alexametrics
32 C
Kudus
Monday, August 1, 2022

Jadi Mitra Binaan Semen Gresik, Bos Makanan Ringan Disabilitas Raup Omzet Puluhan Juta

REMBANG Terlahir dari keluarga petani dan menyandang disabilitas, tak menghalangi Saroni untuk berdikari serta mengubah keadaan.

Di tengah keterbatasan, lelaki kelahiran Rembang, 11 Januari 1992 ini merintis usaha di bidang produksi dan packaging makanan ringan dengan nama UD Orselo. Nama tersebut berasal dari kata ‘Orang Dukuh Selo’ diambilkan alamat tempat tinggalnya di Dukuh Selo, Desa Pelang, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.

Pertama kali merintis, kemasan produknya masih sederhana dan sistem pemasaran pun tergolong konvensional. Namun sejak 2019, ada secercah harapan ketika Rumah BUMN Rembang (RB) yang diinisiasi PT Semen Indonesia  (Persero)Tbk (SIG) dan PT Semen Gresik (PTSG) berdiri. Usaha UD Orselo berkembang, setelah dirinya bergabung menjadi mitra binaan RB Rembang.


Di RB ini, UKM-nya mendapatkan program pendampingan dan pelatihan agar usaha bisnisnya naik kelas. Beberapa manfaat yang diproleh, di antaranya terkait packaging dan izin usaha, pelatihan pengembangan usaha, dan kesempatan untuk ikut serta dalam UMKM Kokoh.

”Ilmu yang diberikan oleh para mentor melalui pelatihan di RB Rembang mengubah mindset saya  tentang bisnis yang baik. Berkat mentoring dari Semen Gresik lewat RB, omzet UD Orselo naik 50 persen hingga Rp 10 jutaan per bulan. Saya berterima kasih kepada Semen Gresik atas pendampingan ini,” aku Saroni saat dihubungi pada Senin, (4/7).

Baca Juga :  Delapan Nama Minati Kursi Direktur Utama Bank Rembang

Selama menjalin kemitraan, kata Saroni, pihaknya dibantu untuk mengembangkan Jejaring dengan para pelaku UKM, sektor pemerintah, dan para tokoh. Saroni juga mengaku menjadi lebih percaya diri karena fasilitator dan mitra lainnya tidak pernah menganggapnya berbeda.

TAK MENYERAH: Saroni berkesempatan berdialog dengan Bupati Rembang, H.Abdul Hafidz, pada pagelaran malam penghargaan TOP 10 UMKM Kokoh Award 2021. (PT SG FPR RADAR KUDUS)

Sementara itu, Senior Manager Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata menyatakan apresiasi terhadap pencapaian UD Orselo yang kian berkembang pesat. Dia menandaskan, pendampingan kepada difabel yang menekuni bisnis UKM,  sebagai bentuk dukungan dan komitmen perusahaan atas terciptanya masyarakat inklusif yang peduli pada kesejahteraan kaum difabel di wilayah operasional perusahaan.

Nilai manfaat program pemberdayaan, kata Dharma, yaitu menguatkan kapasitas usaha kelompok disabilitas di wilayah Rembang dan Blora untuk mencapai kemandirian, serta menciptakan ekosistem sosial sehat dan ekonomi meningkat yang berkelanjutan.

”Sahabat difabel kami beri kesempatan yang sama untuk mengikuti kompetisi UMKM Kokoh  sebagai bentuk apresiasi terhadap UKM mitra yang mau berkembang bersama RB Rembang,” tandas Dharma.

Lanjut Dharma, selama pendampingan, difabel mendapatkan  berbagai improvement, baik secara kemasan, brand, maupun manajemen produksi. UKM yang bermitra dengan RB  Rembang, lanjut dia, mayoritas bergerak di kerajinan bonggol jagung, kerupuk rambak, kacang bawang, pangsit, kerupuk pati, kopi, hand sanitizer, konektor masker, hingga fashion. (ali/zen)

REMBANG Terlahir dari keluarga petani dan menyandang disabilitas, tak menghalangi Saroni untuk berdikari serta mengubah keadaan.

