alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Cetak Sejarah, Bandara Ngloram Blora Kembali Buka Penerbangan Komersial

BLORA Kabupaten Blora mencetak sejarah. Bandara Ngloram, Cepu, kembali membuka penerbangan komersial. Ditandai dengan kesuksesan penerbangan perdana dengan maskapai Citilink kemarin. Rutenya dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju ke Bandara Ngloram menggunakan pesawat ATR-72. Tepat pukul 09.55 pesawat lepas landas dari Halim. Tiba di landasan Bandara Ngloram pukul 11.30 dengan mulus.

Dalam penerbangan perdana ini, Bupati Blora Arief Rohman bersama para pejabat dan masyarakat ikut mencetak sejarah. Begitu juga dengan wartawan Jawa Pos Radar Kudus Subekan. Ada juga pejabat dari Kementerian Perhubungan, anggota DPR RI, direktur Citilink, dan beberapa undangan diaspora Blora.

Penerbangan ini memang tidak terlalu tinggi. Dibuktikan pemandangan kota di bawah yang jelas. Pesawat ATR ini, sama seperti pesawat lain. Nyaman dan aman. Serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

BAHAGIA: Wartawan Jawa Pos Radar Kudus (kanan) foto bersama Bupati Blora Arief Rochman (bertopi) dam para pejabat di dalam pesawat Citilink dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandar Udara Ngloram kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Setibanya di Bandara Ngloram, tamu disambut pengalungan untaian bunga dan pertunjukan kesenian barongan Blora dari Desa Kedungtuban. Turut hadir menyambut pesawat penerbangan perdana ini, wakil bupati Blora, bupati Grobogan, bupati Rembang, serta perwakilan bupati Bojonegoro, Tuban, dan Ngawi. Termasuk jajaran Forkopimda Blora.

Sesditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nur Isnin Istiartono mengaku bangga atas beroperasinya kembali bandara di Kabupaten Blora ini. ”Selamat Pak Bupati dan jajarannya. Kami mewakili Pak Menteri Perhubungan sangat mendukung beroperasinya kembali bandara ini (Bandara Nglora, Red). Ini bukan bandara baru. Namun lapangan terbang khusus tahun 1970-an yang nonaktif sejak 1984-an dan kami aktifkan kembali sebagai bandara komersial. Semoga bermanfaat untuk mendukung konektivitas daerah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

BLORA DARI ATAS: Pemandangan alam Kabupaten Blora diambil dari pesawat Citilink yang mengangkut rombongan penerbangan perdana dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandar Udara Ngloram kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Bupati Grobogan Sri Sumarni dan Bupati Rembang Abdul Hafidz yang hadir untuk menyambut penerbangan perdana ini, turut mengungkapkan dukungannya pada Bandara Ngloram. ”Kami bersama Pak Bupati Rembang mengucapkan selamat kepada Blora atas beroperasinya Bandara Ngloram. Tentunya ini tidak hanya untuk Blora, namun juga untuk daerah di sekitarnya, termasuk Grobogan dan Rembang. Semoga semakin mewarnai pilihan transportasi bagi masyarakat dan membuka peluang investasi daerah,” ungkap Sri.

Anggota Komisi IX DPR RI Dapil III Jateng Edy Wuryanto juga mengucapkan selamat bangga dibukanya penerbangan ini. ”Kami sangat mendukung bandara di Blora ini yang sebelumnya jauh dari Semarang, Solo, maupun Surabaya. Tengahnya ya di Cepu, Blora, ini. Kami berharap Blora akan menjadi pusat ekonomi baru di perbatasan Jateng-Jatim,” ucapnya.

Baca Juga :  Lagi, Dinkominfo Blora Sabet Penghargaan Tingkat Nasional

Sementara itu, Hardy Classic, Diaspora asal Blora yang juga pengusaha interior mobil sukses di Jakarta merasa bangga bisa pulang kampung secara secepat. ”Dulu saya dari Jakarta ke Blora naik motor 20 jaman. Kemudian sejak ada tol sekitar 10 jam. Kini, hanya 1,5 jam sudah sampai Blora. Hebat Pak Bupati. Ini kemajuan untuk Blora. Sejarah baru,” ungkapnya pria asal Kecamatan Tunjungan yang juga merambah Youtuber ini.

