alexametrics
25.4 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Begini Keluh Kesah Warga Jepara Terkait Kenaikan Harga BBM Pertamax

JEPARA – Kenaikan harga pertamax dikeluhkan warga Jepara. Salah satunya Hadlirin, warga asal Kecamatan Pecangaan. ”Biasanya Rp 20 ribu sudah dapat 2 liter. Ini Harga yang sama tidak sampai dua liter,” ujarnya setelah mengisi bahan bakar di SPBU Troso, Pecangaan, kemarin.

Wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini sempat mencoba mengisi pertamax full tank motor jenis matik dengan ukuran tanki 5 liter di SPBU Bulu, Jepara. Sebelum harga pertamax naik, harganya sekitar Rp 45 ribu. Namun kemarin mencapai sekitar Rp 62 ribu.

Sementara dari pantauan di beberapa lokasi SPBU yang ada di Jepara kemarin, hanya menyediakan BBM jenis pertamax dan solar. BBM jenis pertalite habis. Tak ada batasan pembelian dari masing-masing jenis BBM. Dari keterangan Fuji Astutik, salah satu petugas SPBU Sukodono, Kedung, warga sempat ramai-ramai membeli BBM sehari sebelum harga naik, yaitu Kamis (31/3) lalu. ”Antreannya sampai jalan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polsek Mlonggo Pastikan Video Penemuan Jenazah di Pantai Pungkruk Hoax

Hal itu pula terjadi di SPBU Troso. Warga ramai-ramai membeli BBM berbagai jenis. Mulai dari solar, pertalite, dan pertamax. Antrean itu terjadi dari sore hari sekitar pukul 16.00 sore hingga pukul 24.00 malam.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Jepara Siti Nurjanah memprediksi kenaikan harga pertamax bisa berdampak di sektor lain. Namun dirinya menegaskan telah memiliki tim pengendali inflasi. ”Dengan adanya itu, bisa update kondisi dan bisa terkoordinasi dan terkonfirmasi,” tegas Siti. (rom/lin)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Kenaikan harga pertamax dikeluhkan warga Jepara. Salah satunya Hadlirin, warga asal Kecamatan Pecangaan. ”Biasanya Rp 20 ribu sudah dapat 2 liter. Ini Harga yang sama tidak sampai dua liter,” ujarnya setelah mengisi bahan bakar di SPBU Troso, Pecangaan, kemarin.

Wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini sempat mencoba mengisi pertamax full tank motor jenis matik dengan ukuran tanki 5 liter di SPBU Bulu, Jepara. Sebelum harga pertamax naik, harganya sekitar Rp 45 ribu. Namun kemarin mencapai sekitar Rp 62 ribu.

Sementara dari pantauan di beberapa lokasi SPBU yang ada di Jepara kemarin, hanya menyediakan BBM jenis pertamax dan solar. BBM jenis pertalite habis. Tak ada batasan pembelian dari masing-masing jenis BBM. Dari keterangan Fuji Astutik, salah satu petugas SPBU Sukodono, Kedung, warga sempat ramai-ramai membeli BBM sehari sebelum harga naik, yaitu Kamis (31/3) lalu. ”Antreannya sampai jalan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Semen Gresik Gelar Bootcamp untuk 20 Penerima Beasiswa

Hal itu pula terjadi di SPBU Troso. Warga ramai-ramai membeli BBM berbagai jenis. Mulai dari solar, pertalite, dan pertamax. Antrean itu terjadi dari sore hari sekitar pukul 16.00 sore hingga pukul 24.00 malam.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Jepara Siti Nurjanah memprediksi kenaikan harga pertamax bisa berdampak di sektor lain. Namun dirinya menegaskan telah memiliki tim pengendali inflasi. ”Dengan adanya itu, bisa update kondisi dan bisa terkoordinasi dan terkonfirmasi,” tegas Siti. (rom/lin)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/