Di tengah keterbatasan, lelaki kelahiran Rembang, 11 Januari 1992 ini merintis usaha di bidang produksi dan packaging makanan ringan dengan nama UD Orselo. Nama tersebut berasal dari kata ‘Orang Dukuh Selo’ diambilkan alamat tempat tinggalnya di Dukuh Selo, Desa Pelang, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.

Pertama kali merintis, kemasan produknya masih sederhana dan sistem pemasaran pun tergolong konvensional. Namun sejak 2019, ada secercah harapan ketika Rumah BUMN Rembang (RB) yang diinisiasi PT Semen Indonesia  (Persero)Tbk (SIG) dan PT Semen Gresik (PTSG) berdiri. Usaha UD Orselo berkembang, setelah dirinya bergabung menjadi mitra binaan RB Rembang.

Di RB ini, UKM-nya mendapatkan program pendampingan dan pelatihan agar usaha bisnisnya naik kelas. Beberapa manfaat yang diproleh, di antaranya terkait packaging dan izin usaha, pelatihan pengembangan usaha, dan kesempatan untuk ikut serta dalam UMKM Kokoh.

”Ilmu yang diberikan oleh para mentor melalui pelatihan di RB Rembang mengubah mindset saya  tentang bisnis yang baik. Berkat mentoring dari Semen Gresik lewat RB, omzet UD Orselo naik 50 persen hingga Rp 10 jutaan per bulan. Saya berterima kasih kepada Semen Gresik atas pendampingan ini,” aku Saroni saat dihubungi pada Senin, (4/7).

Baca Juga :  Semen Gresik Fasilitasi Vaksinasi Booster untuk Karyawan

Selama menjalin kemitraan, kata Saroni, pihaknya dibantu untuk mengembangkan Jejaring dengan para pelaku UKM, sektor pemerintah, dan para tokoh. Saroni juga mengaku menjadi lebih percaya diri karena fasilitator dan mitra lainnya tidak pernah menganggapnya berbeda.

TAK MENYERAH: Saroni berkesempatan berdialog dengan Bupati Rembang, H.Abdul Hafidz, pada pagelaran malam penghargaan TOP 10 UMKM Kokoh Award 2021. (PT SG FPR RADAR KUDUS)

Sementara itu, Senior Manager Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata menyatakan apresiasi terhadap pencapaian UD Orselo yang kian berkembang pesat. Dia menandaskan, pendampingan kepada difabel yang menekuni bisnis UKM,  sebagai bentuk dukungan dan komitmen perusahaan atas terciptanya masyarakat inklusif yang peduli pada kesejahteraan kaum difabel di wilayah operasional perusahaan.

Nilai manfaat program pemberdayaan, kata Dharma, yaitu menguatkan kapasitas usaha kelompok disabilitas di wilayah Rembang dan Blora untuk mencapai kemandirian, serta menciptakan ekosistem sosial sehat dan ekonomi meningkat yang berkelanjutan.

”Sahabat difabel kami beri kesempatan yang sama untuk mengikuti kompetisi UMKM Kokoh  sebagai bentuk apresiasi terhadap UKM mitra yang mau berkembang bersama RB Rembang,” tandas Dharma.

Lanjut Dharma, selama pendampingan, difabel mendapatkan  berbagai improvement, baik secara kemasan, brand, maupun manajemen produksi. UKM yang bermitra dengan RB  Rembang, lanjut dia, mayoritas bergerak di kerajinan bonggol jagung, kerupuk rambak, kacang bawang, pangsit, kerupuk pati, kopi, hand sanitizer, konektor masker, hingga fashion. (ali/zen)


Most Read

Artikel Terbaru

/