DISAMBUT: Bupati Blora Arief Rohman dikalungi bunga setelah mendarat di Bandar Udara Ngloram. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Bupati Arief Rohman mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengaktifan kembali bandara dan pembukaan penerbangan perdana ini. ”Terima kasih kepada seluruh pihak. Baik pusat maupun daerah. Awalnya penerbangan ini akan ada subsidi dari pemerintah. Namun atas berbagai masukan, akhirnya tidak jadi dan langsung dilempar ke masyarakat. Alhamdulillah penumpangnya tadi penuh. Ini nanti (kemarin, Red) kembali ke Jakarta juga hampir penuh. Penerbangan akan dilayani sepekan dua kali. Tiap Jumat dan Senin,” ungkapnya.

Menurutnya, bandara ini tidak hanya milik Blora, namun kado dari pemerintah pusat kepada beberapa kabupaten di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. ”Untuk itu, kami undang para pimpinan daerah di sekitar Blora. Semoga bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di Blora dan sekitarnya. Kami optimististis kawasan ini akan menjadi pusat ekonomi baru. Apalagi banyak proyek strategis nasional di kawasan ini,” ujarnya.

Namun, pihaknya masih punya pekerjaan rumah (PR). Berupa memperpanjang landasan dan menambah fasilitas bandara. ”Kami mohon Pak Sesditjen bisa sinergi dengan Pemkab Blora dan Pemprov Jateng untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana di bandara ini,” harapnya.

Kepala Bandara Ariadi Widiawan mengatakan, untuk sementara penerbangan baru dilaksanakan sepekan dua kali, Jumat dan Senin. ”Untuk jam penerbangan dan harga tiketnya bisa dibuka langsung di aplikasi pembelian tiket,” katanya. (lin)

 






Reporter: Subekan

BLORA Kabupaten Blora mencetak sejarah. Bandara Ngloram, Cepu, kembali membuka penerbangan komersial. Ditandai dengan kesuksesan penerbangan perdana dengan maskapai Citilink kemarin. Rutenya dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju ke Bandara Ngloram menggunakan pesawat ATR-72. Tepat pukul 09.55 pesawat lepas landas dari Halim. Tiba di landasan Bandara Ngloram pukul 11.30 dengan mulus.

Dalam penerbangan perdana ini, Bupati Blora Arief Rohman bersama para pejabat dan masyarakat ikut mencetak sejarah. Begitu juga dengan wartawan Jawa Pos Radar Kudus Subekan. Ada juga pejabat dari Kementerian Perhubungan, anggota DPR RI, direktur Citilink, dan beberapa undangan diaspora Blora.

Penerbangan ini memang tidak terlalu tinggi. Dibuktikan pemandangan kota di bawah yang jelas. Pesawat ATR ini, sama seperti pesawat lain. Nyaman dan aman. Serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

BAHAGIA: Wartawan Jawa Pos Radar Kudus (kanan) foto bersama Bupati Blora Arief Rochman (bertopi) dam para pejabat di dalam pesawat Citilink dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandar Udara Ngloram kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Setibanya di Bandara Ngloram, tamu disambut pengalungan untaian bunga dan pertunjukan kesenian barongan Blora dari Desa Kedungtuban. Turut hadir menyambut pesawat penerbangan perdana ini, wakil bupati Blora, bupati Grobogan, bupati Rembang, serta perwakilan bupati Bojonegoro, Tuban, dan Ngawi. Termasuk jajaran Forkopimda Blora.

Sesditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nur Isnin Istiartono mengaku bangga atas beroperasinya kembali bandara di Kabupaten Blora ini. ”Selamat Pak Bupati dan jajarannya. Kami mewakili Pak Menteri Perhubungan sangat mendukung beroperasinya kembali bandara ini (Bandara Nglora, Red). Ini bukan bandara baru. Namun lapangan terbang khusus tahun 1970-an yang nonaktif sejak 1984-an dan kami aktifkan kembali sebagai bandara komersial. Semoga bermanfaat untuk mendukung konektivitas daerah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

BLORA DARI ATAS: Pemandangan alam Kabupaten Blora diambil dari pesawat Citilink yang mengangkut rombongan penerbangan perdana dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandar Udara Ngloram kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Bupati Grobogan Sri Sumarni dan Bupati Rembang Abdul Hafidz yang hadir untuk menyambut penerbangan perdana ini, turut mengungkapkan dukungannya pada Bandara Ngloram. ”Kami bersama Pak Bupati Rembang mengucapkan selamat kepada Blora atas beroperasinya Bandara Ngloram. Tentunya ini tidak hanya untuk Blora, namun juga untuk daerah di sekitarnya, termasuk Grobogan dan Rembang. Semoga semakin mewarnai pilihan transportasi bagi masyarakat dan membuka peluang investasi daerah,” ungkap Sri.

Anggota Komisi IX DPR RI Dapil III Jateng Edy Wuryanto juga mengucapkan selamat bangga dibukanya penerbangan ini. ”Kami sangat mendukung bandara di Blora ini yang sebelumnya jauh dari Semarang, Solo, maupun Surabaya. Tengahnya ya di Cepu, Blora, ini. Kami berharap Blora akan menjadi pusat ekonomi baru di perbatasan Jateng-Jatim,” ucapnya.

Baca Juga :  Soal Data Penerima BLT Minyak Goreng, Bupati Blora: Kewenangan Pusat

Sementara itu, Hardy Classic, Diaspora asal Blora yang juga pengusaha interior mobil sukses di Jakarta merasa bangga bisa pulang kampung secara secepat. ”Dulu saya dari Jakarta ke Blora naik motor 20 jaman. Kemudian sejak ada tol sekitar 10 jam. Kini, hanya 1,5 jam sudah sampai Blora. Hebat Pak Bupati. Ini kemajuan untuk Blora. Sejarah baru,” ungkapnya pria asal Kecamatan Tunjungan yang juga merambah Youtuber ini.

DISAMBUT: Bupati Blora Arief Rohman dikalungi bunga setelah mendarat di Bandar Udara Ngloram. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Bupati Arief Rohman mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengaktifan kembali bandara dan pembukaan penerbangan perdana ini. ”Terima kasih kepada seluruh pihak. Baik pusat maupun daerah. Awalnya penerbangan ini akan ada subsidi dari pemerintah. Namun atas berbagai masukan, akhirnya tidak jadi dan langsung dilempar ke masyarakat. Alhamdulillah penumpangnya tadi penuh. Ini nanti (kemarin, Red) kembali ke Jakarta juga hampir penuh. Penerbangan akan dilayani sepekan dua kali. Tiap Jumat dan Senin,” ungkapnya.

Menurutnya, bandara ini tidak hanya milik Blora, namun kado dari pemerintah pusat kepada beberapa kabupaten di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. ”Untuk itu, kami undang para pimpinan daerah di sekitar Blora. Semoga bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di Blora dan sekitarnya. Kami optimististis kawasan ini akan menjadi pusat ekonomi baru. Apalagi banyak proyek strategis nasional di kawasan ini,” ujarnya.

Namun, pihaknya masih punya pekerjaan rumah (PR). Berupa memperpanjang landasan dan menambah fasilitas bandara. ”Kami mohon Pak Sesditjen bisa sinergi dengan Pemkab Blora dan Pemprov Jateng untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana di bandara ini,” harapnya.

Kepala Bandara Ariadi Widiawan mengatakan, untuk sementara penerbangan baru dilaksanakan sepekan dua kali, Jumat dan Senin. ”Untuk jam penerbangan dan harga tiketnya bisa dibuka langsung di aplikasi pembelian tiket,” katanya. (lin)

 






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/