3. Lakukan Monitoring Pesaing Secara Sederhana

UMKM tidak perlu sistem rumit, cukup konsisten. Misalnya dengan memantau pasar, media sosial pesaing, perubahan harga, promosi, atau kemungkinan pesaing masuk kembali ke pasar.

4. Bangun Loyalitas Pelanggan

Ketika pesaing tidak aktif, manfaatkan waktu untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Loyalitas pelanggan akan menjadi benteng utama saat persaingan kembali meningkat.

5. Jaga Disiplin dan Budaya Waspada

Lengah sering berasal dari budaya internal. Oleh karena itu, tetap lakukan evaluasi rutin, tetapkan target usaha, dan tanamkan mindset bahwa persaingan selalu ada meski tidak terlihat.

Pada akhirnya, keberlanjutan UMKM tidak ditentukan oleh pesaing, tetapi oleh kemampuan UMKM untuk terus menciptakan nilai, menjaga kualitas dan relevan di mata pelanggan.

Pesaing boleh hilang dari pasar, tetapi UMKM yang tangguh tidak pernah menghilangkan kewaspadaan strateginya.

 

Oleh: Dr. Sari Wijayanti, S.P., M.M (Dosen Prodi Manajemen FEB UMK)

Advertisement

Artikel Terkait

Kisah Sederhana yang Bikin Banyak Orang Tersadar tentang Makna Hidup

Kisah Sederhana yang Bikin Banyak Orang Tersadar tentang Makna Hidup

Makna hidup sering kali tidak ditemukan pada apa yang berhasil dimiliki, tetapi pada apa yang berhasil diberikan.

Banyak yang Bilang Hoki, Padahal Ini Buah Kerja Keras Bertahun-Tahun

Banyak yang Bilang Hoki, Padahal Ini Buah Kerja Keras Bertahun-Tahun

Keberuntungan kerap dianggap sebagai kebetulan. Padahal, kesempatan biasanya datang kepada mereka yang telah menyiapkan diri.

Dukung UMKM Naik Kelas, PLN UIK Tanjung Jati B Ramaikan Festival Olahan Ikan Bandeng Jepara 2026

Dukung UMKM Naik Kelas, PLN UIK Tanjung Jati B Ramaikan Festival Olahan Ikan Bandeng Jepara 2026

Pemkab Jepara menggelar Festival Olahan Ikan Bandeng Jepara 2026 di Benteng Portugis, Donorojo, Jepara, Jawa Tengah, pada Rabu (21/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer