alexametrics
31 C
Kudus
Saturday, June 4, 2022

Terapkan Prokes, Kapasitas Jemaah Misa Kenaikan Isa Almasih di Gereja Blora Diisi 10 Persen

BLORA – Umat kristiani di Blora melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus kemarin. Salah satunya di Gereja Bethany. Tempat ibadah dengan kapasitas 2.000 jemaat itu, masih menerapkan protokol kesehatan (prokes). Dengan diisi hanya sekitar 250-300 jemaat.

Ibadah dimulai sekitar pukul 17.00 kemarin. Sekitar satu jam sebelum dimulai, jemaat sudah perlahan datang. Di area parkir juga sedang dilakukan sterilisasi oleh kepolisian. Dengan mengerahkan anjing pelacak.

Hewan itu mengendus setiap kendaraan di parkiran. Kedatangan anjing pelacak itu, disambut anjing-anjing lain di sekitar parkiran gereja. Sekitar 15 menit kemudian, penyisiran selesai.


Menjelang dimulainya ibadah, jemaat-jemaat mulai berdatangan. Di teras gereja sudah disediakan lima kran cuci tangan. Di dekat pintu masuk ada meja tisu. Staf-staf gereja berjaga di samping pintu menyambut kedatangan jemaat.

Sekitar pukul 17.00, band gereja sudah memainkan musik. Ade, salah satu fulltimer atau staf Gereja Bethany menyampaikan, ibadah Kenaikan Yesus Kristus tahun ini diikuti hanya sekitar 250-300 jemaat. Sementara, kapasitas gereja sendiri bisa menampung sekitar 2.000 jemaat.

Meski demikian, jumlah jemaat tahun ini menurutnya lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu, saat masih ketat-ketatnya aturan prokes. ”Ada peningkatan sebelum pandemi. Tapi masih tetap prokes,” katanya.

Terkait dengan rangkaian kegiatan, Ade menjelaskan, ibadah seperti ibadah Minggu. Perbedaannya di materi khutbah. Di momen kenaikan Yesus Kristus tahun ini, pihaknya berharap jemaat gereja bisa tumbuh dalam firman Tuhan dan memiliki pengharapan akan masa depan.

Baca Juga :  Sukses Didarati Citilink, Bandara Ngloram Cepu Siap Sambut Maskapai Wings Air

Sementara itu, di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kabupaten Blora, agenda ini merupakan kebaktian sejenis pertama di gereja setelah munculnya Covid-19. Hanya diikuti 120 jemaat yang hadir langsung. Jamaah yang tidak bisa hadir, masih dapat mengikuti secara daring melalui kanal Youtube.

”Jemaat yang hadir 120 orang. Pas pandemi kemarin (2020 dan 2021, Red) tidak melaksanakan secara langsung begini. Hanya via aplikasi konferensi dan streaming,” ungkap Lilik Hernanto, ketua Majlis Jemaat GKI Blora.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini, tampak para jemaat masih menerapkan prokes. Di halaman gereja disediakan cuci tangan. Sebelum masuk gereja juga disediakan hand sanitizer dan masker.

”Kami juga masih menerapkan prokes. Kapasitas gereja 400 jemaat, tapi yang hadir hanya 120. Kursi yang biasanya maksimal untuk empat jemaat, hanya diisi dua sampai tiga jemaat,” jelasnya.

Acara berlangsung hingga sekitar pukul 10.15. Tampak petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Blora, Polantas Polres Blora, serta anggota Koramil Blora Kota mengamankan kebaktian hingga rampung.

Pengamanan di GKI merupakan satu di antara delapan gereja yang diamankan oleh petugas gabungan itu. Kebaktian di beberapa gereja dilaksanakan sore hari, seperti di Gereja Bethany dan di Gereja Bala Keselamatan Blora. (vah/cha/lin)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

BLORA – Umat kristiani di Blora melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus kemarin. Salah satunya di Gereja Bethany. Tempat ibadah dengan kapasitas 2.000 jemaat itu, masih menerapkan protokol kesehatan (prokes). Dengan diisi hanya sekitar 250-300 jemaat.

Ibadah dimulai sekitar pukul 17.00 kemarin. Sekitar satu jam sebelum dimulai, jemaat sudah perlahan datang. Di area parkir juga sedang dilakukan sterilisasi oleh kepolisian. Dengan mengerahkan anjing pelacak.

Hewan itu mengendus setiap kendaraan di parkiran. Kedatangan anjing pelacak itu, disambut anjing-anjing lain di sekitar parkiran gereja. Sekitar 15 menit kemudian, penyisiran selesai.

Menjelang dimulainya ibadah, jemaat-jemaat mulai berdatangan. Di teras gereja sudah disediakan lima kran cuci tangan. Di dekat pintu masuk ada meja tisu. Staf-staf gereja berjaga di samping pintu menyambut kedatangan jemaat.

Sekitar pukul 17.00, band gereja sudah memainkan musik. Ade, salah satu fulltimer atau staf Gereja Bethany menyampaikan, ibadah Kenaikan Yesus Kristus tahun ini diikuti hanya sekitar 250-300 jemaat. Sementara, kapasitas gereja sendiri bisa menampung sekitar 2.000 jemaat.

Meski demikian, jumlah jemaat tahun ini menurutnya lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu, saat masih ketat-ketatnya aturan prokes. ”Ada peningkatan sebelum pandemi. Tapi masih tetap prokes,” katanya.

Terkait dengan rangkaian kegiatan, Ade menjelaskan, ibadah seperti ibadah Minggu. Perbedaannya di materi khutbah. Di momen kenaikan Yesus Kristus tahun ini, pihaknya berharap jemaat gereja bisa tumbuh dalam firman Tuhan dan memiliki pengharapan akan masa depan.

Baca Juga :  Sukses Didarati Citilink, Bandara Ngloram Cepu Siap Sambut Maskapai Wings Air

Sementara itu, di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kabupaten Blora, agenda ini merupakan kebaktian sejenis pertama di gereja setelah munculnya Covid-19. Hanya diikuti 120 jemaat yang hadir langsung. Jamaah yang tidak bisa hadir, masih dapat mengikuti secara daring melalui kanal Youtube.

”Jemaat yang hadir 120 orang. Pas pandemi kemarin (2020 dan 2021, Red) tidak melaksanakan secara langsung begini. Hanya via aplikasi konferensi dan streaming,” ungkap Lilik Hernanto, ketua Majlis Jemaat GKI Blora.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini, tampak para jemaat masih menerapkan prokes. Di halaman gereja disediakan cuci tangan. Sebelum masuk gereja juga disediakan hand sanitizer dan masker.

”Kami juga masih menerapkan prokes. Kapasitas gereja 400 jemaat, tapi yang hadir hanya 120. Kursi yang biasanya maksimal untuk empat jemaat, hanya diisi dua sampai tiga jemaat,” jelasnya.

Acara berlangsung hingga sekitar pukul 10.15. Tampak petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Blora, Polantas Polres Blora, serta anggota Koramil Blora Kota mengamankan kebaktian hingga rampung.

Pengamanan di GKI merupakan satu di antara delapan gereja yang diamankan oleh petugas gabungan itu. Kebaktian di beberapa gereja dilaksanakan sore hari, seperti di Gereja Bethany dan di Gereja Bala Keselamatan Blora. (vah/cha/lin)






Reporter: Vachry Rizaldi Luthfipambudi

Most Read

Artikel Terbaru

/