alexametrics
22.4 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Mitra BPJS Kesehatan Bantu CSR Iuran JKN-KIS

GROBOGAN – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus wilayah Kabupaten Grobogan menjalin kerja sama dengan Optik Nusantara dalam hal pengalokasian dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk iuran Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Jumlah penerima JKN-KIS yang diberikan ada 32 orang.

Kepala BPJS Kesehatan Grobogan Theresia Dian Pramudita menjelaskan BPJS Kesehatan membantu Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menciptakan Universal Health Coverage (UHC). Harapannya semua penduduk di Kabupaten Grobogan mempunyai jaminan kesehatan .

”Ketika sakit tidak bingung lagi. Artinya ada jaminan kesehatannya,” kata Theresia.


Untuk membantu Pemkab Grobogan untuk bisa mengcover semua jaminan kesehatan, BPJS Kesehatan membantu dengan cara mengajak mitra BPJS Kesehatan untuk memberikan CSR. Ada dua program yang bisa dilakukan, yaitu CSR mendaftarkan masyarakat yang belum terdaftar di JKN-KIS. Kemudian crowdfunding membayar tunggakan bagi peserta JKN-KIS yang menunggak pembayaranya.

”Dari Optik Nusantara ini memberikan CSR dengan mendaftarkan masyarakat yang belum terdaftar JKN-KIS ada 32 orang. Preminya untuk satu tahun sudah dibayar dimuka,” ujarnya.

Dia berharap warga masyarakat yang kurang mampu membutuhkan pelayanan kesehatan mereka sudah punya kartu JKN-KIS. Program CSR tersebut sudah dimulai rumah sakit swasta di Kabupaten Grobogan yang sudah kerjasama dengan BPJS Kesehatan semua sudah lakukan program CSR.

Baca Juga :  Lupa Matikan Kompor, Warung Makan Hangus

”Harapannya warga masyarakat terbantu dengan terbantu dengan program CSR atau crowdfunding. Saat ini baru 71,9 persen warga Grobogan terdaftar sebagai peserta JKN. Sisanya perlu support dari banyak pihak. Masyarakat yang mampu mendaftar sendiri, mitra membantu CSR dan perusahaan wajib mendaftarkan karyawanya di JKN KIS,” terang dia.

Pemilik Optik Nusantara Rulli Rosuli mengatakan, program CSR BPJS Kesehatan dengan mendaftarkan masyarakat kurang mampu supaya bisa mendaftar JKN-KIS. Program ini untuk membantu kurang mampu.

”Kami mendaftaran 32 orang dan sudah saya bayarkan langsung satu tahun,” kata Rulli Rosuli.

Salah satu penerima CSR BPJS Kesehatan Renaldi Tangguh Wijayanto mengucapkan terima kasih atas program CSR BPJS Kesehatan. Dirinya mendapatkan tiga kartu BPJS Kesehatan JKN KIS .

”Saya ucapkan terima kasih atas pemberian CSR BPJS Kesehatan. Saya mendapatkan tiga kartu JKN-KIS untuk saya, istri dan anak. Program ini membantu saya dari keluarga kurang mampu,” aku pria warga Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi berprofesi sebagai petani. (zen)






Reporter: Sirojul Munir

GROBOGAN – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus wilayah Kabupaten Grobogan menjalin kerja sama dengan Optik Nusantara dalam hal pengalokasian dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk iuran Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Jumlah penerima JKN-KIS yang diberikan ada 32 orang.

Kepala BPJS Kesehatan Grobogan Theresia Dian Pramudita menjelaskan BPJS Kesehatan membantu Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menciptakan Universal Health Coverage (UHC). Harapannya semua penduduk di Kabupaten Grobogan mempunyai jaminan kesehatan .

”Ketika sakit tidak bingung lagi. Artinya ada jaminan kesehatannya,” kata Theresia.

Untuk membantu Pemkab Grobogan untuk bisa mengcover semua jaminan kesehatan, BPJS Kesehatan membantu dengan cara mengajak mitra BPJS Kesehatan untuk memberikan CSR. Ada dua program yang bisa dilakukan, yaitu CSR mendaftarkan masyarakat yang belum terdaftar di JKN-KIS. Kemudian crowdfunding membayar tunggakan bagi peserta JKN-KIS yang menunggak pembayaranya.

”Dari Optik Nusantara ini memberikan CSR dengan mendaftarkan masyarakat yang belum terdaftar JKN-KIS ada 32 orang. Preminya untuk satu tahun sudah dibayar dimuka,” ujarnya.

Dia berharap warga masyarakat yang kurang mampu membutuhkan pelayanan kesehatan mereka sudah punya kartu JKN-KIS. Program CSR tersebut sudah dimulai rumah sakit swasta di Kabupaten Grobogan yang sudah kerjasama dengan BPJS Kesehatan semua sudah lakukan program CSR.

Baca Juga :  52.284 KK Menumpang, Pemkab Grobogan Gencarkan Bantuan RTLH Stimulan

”Harapannya warga masyarakat terbantu dengan terbantu dengan program CSR atau crowdfunding. Saat ini baru 71,9 persen warga Grobogan terdaftar sebagai peserta JKN. Sisanya perlu support dari banyak pihak. Masyarakat yang mampu mendaftar sendiri, mitra membantu CSR dan perusahaan wajib mendaftarkan karyawanya di JKN KIS,” terang dia.

Pemilik Optik Nusantara Rulli Rosuli mengatakan, program CSR BPJS Kesehatan dengan mendaftarkan masyarakat kurang mampu supaya bisa mendaftar JKN-KIS. Program ini untuk membantu kurang mampu.

”Kami mendaftaran 32 orang dan sudah saya bayarkan langsung satu tahun,” kata Rulli Rosuli.

Salah satu penerima CSR BPJS Kesehatan Renaldi Tangguh Wijayanto mengucapkan terima kasih atas program CSR BPJS Kesehatan. Dirinya mendapatkan tiga kartu BPJS Kesehatan JKN KIS .

”Saya ucapkan terima kasih atas pemberian CSR BPJS Kesehatan. Saya mendapatkan tiga kartu JKN-KIS untuk saya, istri dan anak. Program ini membantu saya dari keluarga kurang mampu,” aku pria warga Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi berprofesi sebagai petani. (zen)






Reporter: Sirojul Munir

Most Read

Artikel Terbaru

/