alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

BPJS Ketenagakerjaan Gaet BNI Agen46 Perluas Kanal Layanan Daftar dan Bayar

KUDUS – Berbagai inovasi dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) salah satunya dengan menjalin kerja sama untuk memanfaatkan BNI Agen46 yang dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI. Bertujuan sebagai perpanjangan tangan dari BPJAMSOSTEK dalam melayani pendaftaran dan pembayaran iuran.

Peluncuran kerja sama diresmikan di Jakarta oleh Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin, dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto, secara hybrid.

Menurut Zainudin, ini merupa kan upaya BPJAM SOSTEK mendekatkan diri kepada peserta. Kehadiran kanal kerjasama ini secara tidak langsung akan meningkatkan cakupan perlindungan BPJAMSOSTEK hingga ke wilayah-wilayah pelosok yang berujung pada perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia.


”Pembayaran iuran melalui BNI Agen46 ini awalnya dibuka untuk pembayaran iuran, dan kini layanannya mencakup pendaftaran kepesertaan baik PU atau BPU, PMI dan Jakon,” tutur Zainudin.

Dengan adanya layanan Ini membuat peserta BPJAMSOSTEK lebih leluasa dalam memilih kanal yang memudahkan mereka. Cukup membawa KTP atau kartu kepesertaan untuk pekerja BPU atau kode iuran untuk pembayaran iuran perusahaan.

“Ada 157 ribu lebih BNI Agen 46 di seluruh Indonesia, karena mereka juga pekerja tentunya harus terlindungi lebih dulu dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Hadirnya BNI Agen 46 ini akan memudahkan pekerja di pedesaan untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” tambah nya.

Sis Apik Wijayanto menuturkan, BNI saat ini sudah melayani pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan di seluruh channel pembayaran BNI.

”Pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan melalui Teller BNI, ATM BNI, SMS Banking BNI, Mobile Banking BNI, Internet Banking Personal BNI, Platform Cash Management BNI (BNIDirect). Juga melalui BNI Agen46 yang saat ini telah mencapai 157.632 mitra yang tersebar di 6.000 kecamatan dan 31 ribu desa atau kelurahan. Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan awareness para peserta dan calon peserta Program BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Praktis, Urus Kepesertaan JKN-KIS Kini Cukup lewat Aplikasi

Ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi pendaf taran dan pembayaran Iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui BNI Agen46 milik BNI. Tujuanya untuk memudahkan calon Peserta atau Peserta melakukan pendaftaran dan pembayaran iuran atas Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan secara realtime online.

BPJAMSOSTEK hadir melalui lima program perlindungan dengan beragam manfaat. Diantaranya perawatan tanpa batas biaya sesuai indikasi medis hingga sembuh, santunan Semen tara Tidak Mampu Bekerja (STMB), santunan meninggal dunia karena kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan, hingga manfaat beasiswa untuk dua orang anak maksimal sebesar Rp174 Juta.

Di kesempatan terpisah, Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Kudus, Muhammad Riadh mengatakan, pihaknya sangat mendukung dengan adanya inovasi kemudahan kanal layanan dan mengharapkan dari kerja sama ini akan mendorong peningkatan jumlah kepesertaan BPJAM SOSTEK baik penerima upah dan pekerja mandiri (BPU) yang ada di wilayah Kabupaten Kudus dan sekitar.

“Di era sekarang, kebanyakan pembayaran memang sudah digital, peserta tinggal datang kemudian menunjukkan KTP atau kartu peserta, lalu tinggal bayar sesuai nominal iuran yang tertera. Harapannya bagi para pemberi kerja penerima upah dan pekerja mandiri (BPU) yang belum mendaftar atau pekerjanya yang belum menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar segera mendaftar, ujar M. Riadh. (lia)

KUDUS – Berbagai inovasi dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) salah satunya dengan menjalin kerja sama untuk memanfaatkan BNI Agen46 yang dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI. Bertujuan sebagai perpanjangan tangan dari BPJAMSOSTEK dalam melayani pendaftaran dan pembayaran iuran.

Peluncuran kerja sama diresmikan di Jakarta oleh Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin, dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto, secara hybrid.

Menurut Zainudin, ini merupa kan upaya BPJAM SOSTEK mendekatkan diri kepada peserta. Kehadiran kanal kerjasama ini secara tidak langsung akan meningkatkan cakupan perlindungan BPJAMSOSTEK hingga ke wilayah-wilayah pelosok yang berujung pada perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia.

”Pembayaran iuran melalui BNI Agen46 ini awalnya dibuka untuk pembayaran iuran, dan kini layanannya mencakup pendaftaran kepesertaan baik PU atau BPU, PMI dan Jakon,” tutur Zainudin.

Dengan adanya layanan Ini membuat peserta BPJAMSOSTEK lebih leluasa dalam memilih kanal yang memudahkan mereka. Cukup membawa KTP atau kartu kepesertaan untuk pekerja BPU atau kode iuran untuk pembayaran iuran perusahaan.

“Ada 157 ribu lebih BNI Agen 46 di seluruh Indonesia, karena mereka juga pekerja tentunya harus terlindungi lebih dulu dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Hadirnya BNI Agen 46 ini akan memudahkan pekerja di pedesaan untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” tambah nya.

Sis Apik Wijayanto menuturkan, BNI saat ini sudah melayani pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan di seluruh channel pembayaran BNI.

”Pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan melalui Teller BNI, ATM BNI, SMS Banking BNI, Mobile Banking BNI, Internet Banking Personal BNI, Platform Cash Management BNI (BNIDirect). Juga melalui BNI Agen46 yang saat ini telah mencapai 157.632 mitra yang tersebar di 6.000 kecamatan dan 31 ribu desa atau kelurahan. Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan awareness para peserta dan calon peserta Program BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Baca Juga :  PLN UIK Tanjung Jati B Komitmen Terapkan Budaya K3

Ruang lingkup perjanjian kerja sama ini meliputi pendaf taran dan pembayaran Iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui BNI Agen46 milik BNI. Tujuanya untuk memudahkan calon Peserta atau Peserta melakukan pendaftaran dan pembayaran iuran atas Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan secara realtime online.

BPJAMSOSTEK hadir melalui lima program perlindungan dengan beragam manfaat. Diantaranya perawatan tanpa batas biaya sesuai indikasi medis hingga sembuh, santunan Semen tara Tidak Mampu Bekerja (STMB), santunan meninggal dunia karena kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan, hingga manfaat beasiswa untuk dua orang anak maksimal sebesar Rp174 Juta.

Di kesempatan terpisah, Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Kudus, Muhammad Riadh mengatakan, pihaknya sangat mendukung dengan adanya inovasi kemudahan kanal layanan dan mengharapkan dari kerja sama ini akan mendorong peningkatan jumlah kepesertaan BPJAM SOSTEK baik penerima upah dan pekerja mandiri (BPU) yang ada di wilayah Kabupaten Kudus dan sekitar.

“Di era sekarang, kebanyakan pembayaran memang sudah digital, peserta tinggal datang kemudian menunjukkan KTP atau kartu peserta, lalu tinggal bayar sesuai nominal iuran yang tertera. Harapannya bagi para pemberi kerja penerima upah dan pekerja mandiri (BPU) yang belum mendaftar atau pekerjanya yang belum menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar segera mendaftar, ujar M. Riadh. (lia)

Most Read

Artikel Terbaru

/