alexametrics
24.1 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Semen Gresik Kembali Raih Penghargaan Industri Hijau

REMBANG PT Semen Gresik (PT SG) kembali meraih Penghargaan Hijau Level 5 (tertinggi) 2021 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Penghargaan ini, diserahkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta (30/11) lalu. Penghargaan yang sama juga diterima perusahaan pada 2019.

Penghargaan Industri Hijau yang diraih Semen Gresik tergolong istimewa, karena menempati peringkat teratas. Level 5 dengan interval nilai 90,1 – 100. Anugerah ini diterima Direktur Produksi PT SG Soni Asrul Sani didampingi Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum sekaligus Sekretaris Perusahaan Gatot Mardiana.

Menurut Gatot Mardiana, penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas Semen Gresik yang konsisten dan bijak menggunakan sumber daya dan teknologi ramah lingkungan, sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi untuk keberlanjutan operasional pabrik.


”Penghargaan sangat berarti bagi kami. Ini menegaskan visi PT Semen Gresik sebagai perusahaan persemenan terkemuka yang komitmen atas keberlanjutan lingkungan dan paling efisien di kawasan Asia Tenggara,” katanya kemarin.

Saat ini industri hijau sudah menjadi tuntutan, seiring tingginya kepedulian pasar terhadap kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan. Pada 2019, PT SG sudah mengantongi Sertifikasi Industri Hijau dengan masa berlaku empat tahun dan selalu lolos dalam audit yang dilakukan tim surveilan sertifikasi industri hijau.

Baca Juga :  PLTU Co-firing Enceng Gondok Raih Penghargaan Internasional

Semen Gresik komitmen dan konsisten menerapkan prinsip-prinsip industri hijau yaitu pengurangan jejak karbon melalui berbagai program, transformasi menuju digitalisasi, pembangunan kawasan industri hijau, serta pengembangan energi baru terbarukan dan produk hijau.

”Ke depan, penghargaan ini memacu kami untuk selalu berusaha menggunakan energi terbarukan, modifikasi teknologi hemat energi, serta upaya penurunan beban limbah dan emisi udara, demi tercapainya lingkungan yang bersih dan sehat,” jelasnya.

Sejak 2010, Kementerian Perindustrian menggelar penghargaan dan penyerahan sertifikat Industri Hijau. Guna mendorong perusahaan manufaktur melakukan efisiensi penggunaan sumber daya material, energi, dan air dalam operasional sehari-hari. Proses verifikasi dan penilaian kedua penghargaan tersebut, dilakukan tim asessment dan audit dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan instansi terkait lain.

Penghargaan Industri Hijau dan surveillance Sertifikasi Industri Hijau tahun ini, sekaligus melengkapi berbagai penghargaan lain yang diraih Semen Gresik terkait pengelolaan lingkungan. PT SG sebelumnya meraih Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), penghargaan Good Mining Practice (GMP) dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, hingga ISO 14001:2015 tentang Manajemen Lingkungan. (lin)

 

REMBANG PT Semen Gresik (PT SG) kembali meraih Penghargaan Hijau Level 5 (tertinggi) 2021 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Penghargaan ini, diserahkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta (30/11) lalu. Penghargaan yang sama juga diterima perusahaan pada 2019.

Penghargaan Industri Hijau yang diraih Semen Gresik tergolong istimewa, karena menempati peringkat teratas. Level 5 dengan interval nilai 90,1 – 100. Anugerah ini diterima Direktur Produksi PT SG Soni Asrul Sani didampingi Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum sekaligus Sekretaris Perusahaan Gatot Mardiana.

Menurut Gatot Mardiana, penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas Semen Gresik yang konsisten dan bijak menggunakan sumber daya dan teknologi ramah lingkungan, sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi untuk keberlanjutan operasional pabrik.

”Penghargaan sangat berarti bagi kami. Ini menegaskan visi PT Semen Gresik sebagai perusahaan persemenan terkemuka yang komitmen atas keberlanjutan lingkungan dan paling efisien di kawasan Asia Tenggara,” katanya kemarin.

Saat ini industri hijau sudah menjadi tuntutan, seiring tingginya kepedulian pasar terhadap kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan. Pada 2019, PT SG sudah mengantongi Sertifikasi Industri Hijau dengan masa berlaku empat tahun dan selalu lolos dalam audit yang dilakukan tim surveilan sertifikasi industri hijau.

Baca Juga :  Semen Gresik Gelar Silaturahmi Bersama OKP di Rembang dan Blora

Semen Gresik komitmen dan konsisten menerapkan prinsip-prinsip industri hijau yaitu pengurangan jejak karbon melalui berbagai program, transformasi menuju digitalisasi, pembangunan kawasan industri hijau, serta pengembangan energi baru terbarukan dan produk hijau.

”Ke depan, penghargaan ini memacu kami untuk selalu berusaha menggunakan energi terbarukan, modifikasi teknologi hemat energi, serta upaya penurunan beban limbah dan emisi udara, demi tercapainya lingkungan yang bersih dan sehat,” jelasnya.

Sejak 2010, Kementerian Perindustrian menggelar penghargaan dan penyerahan sertifikat Industri Hijau. Guna mendorong perusahaan manufaktur melakukan efisiensi penggunaan sumber daya material, energi, dan air dalam operasional sehari-hari. Proses verifikasi dan penilaian kedua penghargaan tersebut, dilakukan tim asessment dan audit dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan instansi terkait lain.

Penghargaan Industri Hijau dan surveillance Sertifikasi Industri Hijau tahun ini, sekaligus melengkapi berbagai penghargaan lain yang diraih Semen Gresik terkait pengelolaan lingkungan. PT SG sebelumnya meraih Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), penghargaan Good Mining Practice (GMP) dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, hingga ISO 14001:2015 tentang Manajemen Lingkungan. (lin)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/