alexametrics
29.7 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Pemkab Kudus Sebut Stok Beras dan Minyak Goreng Dipastikan Aman

KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus mencatat stok beras mencapai 4.008,8 ton dan minyak goreng (migor) 7.583 ton. Jumlah stok tersebut dipastikan aman selama beberapa pekan nanti.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Ari Mulyani merincikan beras yang dimiliki oleh Pemkab Kudus sebanyak 8,8 ton. Sementara total 4 ribu ton tiap pekan merupakan milik pedagang.

“Jumlah tersebut masih bisa bertambah, ini tergantung kebutuhan pasar dan bersifat dinamis,” ungkapnya.


Dia memastikan keberadaan beras di Kudus tergolong dan aman untuk mencukupi kebutuhan. Pasalnya kebutuhan beras untuk masyarakat Kudus per harinya sebanyak 207 ton.

“Jadi aman, kebutuhan tercukupi. Stok berasnya masih surplus,” katanya.

Baca Juga :  Sidak, Dindakop UKM Rembang Temui Kasus Borong Minyak Goreng untuk Hajatan

Untuk stok kebutuhan pangan lainnya, kata dia, mulai dari gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging, telur, dan minyak goreng  dipastikan tersedia cukup. Masyarakat tidak perlu merisaukan hal kelangkaan.

Dia mencatat, kebutuhan per tahunnya untuk gula pasir sekitar 1.497 ton, bawang merah 2.413 ton, bawang putih sebesar 1.870 ton.

“Cabai rawit kebutuhannya 1.608 ton, daging sebanyak 2.257 ton, telur 5.905 ton dan minyak goreng sebanyak 7.583 ton,” tambahnya.

Sementara untuk minyak goreng Rp 14 ribu per liter di supermarket susah didapatkan. Pasalnya sering banyak permintaan, sedangkan harga di atas Rp 14 ribu masih tersedia di pasaran. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus mencatat stok beras mencapai 4.008,8 ton dan minyak goreng (migor) 7.583 ton. Jumlah stok tersebut dipastikan aman selama beberapa pekan nanti.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Ari Mulyani merincikan beras yang dimiliki oleh Pemkab Kudus sebanyak 8,8 ton. Sementara total 4 ribu ton tiap pekan merupakan milik pedagang.

“Jumlah tersebut masih bisa bertambah, ini tergantung kebutuhan pasar dan bersifat dinamis,” ungkapnya.

Dia memastikan keberadaan beras di Kudus tergolong dan aman untuk mencukupi kebutuhan. Pasalnya kebutuhan beras untuk masyarakat Kudus per harinya sebanyak 207 ton.

“Jadi aman, kebutuhan tercukupi. Stok berasnya masih surplus,” katanya.

Baca Juga :  Apel Siaga Idul Fitri, Dirut PLN Turun Pastikan Keandalan Pasokan Listrik

Untuk stok kebutuhan pangan lainnya, kata dia, mulai dari gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, daging, telur, dan minyak goreng  dipastikan tersedia cukup. Masyarakat tidak perlu merisaukan hal kelangkaan.

Dia mencatat, kebutuhan per tahunnya untuk gula pasir sekitar 1.497 ton, bawang merah 2.413 ton, bawang putih sebesar 1.870 ton.

“Cabai rawit kebutuhannya 1.608 ton, daging sebanyak 2.257 ton, telur 5.905 ton dan minyak goreng sebanyak 7.583 ton,” tambahnya.

Sementara untuk minyak goreng Rp 14 ribu per liter di supermarket susah didapatkan. Pasalnya sering banyak permintaan, sedangkan harga di atas Rp 14 ribu masih tersedia di pasaran. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/