alexametrics
25.6 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Peringati Hari Air Sedunia, Wamen PUPR Tebar Bibit Ikan di Randugunting

BLORA  – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR) Jhon Wempi Wetipo menebar benih ikan dan menanam pohon di Bendungan Randugunting kemarin. Ini untuk memeringati Hari Air Sedunia.

Randugunting dipilih menjadi pusat peringatan. Selain para pejabat dari Kementerian PUPR, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati juga hadir di sana.

Area parkir bendungan yang terletak di Kecamatan Japah itu penuh. Bahkan, jalanan ke arah masuk kantor bendungan juga berjajar mobil-mobil di dua sisi jalan. Di sana juga sudah ada warung-warung pedagang.


Jhon Wempi Wetipo menegaskan, acara peringatan Hari Air dipusatkan di bendungan Randugunting, Blora, dalam rangka memberikan cerminan keadilan. Sehingga acara tidak hanya dipusatkan di kota, tapi juga dilaksanakan di wilayah pinggiran. Selain itu, juga untuk menunjukkan realisasi program pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah. ”Sebagian sudah dikerjakan,” katanya.

Di antara rangkaian Hari Air Sedunia kemarin, menebar bibit ikan di bendungan Randugunting. Ikan-ikan sudah disiapkan di dalam kolam. Yang didesain seperti seluncuram, sehingga ikan bisa langsung melesat ke area bendungan.

Dari atas, wakil mentri, wakil bupati, dan pejabat lain menyerok ikan tersebut. Kemudian dilepas di bendungan Randugunting. Selain menambah bibit ikan, kemarin juga ada penanaman pohon. Ada pohon jati hingga bambu. Area bendungan ini, dibangun di atas tanah seluas sekitar 205 hektare. Di antaranya masih ada lahan kosong.

Baca Juga :  Gandeng Kementerian Pertanian, Bupati Blora Kembangkan Kedelai Lokal

Penanaman ini, upaya untuk menambah kapasitas bendungan yang telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu itu. Pohon jati dipilih karena merupakan pohon andalan Blora. Ia mengajak masyarakat untuk menanam dalam rangka kelestarian.

”Dalam rangka hair Air Sedunia, semua balai melaksanakan hal yang sama. Dipusatkan di bendungan Randugunting,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan, adanya bendungan ini merupakan bentuk upaya untuk mengatasi kesulitan air di Kota Sate. Diharapkan dengan proses yang sudah dilakukan saat ini, bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dengan begitu, kapasitas air yang ada saat ini bisa bermanfaat.

Tantangan ke depan, tinggal menjaga keseimbangan agar tidak terjadi kerusakan lingkungan.

Wakil Bupati Blora Tri Yulisetyowati menyambut baik adanya peringatan Hari Air Sedunia yang digelar di bendungan Randugunting ini. Dalam momentum ini, ia mengajak masyarakat untuk sama-sama merawat lingkungan.

”Air menjadi salah satu kebutuhan vital bagi kita. Baik untuk konsumsi maupun kebutuhan lain, seperti irigasi pertanian. Maka sudah sepatutnya kita ikut berperan menjaga ketersediaan air,” katanya. (vah/lin)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

BLORA  – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR) Jhon Wempi Wetipo menebar benih ikan dan menanam pohon di Bendungan Randugunting kemarin. Ini untuk memeringati Hari Air Sedunia.

Randugunting dipilih menjadi pusat peringatan. Selain para pejabat dari Kementerian PUPR, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati juga hadir di sana.

Area parkir bendungan yang terletak di Kecamatan Japah itu penuh. Bahkan, jalanan ke arah masuk kantor bendungan juga berjajar mobil-mobil di dua sisi jalan. Di sana juga sudah ada warung-warung pedagang.

Jhon Wempi Wetipo menegaskan, acara peringatan Hari Air dipusatkan di bendungan Randugunting, Blora, dalam rangka memberikan cerminan keadilan. Sehingga acara tidak hanya dipusatkan di kota, tapi juga dilaksanakan di wilayah pinggiran. Selain itu, juga untuk menunjukkan realisasi program pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah. ”Sebagian sudah dikerjakan,” katanya.

Di antara rangkaian Hari Air Sedunia kemarin, menebar bibit ikan di bendungan Randugunting. Ikan-ikan sudah disiapkan di dalam kolam. Yang didesain seperti seluncuram, sehingga ikan bisa langsung melesat ke area bendungan.

Dari atas, wakil mentri, wakil bupati, dan pejabat lain menyerok ikan tersebut. Kemudian dilepas di bendungan Randugunting. Selain menambah bibit ikan, kemarin juga ada penanaman pohon. Ada pohon jati hingga bambu. Area bendungan ini, dibangun di atas tanah seluas sekitar 205 hektare. Di antaranya masih ada lahan kosong.

Baca Juga :  Dapat Lokasi TPA Baru, Pemkab Blora Dorong Pemanfaatan Bank Sampah

Penanaman ini, upaya untuk menambah kapasitas bendungan yang telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu itu. Pohon jati dipilih karena merupakan pohon andalan Blora. Ia mengajak masyarakat untuk menanam dalam rangka kelestarian.

”Dalam rangka hair Air Sedunia, semua balai melaksanakan hal yang sama. Dipusatkan di bendungan Randugunting,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan, adanya bendungan ini merupakan bentuk upaya untuk mengatasi kesulitan air di Kota Sate. Diharapkan dengan proses yang sudah dilakukan saat ini, bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dengan begitu, kapasitas air yang ada saat ini bisa bermanfaat.

Tantangan ke depan, tinggal menjaga keseimbangan agar tidak terjadi kerusakan lingkungan.

Wakil Bupati Blora Tri Yulisetyowati menyambut baik adanya peringatan Hari Air Sedunia yang digelar di bendungan Randugunting ini. Dalam momentum ini, ia mengajak masyarakat untuk sama-sama merawat lingkungan.

”Air menjadi salah satu kebutuhan vital bagi kita. Baik untuk konsumsi maupun kebutuhan lain, seperti irigasi pertanian. Maka sudah sepatutnya kita ikut berperan menjaga ketersediaan air,” katanya. (vah/lin)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/