Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Bentuk Tim Khusus Ajukan Barongan Blora Diakui Unesco

A
BUDAYA TAK BENDA : Barongan Blora yang sedang menunjukkan aksi saat karnaval di Alun-alun Blora
BUDAYA TAK BENDA : Barongan Blora yang sedang menunjukkan aksi saat karnaval di Alun-alun Blora

BLORA - Kabupaten Blora tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengusulkan Barongan sebagai Warisan Budaya Takbenda atau Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO.


Advertisement

Upaya tersebut dilakukan dengan membentuk tim khusus pengajuan. 

Sekretaris Daerah Blora Komang Gede Irawadi mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Blora  telah membentuk sejumlah tim teknis bersama dengan Komunitas Barongan Kabupaten Blora.

Advertisement

Hal itu termasuk membuat action plan guna mempersiapkan langkah-langkah dan dokumen yang perlu untuk dilengkapi dalam pengusulan Seni Budaya Barongan ke Unesco.

“Kami segera akan buat tim,kami mapping apa-apa saja tugas sesuai tupoksinya. Kami bersama harus punya niat mewujudkan Barongan ini untuk diusulkan ke UNESCO, tapi harus dipersiapkan dengan matang sejak saat ini,” jelasnya.

Tim Teknis Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen RI Panca Waluyo menjelaskan, terkait dengan nilai strategis Barongan bagi Kabupaten Blora, tahap penyusunan berkas nominasi ICH UNESCO mulai dari data dan kelengkapan dokumen yang diperlukan.

Advertisement

Dukungan serta peran dari OPD hingga komunitas, serta timeline kerja pengusulan Barongan Blora menuju ICH UNESCO.

Tim Kemendikdasmen RI Erna Purwaningsih juga menjelaskan, terkait dengan pelestarian kebudayaan hingga terkait dengan norma, standar, dan prosedur dalam ICH UNESCO.

Ia mengungkapkan bahwa Barongan ini penting untuk diusulkan ke UNESCO.

“Harapannya Barongan tersebut dapat mengangkat nama Indonesia dan go internasional,” katanya.

Terlebih, Barongan Blora telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kemendikbud RI, pada tahun 2017 lalu.

“Ini sangat relevan bahwa dengan rencana Barongan ini diusulkan ke UNESCO, yang pertama ini sudah kami lindungi. Pengusulan ini wujud perlindungan kami terhadap budaya yang dimiliki, jadi dengan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2017 ini menjadi salah satu syarat untuk bisa diusulkan,” terang Erna. (ari)

Advertisement

Artikel Terkait

Batik Jati Lestari: Identitas dan Kekuatan Ekonomi Blora

Batik Jati Lestari: Identitas dan Kekuatan Ekonomi Blora

Memakai batik adalah simbol kebanggaan. Tetapi menjaga batik agar tetap hidup, berkembang, dikenal, dan memberikan manfaat bagi masyarakat adalah tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Merawat Budaya, Menghargai Karya Anak Bangsa

Merawat Budaya, Menghargai Karya Anak Bangsa

Gagasan untuk membawa Barongan Blora menuju Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO menjadi salah satu contoh menarik.

Fadli Zon Dukung Ukir Jepara Menuju Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Fadli Zon Dukung Ukir Jepara Menuju Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendukung seni ukir Jepara menjadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO melalui peluncuran buku TATAH.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer