alexametrics
27.1 C
Kudus
Tuesday, September 27, 2022

KPPN Pati Tingkatkan Branding Produk Debitur UMi atau UMKM dengan Aplikasi Digipay

PATI – Tak Kenal maka tak sayang, Pepatah ini cocok dengan pemanfaatan sebuah aplikasi yang bernama Digipay yaitu suatu aplikasi yang merupakan alat untuk mewujudkan digitalisasi pengelolaan kas negara. terutama dalam pembayaran belanja pemerintah dengan menggunakan Uang Persediaan (UP).

Aplikasi Digipay ini bertujuan untuk mempermudah pengelolaan keuangan Negara. Khususnya dana belanja pemerintah yang dikelola oleh Satuan kerja dalam merealisasikan penggunaan dananya.

Digitalisasi pengelolaan kas negara melalui Digipay ini membawa manfaat yang menguntungkan. Mulai dari kemudahan akses, kecepatan proses, keluasan jangkauan, dan efisiensi waktu. Sayangnya, semua kemudahan tersebut belum diketahui. Juga belum maksimal dimanfaatkan karena informasi tentang aplikasi Digipay ini belum diketahui secara merata oleh pelaku UMKM baik Debitur UMi (Ultra Mikro) maupun Penyalurnya.


Karenanya, KPPN Pati secara intens dan berkesinambungan,  terus berupaya untuk memberi kontribusi nyata dalam usaha memperluas pemasaran hasil produk-produk UMKM.  Salah satunya memberi pendampingan dan bimbingan kepada pelaku UMKM untuk dapat menjadi peserta digipay.

Pendampimhan tersebut bermaksud untuk mengenalkan aplikasi Digipay ke pelaku UMKM.  Selain itu, juga untuk merealisasikan tujuan pemerintah bahwa APBN memberi dukungan agar UMKM bisa bangkit. Adapun salah satu caranya  melalui berbagai program yang dijalankan oleh unit Kemenkeu secara sinergis.

Baru-baru ini KPPN Pati juga melakukan kunjungan dan internalisasi Aplikasi Digipay pada salah satu dibitur UMi dibawah penyalur koperasi Mintorogo.  Yaitu Peyek Berkah Aseh yang bertempat di Dusun Dengkek Rt 08 Rw 02.

Pada pembinaan tersebut, KPPN Pati memberi pemahaman dan pengetahuan kepada pelaku usaha UMKM dan juga penyalur Kredit UMi akan pentingnya menjadi peserta digipay.  Pembinaan tersebut agar dapat memberi ruang untuk produk yang dihasilkannya dikenal masyarakat luas. Serta dapat dimanfaatkan oleh Satker yang mengelola kas negara.  Terutama dalam pembayaran belanja pemerintah dengan menggunakan Uang Persediaan (UP) dalam pengadaan belanja barang konsumsi atau jamuan tamu lainnya.

Dengan Pemahaman yang diberikan oleh pegawai KPPN Pati, debitur UMi Peyek Berkah Aseh berminat dan antusias menjadi peserta Digipay. Dengan transaksi pertama dilakukan antara Dibitur UMi Peyek berkah aseh dengan Satker KPPN Pati yaitu saat pengadaan konsumsi Sosialisasi pada tanggal 28 Juli 2022.

Baca Juga :  Jos! Empat Siswa MTsN 1 Pati Lolos OSN Tingkat SMA
KPPN for Radar Kudus

Selain itu KPPN Pati sebagai salah satu unit Vertikal DJPb bertugas menangani penyaluran sejumlah program seperti KUR dan Pembiayaan UMi. Juga memberi dukungan lain seperti mengelola Rumah UMi. Juga menyediakan display produk UMKM di kantor dengan nama Pojok UMKM.

Kegiatan lainnya melaksanakan pendampingan, serta melakukan pemenuhan pengadaan barang dan jasa sesuai kebutuhan dari UMKM. Yang terpenting dari semua itu adalah tugas untuk berperan mengawal pelaksanaan program-program dukungan dari APBN agar dapat tersalurkan dengan baik kepada UMKM

Sejalan dengan program Direktorat Jenderal Perbendaharaan, KPPN Pati terus berupaya memberi kontribusi nyata untuk UMKM naik tingkat. Seperti pengadaan konsumsi pada acara. Atau kegiatan KPPN Pati yang baru-baru ini mengundang Lontong Tuyuhan yang biasa mangkal di depan stadion Joyokusumo Pati, langsung didatangkan ke KPPN Pati.

Ada juga rencana sosialisasi tentang deviasi halaman III DIPA pada tanggal 11 Agustus 2022 akan menggunakan UMKM MJ Catering sebagai penyedia Konsumsinya. Semua itu dimaksudkan sebagai contoh atau pembelajaran kepada semua pegawai KPPN Pati. Juga kepada Satker di Wilayah Kerja KPPN Pati, supaya peduli dan melakukan transaksi dengan pelaku UMKM sehingga dengan memberi dukungan nyata pada pelaku UMKM.   Juga agar dapat mendorong Produk-produk UMKM naik Kelas.

Semua itu adalah contoh dukungan untuk UMKM dalam memperluas pemasaran produk-produknya. Selain itu, juga ada dukungan dari pemerintah yang sangat konsen untuk perkembangan dan kemajuan UMKM di Indonesia. Antara lain,  bantuan pemerintah, berupa subsidi bunga atau subsidi margin.  Dukungan ekspor, dan insentif perpajakan. Juga melaksanakan program Sinergi Kemenkeu Satu untuk Pemberdayaan UMKM.

