alexametrics
32 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Sempat Kabur, Pelaku Tabrak Lari di Blora Akhirnya Menyerahkan Diri

BLORA – Tabrak lari terjadi antara Mitsubishi L 300  yang tidak diketahui identitasnya dengan Yamaha Mio dan Honda Megapro menyebabkan satu orang meninggal dunia dan korban lainnya mengalami luka-luka. Sopir truk yang sempat kabur akhirnya  menyerahkan diri. Setelah, ada saksi yang sempat mencatat nomor truk pelaku.

Polisi bergerak cepat untuk mengidentifikasi pemiliknya asal Kudus. Akhirnya pelaku mau menyerahkan diri dan datang ke Kantor Satlantas Polres Blora pukul 01.00.

Tabrak lari ini terjadi sekitar pukul 18.30 kemarin. Saat itu, Moch Syamsul Arifin mengendarai motor Yamaha Mio Nopol K-4908-UN. Dia melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Blora-Cepu. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya ikut wilayah Dukuh Ngelobener, Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, dari depan arah berlawanan, melaju mobil Mitsubishi L 300 yang tidak diketahui identitasnya bermaksud mendahului mobil yang ada di depannya. Sayangnya pelaku terlalu ke kanan, karena jarak sudah terlalu dekat terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut.


“Akibatnya motor korban Moch Syamsul Arifin terjatuh ke kanan. Saat yang bersamaan dari arah berlawanan (Barat ke Timur) ada M. Bayu Aji P yang mengendarai Megapro Nopol K-2178-QE. Karena jarak sudah terlalu dekat, sehingga Yamaha Mio menabrak Megapro tersebut. Bukannya menolong, pelaku yang mengendarai mobil Mitsubishi L 300 malah melarikan diri ke arah timur,” terang Kasat Lantas Polres Blora, AKP Edi Sukamto melalui Kanit Laka Ipda Solikun Niam.

Baca Juga :  Warga Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Seleksi Perades Dibatalkan

Niam menambahkan, terungkapnya mobil tersebut setelah ada saksi yang mencatat nomor polisi mobil tersebut. Setelah itu, pihaknya langsung menindak lanjuti dengan mengecek lewat aplikasi ERI di Samsat. Hasilnya, muncul identitas kendaraan Bermotor Tersebut. “Kita langsung koordinasi dengan anggota Polres Kudus untuk membantu keberadaan kendaraan tersebut. Setelah mendapat nomor pemilik mobilnya, selanjut meminta nomor sopirnya. Dengan negosiasi yang sempat alot, sopir akhirnya menyerahkan diri pukul 01.00 di kantor Laka Lantas Blora,” tambahnya.

Dia menambahkan, akibat tabrak lari tersebut, Moch Syamsul Arifin warga Kamolan meninggal dunia setelah dilarikan kerumah sakit, karena mengalami luka berat. Yaitu patah pergelangan paha kanan dan kiri, serta pergelangan kaki kiri. Kepala atas juga robek. Sementara M. Bayu Aji P, Warga Kecamatan Jepon yang juga pengendara Honda Megapro Nopol K-2178-QE mengalami luka lecet dna sempat terpental.

Saat ini pelaku masih diamankan di Satlantas Polres Blora. Rencananya, hari ini akan ada gelar perkara dan olah TKP. “Hasilnya gimana, menunggu hasilnya besok. Pelaku juga dalam kondisi sehat,” tegasnya. (ali)






Reporter: Subekan

BLORA – Tabrak lari terjadi antara Mitsubishi L 300  yang tidak diketahui identitasnya dengan Yamaha Mio dan Honda Megapro menyebabkan satu orang meninggal dunia dan korban lainnya mengalami luka-luka. Sopir truk yang sempat kabur akhirnya  menyerahkan diri. Setelah, ada saksi yang sempat mencatat nomor truk pelaku.

Polisi bergerak cepat untuk mengidentifikasi pemiliknya asal Kudus. Akhirnya pelaku mau menyerahkan diri dan datang ke Kantor Satlantas Polres Blora pukul 01.00.

Tabrak lari ini terjadi sekitar pukul 18.30 kemarin. Saat itu, Moch Syamsul Arifin mengendarai motor Yamaha Mio Nopol K-4908-UN. Dia melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Blora-Cepu. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya ikut wilayah Dukuh Ngelobener, Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, dari depan arah berlawanan, melaju mobil Mitsubishi L 300 yang tidak diketahui identitasnya bermaksud mendahului mobil yang ada di depannya. Sayangnya pelaku terlalu ke kanan, karena jarak sudah terlalu dekat terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut.

“Akibatnya motor korban Moch Syamsul Arifin terjatuh ke kanan. Saat yang bersamaan dari arah berlawanan (Barat ke Timur) ada M. Bayu Aji P yang mengendarai Megapro Nopol K-2178-QE. Karena jarak sudah terlalu dekat, sehingga Yamaha Mio menabrak Megapro tersebut. Bukannya menolong, pelaku yang mengendarai mobil Mitsubishi L 300 malah melarikan diri ke arah timur,” terang Kasat Lantas Polres Blora, AKP Edi Sukamto melalui Kanit Laka Ipda Solikun Niam.

Baca Juga :  Antisipasi Kerumunan Malam Tahun Baru, Fasilitas Umum di Blora Ditutup

Niam menambahkan, terungkapnya mobil tersebut setelah ada saksi yang mencatat nomor polisi mobil tersebut. Setelah itu, pihaknya langsung menindak lanjuti dengan mengecek lewat aplikasi ERI di Samsat. Hasilnya, muncul identitas kendaraan Bermotor Tersebut. “Kita langsung koordinasi dengan anggota Polres Kudus untuk membantu keberadaan kendaraan tersebut. Setelah mendapat nomor pemilik mobilnya, selanjut meminta nomor sopirnya. Dengan negosiasi yang sempat alot, sopir akhirnya menyerahkan diri pukul 01.00 di kantor Laka Lantas Blora,” tambahnya.

Dia menambahkan, akibat tabrak lari tersebut, Moch Syamsul Arifin warga Kamolan meninggal dunia setelah dilarikan kerumah sakit, karena mengalami luka berat. Yaitu patah pergelangan paha kanan dan kiri, serta pergelangan kaki kiri. Kepala atas juga robek. Sementara M. Bayu Aji P, Warga Kecamatan Jepon yang juga pengendara Honda Megapro Nopol K-2178-QE mengalami luka lecet dna sempat terpental.

Saat ini pelaku masih diamankan di Satlantas Polres Blora. Rencananya, hari ini akan ada gelar perkara dan olah TKP. “Hasilnya gimana, menunggu hasilnya besok. Pelaku juga dalam kondisi sehat,” tegasnya. (ali)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/