alexametrics
31.5 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Peringati May Day 2022, BPJS Ketenagakerjaan Bagi 15 Ribu Sembako

KUDUS – May Day atau Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei, tahun ini mengambil tema “Pulih Bersama Pekerja Indonesia”. Dalam memperingatinya, BPJS Ketenagakerjaan atau biasa disapa BPJAMSOSTEK kembali menyalurkan bantuan sembako sebanyak 15.000 paket kepada pekerja.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nila kurnia pada kegiatan Ketupat May Day Minggu, (1/5) lalu oleh Kementerian Ketenagakerjaan di Gedung Al Marwah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, menyerahkan 4.000 paket sembako.

Roswita dalam keterangannya menyampaikan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk empati sekaligus dukungan BPJAMSOSTEK kepada semua pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.


“Kita bersama Kementerian Ketenagakerjaan, berpartisipasi memberi bantuan sembako sebanyak 4.000. Kemarin di Mojokerto sebanyak 1.000. Total seluruh Indonesia estimasi yang akan kita salurkan sebanyak 15.000 paket sembako. Ini wujud dari kepedulian kami dalam membantu sesama khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” jelas Roswita.

Selain pemberian sembako, BPJAMSOSTEK juga menyerarahkan manfaat uang tunai program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) secara simbolis kepada dua pekerja yang ter-PHK. Dua pekerja tersebut bernama Beny Kurniawan dan Waheeda Rosa Algadrie, yang masingmasing menerima bantuan sebesar Rp1,9 juta di bulan pertamanya.

Sesuai PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan JKP, ada tiga manfaat yang diterima pekerja atau buruh ter-PHK yakni uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja. Manfaat uang tunai diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK, sedangkan akses informasi pasar kerja dan pelatihan kerja akan diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Raih Penghargaan dan Pengakuan ISSA, BPJAMSOSTEK Junjung Tinggi Integritas

Selanjutnya Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah dalam sambutannya mengapresiasi seluruh stakeholder yang mendukung kegiatan ini.

“Alhamdulillah peringatan May Day di Indonesia dari tahun ke tahun semakin semarak, semakin indah, dan tentu saja setiap peringatan May Day saya selalu berharap kepada pengusaha untuk terus memberikan dukungan dan ruang kepada para pekerja atau buruh untuk bisa memperingati dengan melakukan serangkaian kegiatan yang bersifat positif,” ungkap Ida.

Sebagai informasi, pada tanggal 26 April yang lalu, Menteri Ida Fauziah juga telah menandatangani Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 4 tahun 2022 tentang manfaat Jaminan Hari Tua yang dikembalikan sebagaimana ketentuan Permenaker nomor 19 tahun 2015.

Di tempat yang lain, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Muhammad Riadh mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional. Inilah momentum untuk merayakan hak-hak pekerja atau buruh di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut M. Riadh berpesan agar menjadikan momen ini untuk mengingatkan kita akan pentingnya perlindungan hak hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah dan pemberi kerja. (lia/adv)

KUDUS – May Day atau Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei, tahun ini mengambil tema “Pulih Bersama Pekerja Indonesia”. Dalam memperingatinya, BPJS Ketenagakerjaan atau biasa disapa BPJAMSOSTEK kembali menyalurkan bantuan sembako sebanyak 15.000 paket kepada pekerja.

Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nila kurnia pada kegiatan Ketupat May Day Minggu, (1/5) lalu oleh Kementerian Ketenagakerjaan di Gedung Al Marwah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, menyerahkan 4.000 paket sembako.

Roswita dalam keterangannya menyampaikan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk empati sekaligus dukungan BPJAMSOSTEK kepada semua pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kita bersama Kementerian Ketenagakerjaan, berpartisipasi memberi bantuan sembako sebanyak 4.000. Kemarin di Mojokerto sebanyak 1.000. Total seluruh Indonesia estimasi yang akan kita salurkan sebanyak 15.000 paket sembako. Ini wujud dari kepedulian kami dalam membantu sesama khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” jelas Roswita.

Selain pemberian sembako, BPJAMSOSTEK juga menyerarahkan manfaat uang tunai program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) secara simbolis kepada dua pekerja yang ter-PHK. Dua pekerja tersebut bernama Beny Kurniawan dan Waheeda Rosa Algadrie, yang masingmasing menerima bantuan sebesar Rp1,9 juta di bulan pertamanya.

Sesuai PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan JKP, ada tiga manfaat yang diterima pekerja atau buruh ter-PHK yakni uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja. Manfaat uang tunai diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK, sedangkan akses informasi pasar kerja dan pelatihan kerja akan diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Semen Gresik Inisiasi Program Sahabat Petani SG

Selanjutnya Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah dalam sambutannya mengapresiasi seluruh stakeholder yang mendukung kegiatan ini.

“Alhamdulillah peringatan May Day di Indonesia dari tahun ke tahun semakin semarak, semakin indah, dan tentu saja setiap peringatan May Day saya selalu berharap kepada pengusaha untuk terus memberikan dukungan dan ruang kepada para pekerja atau buruh untuk bisa memperingati dengan melakukan serangkaian kegiatan yang bersifat positif,” ungkap Ida.

Sebagai informasi, pada tanggal 26 April yang lalu, Menteri Ida Fauziah juga telah menandatangani Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 4 tahun 2022 tentang manfaat Jaminan Hari Tua yang dikembalikan sebagaimana ketentuan Permenaker nomor 19 tahun 2015.

Di tempat yang lain, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Muhammad Riadh mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional. Inilah momentum untuk merayakan hak-hak pekerja atau buruh di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut M. Riadh berpesan agar menjadikan momen ini untuk mengingatkan kita akan pentingnya perlindungan hak hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah dan pemberi kerja. (lia/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/