Mari galakkan Penggunaan dan pemanfaatan Produk-produk UMKM dalam setiap kegiatan kantor, pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari dan senantiasa berkontribusi nyata dalam meningkatkan Produk UMKM Naik Kelas. (adv)

PATI – Tak Kenal maka tak sayang, Pepatah ini cocok dengan pemanfaatan sebuah aplikasi yang bernama Digipay yaitu suatu aplikasi yang merupakan alat untuk mewujudkan digitalisasi pengelolaan kas negara. terutama dalam pembayaran belanja pemerintah dengan menggunakan Uang Persediaan (UP).

Aplikasi Digipay ini bertujuan untuk mempermudah pengelolaan keuangan Negara. Khususnya dana belanja pemerintah yang dikelola oleh Satuan kerja dalam merealisasikan penggunaan dananya.

Digitalisasi pengelolaan kas negara melalui Digipay ini membawa manfaat yang menguntungkan. Mulai dari kemudahan akses, kecepatan proses, keluasan jangkauan, dan efisiensi waktu. Sayangnya, semua kemudahan tersebut belum diketahui. Juga belum maksimal dimanfaatkan karena informasi tentang aplikasi Digipay ini belum diketahui secara merata oleh pelaku UMKM baik Debitur UMi (Ultra Mikro) maupun Penyalurnya.

Karenanya, KPPN Pati secara intens dan berkesinambungan,  terus berupaya untuk memberi kontribusi nyata dalam usaha memperluas pemasaran hasil produk-produk UMKM.  Salah satunya memberi pendampingan dan bimbingan kepada pelaku UMKM untuk dapat menjadi peserta digipay.

Pendampimhan tersebut bermaksud untuk mengenalkan aplikasi Digipay ke pelaku UMKM.  Selain itu, juga untuk merealisasikan tujuan pemerintah bahwa APBN memberi dukungan agar UMKM bisa bangkit. Adapun salah satu caranya  melalui berbagai program yang dijalankan oleh unit Kemenkeu secara sinergis.

Baru-baru ini KPPN Pati juga melakukan kunjungan dan internalisasi Aplikasi Digipay pada salah satu dibitur UMi dibawah penyalur koperasi Mintorogo.  Yaitu Peyek Berkah Aseh yang bertempat di Dusun Dengkek Rt 08 Rw 02.

Pada pembinaan tersebut, KPPN Pati memberi pemahaman dan pengetahuan kepada pelaku usaha UMKM dan juga penyalur Kredit UMi akan pentingnya menjadi peserta digipay.  Pembinaan tersebut agar dapat memberi ruang untuk produk yang dihasilkannya dikenal masyarakat luas. Serta dapat dimanfaatkan oleh Satker yang mengelola kas negara.  Terutama dalam pembayaran belanja pemerintah dengan menggunakan Uang Persediaan (UP) dalam pengadaan belanja barang konsumsi atau jamuan tamu lainnya.

Dengan Pemahaman yang diberikan oleh pegawai KPPN Pati, debitur UMi Peyek Berkah Aseh berminat dan antusias menjadi peserta Digipay. Dengan transaksi pertama dilakukan antara Dibitur UMi Peyek berkah aseh dengan Satker KPPN Pati yaitu saat pengadaan konsumsi Sosialisasi pada tanggal 28 Juli 2022.

Baca Juga :  Diterjang Gelombang Tinggi, Mangrove Seluas 5 Hektare di Pantai Pati Rusak
KPPN for Radar Kudus

Selain itu KPPN Pati sebagai salah satu unit Vertikal DJPb bertugas menangani penyaluran sejumlah program seperti KUR dan Pembiayaan UMi. Juga memberi dukungan lain seperti mengelola Rumah UMi. Juga menyediakan display produk UMKM di kantor dengan nama Pojok UMKM.

Kegiatan lainnya melaksanakan pendampingan, serta melakukan pemenuhan pengadaan barang dan jasa sesuai kebutuhan dari UMKM. Yang terpenting dari semua itu adalah tugas untuk berperan mengawal pelaksanaan program-program dukungan dari APBN agar dapat tersalurkan dengan baik kepada UMKM

Sejalan dengan program Direktorat Jenderal Perbendaharaan, KPPN Pati terus berupaya memberi kontribusi nyata untuk UMKM naik tingkat. Seperti pengadaan konsumsi pada acara. Atau kegiatan KPPN Pati yang baru-baru ini mengundang Lontong Tuyuhan yang biasa mangkal di depan stadion Joyokusumo Pati, langsung didatangkan ke KPPN Pati.

Ada juga rencana sosialisasi tentang deviasi halaman III DIPA pada tanggal 11 Agustus 2022 akan menggunakan UMKM MJ Catering sebagai penyedia Konsumsinya. Semua itu dimaksudkan sebagai contoh atau pembelajaran kepada semua pegawai KPPN Pati. Juga kepada Satker di Wilayah Kerja KPPN Pati, supaya peduli dan melakukan transaksi dengan pelaku UMKM sehingga dengan memberi dukungan nyata pada pelaku UMKM.   Juga agar dapat mendorong Produk-produk UMKM naik Kelas.

Semua itu adalah contoh dukungan untuk UMKM dalam memperluas pemasaran produk-produknya. Selain itu, juga ada dukungan dari pemerintah yang sangat konsen untuk perkembangan dan kemajuan UMKM di Indonesia. Antara lain,  bantuan pemerintah, berupa subsidi bunga atau subsidi margin.  Dukungan ekspor, dan insentif perpajakan. Juga melaksanakan program Sinergi Kemenkeu Satu untuk Pemberdayaan UMKM.

Mari galakkan Penggunaan dan pemanfaatan Produk-produk UMKM dalam setiap kegiatan kantor, pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari dan senantiasa berkontribusi nyata dalam meningkatkan Produk UMKM Naik Kelas. (adv)


Most Read

Artikel Terbaru