Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Perhubungan Nasional: Saatnya Dishub Menjadi Penggerak Pembangunan Daerah

A
Penulis: Ali Mustofa❯
A. Mahbub Djunaidi
A. Mahbub Djunaidi

Advertisement

 
Oleh: A. Mahbub Djunaidi, Penulis Buku “Membaca Zaman Menulis Makna”

Setiap 17 September kita memperingati Hari Perhubungan Nasional. Ini merupakan momentum Dishub naik kelas, ada perubahan paradigma, berani mengubah indikator output menjadi outcome.

Indikator keberhasilan Dishub tidak hanya diukur dari berapa banyak rambu yang dipasang, berapa kendaraan yang diuji, berapa kegiatan sosialisasi dilakukan, atau berapa kali operasi penertiban digelar.

Advertisement

Tetapi juga merencanakan berapa kecelakaan yang berhasil dicegah? Berapa titik rawan yang berhasil ditangani? Berapa waktu tempuh masyarakat yang berhasil dipangkas? Berapa biaya transportasi yang dapat ditekan?

Berapa banyak masyarakat desa yang mendapatkan akses transportasi? Berapa banyak anak sekolah yang dapat bepergian dengan lebih aman? Apakah masyarakat terlindungi ketika melintasi perlintasan kereta api? Inilah ukuran yang lebih dekat dengan kepentingan rakyat.

Karena itu, Dishub perlu memiliki inovasi: “Satu Titik Rawan, Satu Solusi.”

Advertisement

Tentukan titik-titik paling rawan kecelakaan, audit penyebabnya, apakah karena penerangan, marka, kondisi jalan, kecepatan kendaraan, persimpangan, perilaku pengendara,  atau faktor lainnya. Selanjutnya tentukan siapa melakukan apa, bagaimana anggarannya dan kapan harus selesai. 

Waspadai Perlintasan Kereta Api

Di berbagai daerah masih terdapat perlintasan kereta api yang bersinggungan dengan jalan kabupaten, jalan kecamatan maupun jalan desa. Sebagian merupakan akses penting masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Di sini ada persoalan yang perlu mendapat solusi. Ketika pemerintah daerah hendak melakukan penanganan, muncul persoalan kewenangan dan anggaran.

Advertisement

Artikel Terkait

Dishub Semarang Gelar Promo Parkir Rp 81 dengan Pembayaran QRIS Selama Tiga Hari

Dishub Semarang Gelar Promo Parkir Rp 81 dengan Pembayaran QRIS Selama Tiga Hari

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memberlakukan promo tarif parkir sebesar Rp 81 bagi masyarakat yang membayar menggunakan QRIS pada 23–25 September 2026.

Korban Tewas Kecelakaan KA Peti Kemas di Perlintasan Kokrosono Semarang Bertambah Jadi Dua Orang

Korban Tewas Kecelakaan KA Peti Kemas di Perlintasan Kokrosono Semarang Bertambah Jadi Dua Orang

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan kereta api barang peti kemas di perlintasan sebidang Kokrosono, Pindrikan, Kecamatan Semarang Tengah, bertambah menjadi dua orang.

1,09 Juta Penumpang Gunakan Layanan KAI Daop 4 Semarang Saat Libur Sekolah 2026

1,09 Juta Penumpang Gunakan Layanan KAI Daop 4 Semarang Saat Libur Sekolah 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat pelayanan yang luar biasa selama liburan sekolah tahun 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer