alexametrics
30.2 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

Agen Bank Mandiri Jadi Alternatif Transaksi Aman dan Nyaman

KUDUS – Bank Mandiri Cabang Kudus saat ini gencar merekrut masyarakat yang memiliki usaha atau toko untuk dijadikan agen. Agen itu nantinya berperan sebagai partner dalam kerja sama program Layanan Keuangan Digital (LKD) atau yang juga dikenal dengan Branchless Banking (BB). Agen Mandiri menjadi alternatif transaksi aman.

Area Manager Bank Mandiri Cabang Kudus Abu Hanafiah menjelaskan, Januari hingga per 3 Juni 2021 sudah ada 1.529 agen yang bergabung dengan total transaksi sampai Mei sebesar 71.513 dan total nominal di atas Rp 70 miliar.

“Masa pandemi justru agen yang dibutuhkan. Nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang bank, cukup datang ke agen yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri serta secara resmi terdaftar dan dapat melayani transaksi keuangan,” terangnya.


Dia menambahkan, agen Mandiri alternatif transaksi yang aman. Kemudian orang yang menjadi agen memiliki peluang bisnis yang menjanjikan. Contohnya pembukaan rekening, agen mendapatkan fee Rp 15 ribu.

Baca Juga :  Pengundian PT BPR Bank BKK Kudus, Warga Jati Raih Mobil Wuling Confero

“Keuntungan atau fee yang didapat dari agen Mandiri bisa mencapai Rp 25 juta. Mereka melayani segala macam jenis pembayaran, tarik, dan setor tunai. Masing-masing transaksi ada fee-nya.

Ditambahkan, agen Mandiri dapat melayani transaksi, seperti pembelian token listrik, pulsa hp, tagihan listrik, tagihan telepon, tagihan kartu kredit, pembayaran angsuran pinjaman, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, tiket (kereta/pesawat), dan lainnya.

Agen Mandiri merupakan perpanjangan tangan Bank Mandiri untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah dan terlibat dalam program bansos pemerintah seperti program keluarga harapan, program pemberian sembako, program subsidi bagi petani, dan lainnya.

“Jangkauan akses menjadikan agen Mandiri sebagai alternatif yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah,” jelas Abu.






Reporter: Indah Susanti

KUDUS – Bank Mandiri Cabang Kudus saat ini gencar merekrut masyarakat yang memiliki usaha atau toko untuk dijadikan agen. Agen itu nantinya berperan sebagai partner dalam kerja sama program Layanan Keuangan Digital (LKD) atau yang juga dikenal dengan Branchless Banking (BB). Agen Mandiri menjadi alternatif transaksi aman.

Area Manager Bank Mandiri Cabang Kudus Abu Hanafiah menjelaskan, Januari hingga per 3 Juni 2021 sudah ada 1.529 agen yang bergabung dengan total transaksi sampai Mei sebesar 71.513 dan total nominal di atas Rp 70 miliar.

“Masa pandemi justru agen yang dibutuhkan. Nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang bank, cukup datang ke agen yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri serta secara resmi terdaftar dan dapat melayani transaksi keuangan,” terangnya.

Dia menambahkan, agen Mandiri alternatif transaksi yang aman. Kemudian orang yang menjadi agen memiliki peluang bisnis yang menjanjikan. Contohnya pembukaan rekening, agen mendapatkan fee Rp 15 ribu.

Baca Juga :  Tips dan Trik Penting Sebelum Melakukan Modifikasi Motor

“Keuntungan atau fee yang didapat dari agen Mandiri bisa mencapai Rp 25 juta. Mereka melayani segala macam jenis pembayaran, tarik, dan setor tunai. Masing-masing transaksi ada fee-nya.

Ditambahkan, agen Mandiri dapat melayani transaksi, seperti pembelian token listrik, pulsa hp, tagihan listrik, tagihan telepon, tagihan kartu kredit, pembayaran angsuran pinjaman, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, tiket (kereta/pesawat), dan lainnya.

Agen Mandiri merupakan perpanjangan tangan Bank Mandiri untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah dan terlibat dalam program bansos pemerintah seperti program keluarga harapan, program pemberian sembako, program subsidi bagi petani, dan lainnya.

“Jangkauan akses menjadikan agen Mandiri sebagai alternatif yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah,” jelas Abu.






Reporter: Indah Susanti

Most Read

Artikel Terbaru

/