alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Kawah Lumpur Gas Beracun Kesongo Blora Kembali Meletus

BLORA – Lama tak ada kabar, Kesongo kembali meletus. Tingginya sekitar 70 meter. Sontak membuat warga berhamburan. Saat ini belum ada yang berani mendekat ke lokasi. Ditakutkan akan kembali terjadi letusan.

Yatin, warga Sucen, Kesongo mengaku, kejadian sekitar pukul 07.30. Saat ini dia juga masih di lokasi.

“Iya mas. Meletus kembali. Ini yang besar,” jelasnya.


Begitu juga dengan  Bagiyo, warga Desa Jati ini mengaku saat kejadian dia tepat berada di samping Kesongo. “Pukul 07.35 tadi. awalnya suara gemuruh, terus meletus sekitar 70 meteran,” tambahnya.

Cukup lama, sekitar 10 menitan. “Saya persiapan lari. Posisinya di sebelah selatannya,” jelasnya.

Selain dirinya, warga lainnya juga lari menjauh. Sebab semburannya besar sekali. “Para perempuan pada lari,” tambahnya.

Baca Juga :  Resmikan Wall Climbing, Bupati: Blora Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jateng

Hingga berita ini diturunkan, letusan baru terdengar sekali. Biasanya dalam 2 jam-an akan ada letusan lagi. Menurut Bagiyo, letusan biasanya menandai pergantian musim. Pertanda laboh, (bercocok tanam,red).

“Kemungkinan selama 7 hari nanti juga akan menyusul lagi. Warga tidak ada yg berani mendekat,” tukasnya.






Reporter: Subekan

BLORA – Lama tak ada kabar, Kesongo kembali meletus. Tingginya sekitar 70 meter. Sontak membuat warga berhamburan. Saat ini belum ada yang berani mendekat ke lokasi. Ditakutkan akan kembali terjadi letusan.

Yatin, warga Sucen, Kesongo mengaku, kejadian sekitar pukul 07.30. Saat ini dia juga masih di lokasi.

“Iya mas. Meletus kembali. Ini yang besar,” jelasnya.

Begitu juga dengan  Bagiyo, warga Desa Jati ini mengaku saat kejadian dia tepat berada di samping Kesongo. “Pukul 07.35 tadi. awalnya suara gemuruh, terus meletus sekitar 70 meteran,” tambahnya.

Cukup lama, sekitar 10 menitan. “Saya persiapan lari. Posisinya di sebelah selatannya,” jelasnya.

Selain dirinya, warga lainnya juga lari menjauh. Sebab semburannya besar sekali. “Para perempuan pada lari,” tambahnya.

Baca Juga :  Oro-Oro Kesongo Kembali Meletus, Semburkan Lumpur Setinggi 50 Meter

Hingga berita ini diturunkan, letusan baru terdengar sekali. Biasanya dalam 2 jam-an akan ada letusan lagi. Menurut Bagiyo, letusan biasanya menandai pergantian musim. Pertanda laboh, (bercocok tanam,red).

“Kemungkinan selama 7 hari nanti juga akan menyusul lagi. Warga tidak ada yg berani mendekat,” tukasnya.






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/