alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Semen Gresik Gelar Edukasi Kebencanaan dan Tanam 2.250 Bibit Mangrove

REMBANG – PT Semen Gresik Tbk (PSTG) melalui program CSR pilar SG Lestari menunjukkan komitmennya peduli terhadap lingkungan. Dengan menggelar penyuluhan mitigasi kebencanaan dan penanaman 2.250 bibit mangrove di pesisir Kabupaten Rembang. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Rembang, baru-baru ini.

Dalam sosialisasi dan edukasi kebencanaan yang menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat ini, PT SG menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang. Juga diikuti peserta dari Satgas Bencana binaan PT SG, komunitas pecinta alam Swelagiri, dan karangtaruna desa setempat.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata mengatakan, kegiatan edukasi mitigasi bencana bertujuan meningkatkan kemampuan SDM relawan dan satgas dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana, penanganan korban bencana, dan tanggap darurat terhadap daerah yang rawan bencana. Sedangkan penanaman mangrove, sebagai komitmen PTSG dalam upaya penyelamatan bumi lewat gerakan tanam tumbuhan.


SG LESTARI: Penanaman mangrove secara simbolis oleh anggota Forkopimcam Kaliori, perwakilan manajemen PT SG, komunitas Swelagiri, dan Satgas BPBD Rembang.

SG LESTARI: Penanaman mangrove secara simbolis oleh anggota Forkopimcam Kaliori, perwakilan manajemen PT SG, komunitas Swelagiri, dan Satgas BPBD Rembang. (PT SEMEN GRESIK FOR RADAR KUDUS)

”Menanam mangrove dapat mencegah instrusi air laut, abrasi pantai, serta membentuk ekosistem baru bagi habitat hewan air. Ini komitmen kami untuk tetap menjaga keseimbangan ekosistem mangrove, sehingga tercipta kelestarian lingkungan,” kata Dharma kemarin.

Baca Juga :  Konservasi Wilayah Pesisir Pantai Jepara, PLN UIK Tanjung Jati B Tanam 2.000 Mangrove

Dia berharap, penanaman mangrove di Pantai Wates, Tasikharjo, Kaliori, nantinya bisa menginspirasi masyarakat di sekitar kawasan pesisir Kota Garam untuk selalu menjaga lingkungan.

Seremonial penanaman mangrove, dilakukan simbolis oleh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kaliori, perwakilan PT SG dari Unit CSR Suwoko, komunitas Swelagiri, dan satgas BPBD. Mereka semangat menanam mangrove di Pantai Wates yang terkenal elok, karena hamparan pasir putih dan hutan cemara yang menyejukkan.

”Kami berharap, kegiatan positif ini terus berlanjut di kawasan pesisir Rembang, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Semen Gresik,” imbuh Dharma.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Rembang Akhir Budi Asmara menyampaikan apresiasi terhadap PT SG yang menggagas kegiatan ini. Pada penyuluhan mitigasi bencana, peserta dikenalkan pada karakteristik bencana, prinsip pengurangan risiko, dan aksi penanggulangan bencana.

Dia juga mengajak peran serta seluruh elemen, agar senantiasa bersinergi dalam kesiapan mitigasi bencana. Sebab, penanggulangan kebencanaan bukan semata-mata tugas BPBD. (lin)

REMBANG – PT Semen Gresik Tbk (PSTG) melalui program CSR pilar SG Lestari menunjukkan komitmennya peduli terhadap lingkungan. Dengan menggelar penyuluhan mitigasi kebencanaan dan penanaman 2.250 bibit mangrove di pesisir Kabupaten Rembang. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Rembang, baru-baru ini.

Dalam sosialisasi dan edukasi kebencanaan yang menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat ini, PT SG menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang. Juga diikuti peserta dari Satgas Bencana binaan PT SG, komunitas pecinta alam Swelagiri, dan karangtaruna desa setempat.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata mengatakan, kegiatan edukasi mitigasi bencana bertujuan meningkatkan kemampuan SDM relawan dan satgas dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana, penanganan korban bencana, dan tanggap darurat terhadap daerah yang rawan bencana. Sedangkan penanaman mangrove, sebagai komitmen PTSG dalam upaya penyelamatan bumi lewat gerakan tanam tumbuhan.

SG LESTARI: Penanaman mangrove secara simbolis oleh anggota Forkopimcam Kaliori, perwakilan manajemen PT SG, komunitas Swelagiri, dan Satgas BPBD Rembang.

SG LESTARI: Penanaman mangrove secara simbolis oleh anggota Forkopimcam Kaliori, perwakilan manajemen PT SG, komunitas Swelagiri, dan Satgas BPBD Rembang. (PT SEMEN GRESIK FOR RADAR KUDUS)

”Menanam mangrove dapat mencegah instrusi air laut, abrasi pantai, serta membentuk ekosistem baru bagi habitat hewan air. Ini komitmen kami untuk tetap menjaga keseimbangan ekosistem mangrove, sehingga tercipta kelestarian lingkungan,” kata Dharma kemarin.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, PT PLN UIK Tanjung Jati B Jadi Pendamping Desa Mandiri Sampah

Dia berharap, penanaman mangrove di Pantai Wates, Tasikharjo, Kaliori, nantinya bisa menginspirasi masyarakat di sekitar kawasan pesisir Kota Garam untuk selalu menjaga lingkungan.

Seremonial penanaman mangrove, dilakukan simbolis oleh anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kaliori, perwakilan PT SG dari Unit CSR Suwoko, komunitas Swelagiri, dan satgas BPBD. Mereka semangat menanam mangrove di Pantai Wates yang terkenal elok, karena hamparan pasir putih dan hutan cemara yang menyejukkan.

”Kami berharap, kegiatan positif ini terus berlanjut di kawasan pesisir Rembang, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Semen Gresik,” imbuh Dharma.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Rembang Akhir Budi Asmara menyampaikan apresiasi terhadap PT SG yang menggagas kegiatan ini. Pada penyuluhan mitigasi bencana, peserta dikenalkan pada karakteristik bencana, prinsip pengurangan risiko, dan aksi penanggulangan bencana.

Dia juga mengajak peran serta seluruh elemen, agar senantiasa bersinergi dalam kesiapan mitigasi bencana. Sebab, penanggulangan kebencanaan bukan semata-mata tugas BPBD. (lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/