Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengamat Budaya Sebut Barongan Blora Layak Diusulkan ke UNESCO

E
Penulis: Eko Santoso❯
KOLABORASI: Jajaran birokrat Pemerintah Kabupaten Blora saat menyambangi ITB.
KOLABORASI: Jajaran birokrat Pemerintah Kabupaten Blora saat menyambangi ITB.

BLORA – Barongan sebagai budaya khas Kabupaten Blora dianggap layak diusulkan ke UNESCO. Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). 


Advertisement

Salah satu pengamat budaya Muksin mengatakan Barongan layak untuk diajukan ke UNESCO.

Oleh sebab itu ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama dan berusaha. 

"Yakni mengangkat barongan ini ke kancah Nasional dan Internasional," ujarnya. 

Advertisement

Hal senada juga diucapkan oleh Panca Waluyo tim teknis dirjen pendidikan vokasi kemendikdasmen yang menyatakan siap untuk membantu pemkab Blora mengangkat Barongan untuk dikenal baik di dalam negeri dan luar negeri. 

"Saya pernah ikut membantu ponorogo untuk reog bisa diakui secara internasional dan saya tentu siap membantu Blora mengangkat Barongan agar lebih dikenal dan diakui di tingkat internasional," ucapnya.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Blora menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk pembahasan usulan warisan budaya tak benda.

Advertisement

Upaya tersebut pemerintah Kabupaten Blora untuk merawat jati diri dan warisan budaya. 

Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan jika salah satu kekayaan budaya di Blora adalah kesenian Barongan.

Kesenian itu mengandung nilai sejarah, sosial, spiritual, dan kearifan lokal masyarakat Blora.

Oleh karena itu, upaya pengusulan Barongan sebagai warisan budaya tak benda merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan nilai budaya di tengah arus modernisasi. 

"Bagi kami, barongan bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi representasi relasi manusia dengan alam, solidaritas sosial, dan nilai keberlanjutan yang telah hidup dalam masyarakat Blora," harapnya. 

Melalui rapat koordinasi tersebut pihaknya berharap terumuskan kerja sama yang jelas, terukur, dan berkelanjutan, baik dalam penguatan pengusulan Barongan sebagai warisan budaya tak benda.

Serta semakin kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blora dan ITB dalam menghadirkan pembangunan berbasis riset dan inovasi.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Institut Teknologi Bandung atas komitmen dan dukungan yang diberikan. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blora dan berkontribusi bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan," tambahnya. (tos)

Advertisement

Artikel Terkait

Kementerian Kebudayaan Siap Kawal Usulan Barongan Blora Masuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Kementerian Kebudayaan Siap Kawal Usulan Barongan Blora Masuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Kesenian Barongan Blora mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia untuk diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) dunia melalui UNESCO.

Batik Jati Lestari: Identitas dan Kekuatan Ekonomi Blora

Batik Jati Lestari: Identitas dan Kekuatan Ekonomi Blora

Memakai batik adalah simbol kebanggaan. Tetapi menjaga batik agar tetap hidup, berkembang, dikenal, dan memberikan manfaat bagi masyarakat adalah tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Merawat Budaya, Menghargai Karya Anak Bangsa

Merawat Budaya, Menghargai Karya Anak Bangsa

Gagasan untuk membawa Barongan Blora menuju Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO menjadi salah satu contoh menarik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer