alexametrics
30.3 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Alasan Bupati Blora Lantik Ratusan Pejabat di Makam Pahlawan

BLORA – Bupati Blora Arief Rohman kembali melantik 305 pejabat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti Blora. Rinciannya, dua pejabat eselon II dan 303 sisanya pejabat eselon III hingga IV. Sebelumnya, bupati juga dilantik lima pejabat eselon II di tempat pembuangan akhir (TPA) Temurejo, Blora.

Bupati Arief Rohman mengungkapkan, jabatan merupakan pemberian dan amanah dari Tuhan. Bisa datang dan pergi. Untuk itu, harus dijalankan sebaik-baiknya. Sebab, nantinya semua akan dipertanggungjawabkan di dunia maupun akhirat.

”Setiap jabatan yang diberikan akan dimintai pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di akhirat. Kalau di Islam, sesuai dengan hadis Rasulullah: Setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya,” ungkap bupati saat pelantikan kemarin.


Dia menjelaskan, tujuan melantik ratusan pejabat di TMP Wira Bhakti ini, untuk mengingatkan seluruh ASN untuk melanjutkan perjuangan pahlawan dalam menyukseskan pembangunan bangsa. Khususnya di Kabupaten Blora. Salah satunya dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

”Dulu para pahlawan yang jenazahnya terbaring di TMP Wira Bhakti ini, telah bersusah payah merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Maka, kami minta seluruh pejabat yang dilantik ini, bisa melanjutkan perjuangannya. Tadi juga kami ajak seluruh pejabat yang dilantik berdoa untuk seluruh pahlawan yang gugur. Bahwa tugas mereka semuanya untuk memajukan bangsa dan negara. Meneruskan cita-cita pahlawan yang gugur,” tegasnya.

Baca Juga :  Antusias Warga Tinggi, Musrenbang Blora Tembus 4.200 Usulan

Bupati juga menekankan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk aktif menggunakan media sosial (medsos) dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sekarang zamannya medsos. ”Bupati, Wakil Bupati, dan Pak Sekda saja punya medsos, masak jenengan tidak,” ujarnya.

Dia mewajibkan dengan membuat edaran agar semua pejabat memiliki medos. Untuk menyaring masukan dari masyarakat. ”Jangan semuanya lapornya ke bupati. Misalnya masalah kesehatan, masing-masing puskesmas dan rumah sakit punya medsos, sehingga masyarakat bisa tanya langsung ke sana,” pintanya.

Menurutnya, masih banyak PR yang harus dikerjakan di Kabupaten Blora. ”Saya tahu pasti ada yang puas dan kurang puas dengan mutasi dan promosi ini. Itu wajar. Namun jangan sikapi berlebihan. Langsung lakukan penyesuaian dan jalankan amanah ini dengan ikhlas, sehingga bisa menjadi ladang ibadah bapak dan ibu semuanya,” tambahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono menambahkan, jumlah pejabat yang dilantik kemarin ada 305 orang. Terdiri dari dua pejabat eselon II serta 303 pejabat eselon III dan IV. ”Untuk eselon II staf ahli bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang dijabat Luluk Kusuma Agung Ariadi. Dia tadinya camat Cepu. Berikutnya, Staf Ahli Bupati Bidang Sosbud Kemasyarakatan Retno Kusumowati yang sebelumnya menjadi sekretaris Dinas Pertanian. Sisanya eselon III dan IV. Mulai kabag, camat, kabid, kasi, dan lurah,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Subekan

BLORA – Bupati Blora Arief Rohman kembali melantik 305 pejabat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti Blora. Rinciannya, dua pejabat eselon II dan 303 sisanya pejabat eselon III hingga IV. Sebelumnya, bupati juga dilantik lima pejabat eselon II di tempat pembuangan akhir (TPA) Temurejo, Blora.

Bupati Arief Rohman mengungkapkan, jabatan merupakan pemberian dan amanah dari Tuhan. Bisa datang dan pergi. Untuk itu, harus dijalankan sebaik-baiknya. Sebab, nantinya semua akan dipertanggungjawabkan di dunia maupun akhirat.

”Setiap jabatan yang diberikan akan dimintai pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di akhirat. Kalau di Islam, sesuai dengan hadis Rasulullah: Setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya,” ungkap bupati saat pelantikan kemarin.

Dia menjelaskan, tujuan melantik ratusan pejabat di TMP Wira Bhakti ini, untuk mengingatkan seluruh ASN untuk melanjutkan perjuangan pahlawan dalam menyukseskan pembangunan bangsa. Khususnya di Kabupaten Blora. Salah satunya dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

”Dulu para pahlawan yang jenazahnya terbaring di TMP Wira Bhakti ini, telah bersusah payah merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Maka, kami minta seluruh pejabat yang dilantik ini, bisa melanjutkan perjuangannya. Tadi juga kami ajak seluruh pejabat yang dilantik berdoa untuk seluruh pahlawan yang gugur. Bahwa tugas mereka semuanya untuk memajukan bangsa dan negara. Meneruskan cita-cita pahlawan yang gugur,” tegasnya.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Ringkus 3 Pelaku Penyelewengan Pupuk Bersubsidi di Blora

Bupati juga menekankan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk aktif menggunakan media sosial (medsos) dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sekarang zamannya medsos. ”Bupati, Wakil Bupati, dan Pak Sekda saja punya medsos, masak jenengan tidak,” ujarnya.

Dia mewajibkan dengan membuat edaran agar semua pejabat memiliki medos. Untuk menyaring masukan dari masyarakat. ”Jangan semuanya lapornya ke bupati. Misalnya masalah kesehatan, masing-masing puskesmas dan rumah sakit punya medsos, sehingga masyarakat bisa tanya langsung ke sana,” pintanya.

Menurutnya, masih banyak PR yang harus dikerjakan di Kabupaten Blora. ”Saya tahu pasti ada yang puas dan kurang puas dengan mutasi dan promosi ini. Itu wajar. Namun jangan sikapi berlebihan. Langsung lakukan penyesuaian dan jalankan amanah ini dengan ikhlas, sehingga bisa menjadi ladang ibadah bapak dan ibu semuanya,” tambahnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono menambahkan, jumlah pejabat yang dilantik kemarin ada 305 orang. Terdiri dari dua pejabat eselon II serta 303 pejabat eselon III dan IV. ”Untuk eselon II staf ahli bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang dijabat Luluk Kusuma Agung Ariadi. Dia tadinya camat Cepu. Berikutnya, Staf Ahli Bupati Bidang Sosbud Kemasyarakatan Retno Kusumowati yang sebelumnya menjadi sekretaris Dinas Pertanian. Sisanya eselon III dan IV. Mulai kabag, camat, kabid, kasi, dan lurah,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/