Baru-baru ini beberapa rangkaian acara telah dilaksanakan. Seperti zikir bersama yang dilaksanakan di Pendapa Kabupaten Blora kemarin (5/12). Selain itu juga kegiatan ziarah ke makam leluhur dan Bupati Blora yang telah wafat.
Bupati Blora Arief Rahman berangkat bersama Wakil Bupati Triyuli Setyowati, Sekertaris Daerah (Sekda) Blora Komang Gede Irwadi dan rombongan berangkat mengenakan pakaian adat jawa kemarin.
Lokasi ziarah pertama dilaksanakan di makam Keluarga Tritonatan Desa Ngadipurwo. Digelar doa bersama dan tabur bunga di pusara Bupati Blora yang telah wafat. Mulai Toemenggoeng Djajeng Tirtanata, RT Adipati Tirto Nagoro, dan tokoh lainnya.
Hari jadi Blora tahun ini memang diisi sejumlah rangkaian kegiatan. Dimulai pagelaran wayang kukit pada 28 November kemarin. Sampai nanti Blora Bersalawat yang rencana dilaksanakan 16 Desember nanti.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan, rangkaian dalam waktu dekat selanjutnya yakni Jamasan Pusaka dan Kirab Pusaka yang dilaksanakan secara terbatas pada 10/12 nanti. Kemudian tanggal selanjutnya dilaksanakan resepsi terbatas. "Nanti wayangan," katanya.
Untuk acara Blora Bersalawat akan dilaksanakan bersama Habib Bidin Assegaf dan Azzahir. Namun, kata Arief, juga dilaksanakan terbatas, tidak secara unum. "Nanti bisa daring di rumah masing-masing atau pondok pesantren di desa masing masing," imbuhnya.
Arief mengatakan, nantinya juga akan ada Blora Bersalawat lagi dengan mengundang Habib Syech Abdul Qadir Assegaf.
"Juga ada Blora bersalawat lanjutan bersama habib syech namun waktu masih menunggu jadwal. Ini untuk Blora semakin berkah dengan barokah salawat," ungkapnya. (vah/him) Editor : Saiful Anwar