alexametrics
32.6 C
Kudus
Thursday, July 28, 2022

Janjikan Kerja di Pertamina hingga Gelapkan Mobil Korban, Seorang Warga Gresik Dibekuk Polsek Cepu

BLORA – Seorang pria penyalur tenaga kerja outsourching gadungan warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ditangkap anggota Satreskrim Polsek Cepu. Pria bernama Kusairi alias Agus itu, diduga menipu dengan modus menjanjikan pekerjaan di Pertamina.

Kanit Reskrim Polsek Cepu IPDA Budi Santoso mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari korban. Korban merasa tertipu dengan yang dijanjikan Agus. Korban mengaku akan disalurkan ke berbagai perusahaan terkenal setelah dimintai sejumlah uang.

”Awal mula kejadian, korban (pelapor) diberitahukan oleh saksi 2, bahwa ada lowongan pekerjaan di Cepu. Saksi 2 mendapat berita tersebut dari saksi 1. Lalu korban (pelapor) diberi nomor handphone terlapor (tersangka) oleh saksi 2. Kemudian korban (pelapor) berkomunikasi melalui telepon,” jelas Budi.


Saat korban (pelapor) menghubungi tersangka, terlapor mengaku kepada korban sebagai wakil direktur Pertamina. Tersangka mengaku dapat memasukan orang untuk bekerja di Pertamina Cepu dengan syarat membayar sejumlah uang. Tersangka juga mengaku dapat memasukkan mobil untuk disewa di Pertamina.

Korban pun tertarik. Pada Sabtu (2/7) sekitar pukul 15.30, korban berangkat dari rumah dengan Mobil Toyota Calya K-9441-WF. Sekitar pukul 18.30, korban sampai di Cepu dan janjian bertemu dengan tersangka di warung mi ayam dan bakso Desa Mulyorejo.

Baca Juga :  Gegara Info Hoax, 20 Pemuda di Blora Terlibat Pengeroyokan

Selang beberapa saat, tersangka datang menggunakan pakaian putih dengan papan nama ”AGUS” dan terdapat tulisan wakil direktur Pertamina. Korban pun percaya dan langsung menyerahkan uang tunai Rp 5 juta kepada tersangka serta satu unit mobil Toyota Calya. Dengan alasan akan disewakan ke PT Pertamina. Setelah itu, korban pulang. Tersangka menjanjikan akan bekerja pada 15 Juli.

Selanjutnya, pada 15 Juli korban datang ke Cepu dan bertemu dengan tersangka. Namun, pada hari itu korban tidak bekerja. Sedangkan Mobil Toyota Calya K-9441-WF miliknya digunakan tersangka. Tidak disewakan ke Pertamina. ”Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 5 juta,” bebernya.

IPDA Budi Santoso menyampaikan, dari hasil pemeriksaan didapatkan tersangka mengakui perbuatannya yang sudah menipu dengan modus menawarkan pekerjaan sebagai karyawan di Pertamina.

”Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 372 dan 378 KHUP tentang Penggelapan dan Penipuan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” imbuhnya. (cha/lin)






Reporter: Ahmad Zaimul Chanief

BLORA – Seorang pria penyalur tenaga kerja outsourching gadungan warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ditangkap anggota Satreskrim Polsek Cepu. Pria bernama Kusairi alias Agus itu, diduga menipu dengan modus menjanjikan pekerjaan di Pertamina.

Kanit Reskrim Polsek Cepu IPDA Budi Santoso mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari korban. Korban merasa tertipu dengan yang dijanjikan Agus. Korban mengaku akan disalurkan ke berbagai perusahaan terkenal setelah dimintai sejumlah uang.

”Awal mula kejadian, korban (pelapor) diberitahukan oleh saksi 2, bahwa ada lowongan pekerjaan di Cepu. Saksi 2 mendapat berita tersebut dari saksi 1. Lalu korban (pelapor) diberi nomor handphone terlapor (tersangka) oleh saksi 2. Kemudian korban (pelapor) berkomunikasi melalui telepon,” jelas Budi.

Saat korban (pelapor) menghubungi tersangka, terlapor mengaku kepada korban sebagai wakil direktur Pertamina. Tersangka mengaku dapat memasukan orang untuk bekerja di Pertamina Cepu dengan syarat membayar sejumlah uang. Tersangka juga mengaku dapat memasukkan mobil untuk disewa di Pertamina.

Korban pun tertarik. Pada Sabtu (2/7) sekitar pukul 15.30, korban berangkat dari rumah dengan Mobil Toyota Calya K-9441-WF. Sekitar pukul 18.30, korban sampai di Cepu dan janjian bertemu dengan tersangka di warung mi ayam dan bakso Desa Mulyorejo.

Baca Juga :  Lengkapi Sarana, Dinkes Blora Salurkan 750 Tabung Oksigen

Selang beberapa saat, tersangka datang menggunakan pakaian putih dengan papan nama ”AGUS” dan terdapat tulisan wakil direktur Pertamina. Korban pun percaya dan langsung menyerahkan uang tunai Rp 5 juta kepada tersangka serta satu unit mobil Toyota Calya. Dengan alasan akan disewakan ke PT Pertamina. Setelah itu, korban pulang. Tersangka menjanjikan akan bekerja pada 15 Juli.

Selanjutnya, pada 15 Juli korban datang ke Cepu dan bertemu dengan tersangka. Namun, pada hari itu korban tidak bekerja. Sedangkan Mobil Toyota Calya K-9441-WF miliknya digunakan tersangka. Tidak disewakan ke Pertamina. ”Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 5 juta,” bebernya.

IPDA Budi Santoso menyampaikan, dari hasil pemeriksaan didapatkan tersangka mengakui perbuatannya yang sudah menipu dengan modus menawarkan pekerjaan sebagai karyawan di Pertamina.

”Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 372 dan 378 KHUP tentang Penggelapan dan Penipuan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” imbuhnya. (cha/lin)






Reporter: Ahmad Zaimul Chanief

Most Read

Artikel Terbaru

/