alexametrics
25.6 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Rumah Tersapu Angin, Warga Dikirim Sembako, Uang, dan Tenda Bupati

BLORA – Bupati Arief Rohman bersama dengan Dandim 0721 dan Kapolres Blora menyerahkan bantuan kepada keluarga korban rumah roboh akibat hujan disertai angin kencang di Dukuh Ngelobener, Kelurahan/Kecamatan Jepon, Blora kemarin. Bantuan berupa sembako, uang tunai senilai Rp 10 juta rupiah dan tenda darurat.

Diketahui, akibat hujan yang disertai angin kencang pada Senin (25/10) lalu, rumah milik Sakir roboh dan rata dengan tanah. Kejadian tersebut menyebabkan istrinya, Nur Khoimah, mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Nur Khoimah menceritakan, kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Ia bahkan tak sempat untuk keluar rumah. Begitu hujan deras disertai angin kencang, dengan sigap dirinya melindungi mendekap anaknya yang masih balita. Beruntung anaknya tak mengalami luka sedikitpun. Namun Nur Khoimah mengalami luka di bagian wajah akibat tertimpa bangunan.


“Kejadiannya 14.30 sore terasa cepat. Waktu itu hujan deras dan angin kencang. Saya langsung mendekap anak saya dan tiba-tiba rumahnya roboh. Tapi bersyukur kami masih diberikan keselamatan,” terang Nur.

Mendengar adanya informasi tersebut, Bupati minta rumah korban bisa segera ditangani. Termasuk mengerahkan pihak Dinas Sosial P3A, Baznas, BPBD, kecamatan dan kelurahan sesaat setelah kejadian.

“Kemarin (Selasa, 26/10) kita ada apel siap siaga dengan TNI-Polri, hari ini bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, kita turun kelapangan untuk mengecek langsung korban yang rumahnya roboh. Bersama dengan Baznas kita serahkan langsung bantuan,” tambahnya.

Baca Juga :  Oknum E-Warong di Blora Intimidasi Keluarga Penerima, Ancam Dicoret

Bupati Arief Rohman berpesan agar berbagai pihak untuk saling bergotong-royong dalam membantu membangun rumah milik Sakir, sehingga dapat dihuni kembali. “Kita mohon dari pihak kecamatan, kelurahan, Kepolisian-TNI untuk bisa kerja bakti, untuk segera didirikan rumah ini,” ungkapnya.

Terkait data bencana alam di Kabupaten Blora, saat ini tengah dilakukan inventarisir. Seperti halnya adanya beberapa kejadian di kecamatan lainnya seperti Kedungtuban dan Kradenan. “Sekarang sedang kita invertarisir berapa kejadian di kecamatan lain, seperti Kedungtuban, Kradenan. Sedangkan kondisi rumah roboh (rata dengan tanah) hanya di sini, yang lainnya hanya runtuh gentengnya, seperti di MPP itu hanya atap-atapnya yang runtuh,” paparnya.

Pada musim penghujan ini, Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun jajaran pemerintahan di masing-masing kecamatan untuk mewaspadai potensi bencana alam. Sekarang sudah memasuki musim penghujan. Tentunya harus waspada. Nanti semua tingkatan mulai dari kabupaten hingga kecamatan harus bersinergi.

“Pak camat bersinergi dengan Kapolsek dan Danramil masing-masing bila ada kejadian langsung turun dengan BPBD langsung diatasi sehingga masyarakat bisa kita dampingi” tegasnya.






Reporter: Subekan

BLORA – Bupati Arief Rohman bersama dengan Dandim 0721 dan Kapolres Blora menyerahkan bantuan kepada keluarga korban rumah roboh akibat hujan disertai angin kencang di Dukuh Ngelobener, Kelurahan/Kecamatan Jepon, Blora kemarin. Bantuan berupa sembako, uang tunai senilai Rp 10 juta rupiah dan tenda darurat.

Diketahui, akibat hujan yang disertai angin kencang pada Senin (25/10) lalu, rumah milik Sakir roboh dan rata dengan tanah. Kejadian tersebut menyebabkan istrinya, Nur Khoimah, mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Nur Khoimah menceritakan, kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Ia bahkan tak sempat untuk keluar rumah. Begitu hujan deras disertai angin kencang, dengan sigap dirinya melindungi mendekap anaknya yang masih balita. Beruntung anaknya tak mengalami luka sedikitpun. Namun Nur Khoimah mengalami luka di bagian wajah akibat tertimpa bangunan.

“Kejadiannya 14.30 sore terasa cepat. Waktu itu hujan deras dan angin kencang. Saya langsung mendekap anak saya dan tiba-tiba rumahnya roboh. Tapi bersyukur kami masih diberikan keselamatan,” terang Nur.

Mendengar adanya informasi tersebut, Bupati minta rumah korban bisa segera ditangani. Termasuk mengerahkan pihak Dinas Sosial P3A, Baznas, BPBD, kecamatan dan kelurahan sesaat setelah kejadian.

“Kemarin (Selasa, 26/10) kita ada apel siap siaga dengan TNI-Polri, hari ini bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, kita turun kelapangan untuk mengecek langsung korban yang rumahnya roboh. Bersama dengan Baznas kita serahkan langsung bantuan,” tambahnya.

Baca Juga :  Wajah Baru Alun-Alun Blora, Ditambah Hiasan Asmaul Husna

Bupati Arief Rohman berpesan agar berbagai pihak untuk saling bergotong-royong dalam membantu membangun rumah milik Sakir, sehingga dapat dihuni kembali. “Kita mohon dari pihak kecamatan, kelurahan, Kepolisian-TNI untuk bisa kerja bakti, untuk segera didirikan rumah ini,” ungkapnya.

Terkait data bencana alam di Kabupaten Blora, saat ini tengah dilakukan inventarisir. Seperti halnya adanya beberapa kejadian di kecamatan lainnya seperti Kedungtuban dan Kradenan. “Sekarang sedang kita invertarisir berapa kejadian di kecamatan lain, seperti Kedungtuban, Kradenan. Sedangkan kondisi rumah roboh (rata dengan tanah) hanya di sini, yang lainnya hanya runtuh gentengnya, seperti di MPP itu hanya atap-atapnya yang runtuh,” paparnya.

Pada musim penghujan ini, Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun jajaran pemerintahan di masing-masing kecamatan untuk mewaspadai potensi bencana alam. Sekarang sudah memasuki musim penghujan. Tentunya harus waspada. Nanti semua tingkatan mulai dari kabupaten hingga kecamatan harus bersinergi.

“Pak camat bersinergi dengan Kapolsek dan Danramil masing-masing bila ada kejadian langsung turun dengan BPBD langsung diatasi sehingga masyarakat bisa kita dampingi” tegasnya.






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/