Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemanfaatan Sistem Kasir Digital pada UMKM

R
Izza Ashsifa, S.E., M.Sc.; Dosen Akuntansi FEB UMK
Izza Ashsifa, S.E., M.Sc.; Dosen Akuntansi FEB UMK

Pertanyaan:


Advertisement

Saya punya warung makan nasi rames. Setiap hari ada pembayaran tunai dan juga pakai QRIS.

Selama ini saya masih mencatat penjualan di buku dan kalau QRIS lihatnya dari mutasi rekening. Apakah warung saya sudah perlu pakai sistem kasir digital?

Jawaban:

Advertisement

Ya, usaha warung makan Anda sudah sangat disarankan menggunakan sistem kasir digital.

Dengan banyaknya transaksi setiap hari dan adanya dua cara pembayaran, yaitu tunai dan QRIS, pencatatan manual berisiko menimbulkan kesalahan, seperti lupa mencatat transaksi, selisih uang, atau sulit mengetahui jumlah penjualan sebenarnya.

Sistem kasir digital membantu mencatat seluruh transaksi secara otomatis dan terintegrasi dalam satu sistem.

Advertisement

Melalui sistem kasir digital, setiap kali terjadi penjualan, data akan langsung tersimpan lengkap, mulai dari menu yang terjual, jumlahnya, harga, hingga metode pembayarannya.

Pemilik usaha dapat dengan mudah melihat total penjualan harian, membedakan antara pemasukan tunai dan QRIS, serta mencocokkan data penjualan dengan uang yang diterima tanpa harus menghitung ulang satu per satu.

Selain itu, sistem kasir digital juga membantu pemilik warung mengetahui menu mana yang paling laku dan menu mana yang jarang terjual.

Informasi ini berguna untuk menentukan menu andalan, mengatur porsi produksi, dan mengurangi pemborosan bahan baku.

Beberapa sistem kasir juga menyediakan fitur stok sederhana, sehingga pemilik usaha dapat memantau penggunaan bahan baku dan menghindari kehabisan stok di tengah jam ramai.

Dengan adanya laporan penjualan yang rapi dan mudah dibaca, pemilik warung dapat mengevaluasi kinerja usaha secara rutin, baik harian maupun bulanan.

Pengelolaan usaha menjadi lebih tertib, efisien, dan profesional, serta memudahkan warung makan untuk berkembang ke skala usaha yang lebih besar di masa depan.

 

Oleh: Izza Ashsifa, S.E., M.Sc. (Dosen Akuntansi FEB UMK)

Advertisement

Artikel Terkait

Integrasi Data Penjualan Online dan Offline UMKM

Integrasi Data Penjualan Online dan Offline UMKM

kendala umum bagi UMKM yang menjalankan usaha secara multichannel tanpa didukung sistem informasi akuntansi yang terintegrasi memiliki beberapa dampak nyata.

Kendala Pencatatan UMKM: Solusi Sistem Informasi Akuntansi

Kendala Pencatatan UMKM: Solusi Sistem Informasi Akuntansi

Permasalahan umum dialami pelaku UMKM dan disebabkan oleh belum diterapkannya sistem pencatatan keuangan yang tertib. Pencatatan manual menimbulkan tiga akibat utama.

Bukan Hanya Gaji: Strategi UMKM dalam Meningkatkan Kinerja dan Mempertahankan Karyawan Berkualitas

Bukan Hanya Gaji: Strategi UMKM dalam Meningkatkan Kinerja dan Mempertahankan Karyawan Berkualitas

Untuk mempertahankan karyawan yang berkualitas, Bapak/Ibu tidak harus selalu bersaing dengan perusahaan besar dalam aspek gaji.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer