Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indeks Literasi Blora Tertinggi Ketiga di Jateng, Skor Tembus 74,37 Persen

A
Penulis: Ali Mustofa❯
ANTUSIAS: Para pelajar saat mencari buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora, beberapa waktu lalu. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
ANTUSIAS: Para pelajar saat mencari buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora, beberapa waktu lalu. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

Advertisement

BLORA – Kabupaten Blora menempati posisi ketiga sebagai daerah dengan indeks literasi tertinggi di Jawa Tengah.

Capaian tersebut mencerminkan masih kuatnya minat baca masyarakat, khususnya kalangan generasi muda dan pelajar.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora Mohamad Toha Mustafa menyampaikan, daerahnya berhasil meraih skor indeks literasi sebesar 74,37 persen.

Advertisement

Menurutnya, pencapaian ini tidak terlepas dari sejarah panjang perkembangan literasi di Blora serta kontribusi sejumlah tokoh yang dikenal hingga tingkat dunia.

Dua nama yang menjadi bagian penting dari sejarah literasi daerah tersebut adalah Pramoedya Ananta Toer dan Tirto Adhi Soerjo.

“Mereka menjadi bagian dari sejarah literasi daerah,” jelasnya.

Advertisement

Untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut, DPK Blora terus mengembangkan gerakan literasi mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengukuhkan Bunda Literasi di tingkat desa.

Program tersebut juga mendapat apresiasi dari Perpustakaan Nasional.

Sebanyak 295 desa di Blora disiapkan memiliki Bunda Literasi sebagai penggerak budaya membaca di masyarakat.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer