alexametrics
24.7 C
Kudus
Sunday, May 15, 2022

Klaim BPJAMSOSTEK Kudus Capai Rp 60,377 Miliar selama Triwulan Pertama

KUDUS – BPJS Ketenagakerjaan atau kini disebut BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Kudus, Jawa Tengah, selama triwulan pertama tahun 2022 menyalurkan dana klaim sebesar Rp 60,377 miliar.

Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Kudus Muhammad Riadh pada Senin, (18/4) mengatakan, pembayaran klaim didominasi program Jaminan Hari Tua (JHT). Dengan total pembayaran mencapai Rp 48,135 miliar dari 5.137 kasus.

“Untuk program lain, nilai klaimnya bervariasi. Antara Rp1 miliar hingga Rp 6 miliar lebih. Di antaranya, untuk JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) nilai klaimnya sebesar Rp 6,164 miliar dari 1.842 kasus,” jelasnya.


Kemudian disusul klaim JKM (Jaminan Kematian) sebesar Rp6,167 miliar dari 229 kasus dan klaim JP (Jaminan Pensiun) sebesar Rp 1,91 miliar dari 3.213 kasus.

Ia mengungkapkan akan terus memberikan pelayanan terbaik meski masih di tengah kondisi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan terus menerapkan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK) baik online maupun onsite.

Baca Juga :  Pandemi Reda, Pemkab Kudus Cari Investor Dongkrak Perekonomian

“Nantinya, petugas dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang biasa dipanggil BPJAMSOSTEK akan melakukan verifikasi secara online atau daring,” ungkapnya.

Verifikasi dilakukan terkait dengan dokumen pendukung cukup dikirim melalui aplikasi lapakasik.bpjs ketenagakerjaan.go.id atau aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

Apabila pada saat verifikasi dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut, petugas akan menghubungi peserta melalui telepon, email maupun videocall.

Pelayanan yang bisa diakses secara daring, yakni untuk pengurusan pencairan JHT, JKM maupun JP, sementara klaim jaminan kecelakaan kerja diproses oleh pemberi kerja.

Dalam rangka pencegahan virus Corona, setiap tamu yang berkunjung ke kantor BPJAMSOSTEK diminta mencuci tangan pada tempat yang disediakan serta bersedia mengikuti pengukuran suhu tubuh. (lia/adv)

KUDUS – BPJS Ketenagakerjaan atau kini disebut BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Kudus, Jawa Tengah, selama triwulan pertama tahun 2022 menyalurkan dana klaim sebesar Rp 60,377 miliar.

Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Kudus Muhammad Riadh pada Senin, (18/4) mengatakan, pembayaran klaim didominasi program Jaminan Hari Tua (JHT). Dengan total pembayaran mencapai Rp 48,135 miliar dari 5.137 kasus.

“Untuk program lain, nilai klaimnya bervariasi. Antara Rp1 miliar hingga Rp 6 miliar lebih. Di antaranya, untuk JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) nilai klaimnya sebesar Rp 6,164 miliar dari 1.842 kasus,” jelasnya.

Kemudian disusul klaim JKM (Jaminan Kematian) sebesar Rp6,167 miliar dari 229 kasus dan klaim JP (Jaminan Pensiun) sebesar Rp 1,91 miliar dari 3.213 kasus.

Ia mengungkapkan akan terus memberikan pelayanan terbaik meski masih di tengah kondisi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan terus menerapkan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (LAPAK ASIK) baik online maupun onsite.

Baca Juga :  Cari Aman Bikers Melakoni Ramadhan

“Nantinya, petugas dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang biasa dipanggil BPJAMSOSTEK akan melakukan verifikasi secara online atau daring,” ungkapnya.

Verifikasi dilakukan terkait dengan dokumen pendukung cukup dikirim melalui aplikasi lapakasik.bpjs ketenagakerjaan.go.id atau aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

Apabila pada saat verifikasi dibutuhkan konfirmasi lebih lanjut, petugas akan menghubungi peserta melalui telepon, email maupun videocall.

Pelayanan yang bisa diakses secara daring, yakni untuk pengurusan pencairan JHT, JKM maupun JP, sementara klaim jaminan kecelakaan kerja diproses oleh pemberi kerja.

Dalam rangka pencegahan virus Corona, setiap tamu yang berkunjung ke kantor BPJAMSOSTEK diminta mencuci tangan pada tempat yang disediakan serta bersedia mengikuti pengukuran suhu tubuh. (lia/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/