Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

953 Porsi MBG Dikembalikan ke SPPG Karangjati 1 Imbas Keracunan

A

 


Advertisement

 

PENGEMBALIAN MAKANAN: Tim distribusi MBG dari SPPG Karangjati 1 mengambil makanan yang dikembalikan oleh pihak SPPG Karangjati 1 di SMPN 1 Blora.
PENGEMBALIAN MAKANAN: Tim distribusi MBG dari SPPG Karangjati 1 mengambil makanan yang dikembalikan oleh pihak SPPG Karangjati 1 di SMPN 1 Blora.

BLORA - Sebanyak 953 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Blora dikembalikan ke Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Karangjati 1. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya keracunan siswa terulang kembali.

Advertisement

Kepala SMPN 1 Blora Ainur Rofiq mengatakan, ratusan porsi MBG yang berisi nasi, kuah soto, tauge, tempe dan ayam dikembalikan kepada pihak SPPG. Pengembalian MBG itu hasil dari rekomendasi Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

“Kami meminta himbauan dan saran kepada lintas sektoral yakni Disdik dan Dinkes Blora. Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan,” ungkapnya.

Pihaknya menyampaikan, untuk kondisi anak-anak sudah berangsur membaik. Total siswa terdampak ada 204 anak,untuk di Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) Blora yang rawat jalan ada 67 anak, rawat inap 14 anak dan rawat inap di RSUD Blora ada dua anak.

Advertisement

“Untuk keluhannya diare dan mules. Dari sekolah juga bertanggung jawab penuh dengan mengantarkan anak didik ke rumah sakit, mendampingi sampai ada yang menelfon orang tua korban. Gurunya juga ada yang menunggu di IGD dan ruangan rawat,” ujarnya.

Kepala SPPG Karangjati 1 Nur Intan Permatasari mengakui, ada pengembalian MBG di SMPN 1 Blora sebanyak 950 porsi. Untuk tim satgas juga sudah memeriksa dapur.

“Untuk hasil dan sampel makanan sudah diambil satgas, tinggal menunggu hasil pemeriksaan. Untuk yang diperiksa menu makanannya itu susu, ayam, sayur pakcoy, wortel dan melon,” ungkapnya. (ari)

Advertisement
Editor : Mahendra Aditya

Artikel Terkait

50 Dapur SPPG di Jepara Belum Beroperasi, Sejumlah Sekolah Tak Lagi Terima MBG

50 Dapur SPPG di Jepara Belum Beroperasi, Sejumlah Sekolah Tak Lagi Terima MBG

Sebanyak 50 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum beroperasi. Selain itu, delapan dapur lainnya tengah di-suspend buntut dugaan keracunan maupun sanksi administratif.

Hanya Ganti Frasa Esensi Masih Sama, Insentif SPPG Tidak Lagi Rp 6 Juta Kini Rp 2.000 per Porsi

Hanya Ganti Frasa Esensi Masih Sama, Insentif SPPG Tidak Lagi Rp 6 Juta Kini Rp 2.000 per Porsi

Sebelumnya SPPG digelontorkan insentif Rp 6 juta, kini skema pencarian mengalami penyesuaian. Dengan perhitungan per porsi Rp 2 ribu.

Ratusan Penyintas Keracunan MBG Jepara, Satgas Kabupaten Tak Berwenang Tutup Dapur

Ratusan Penyintas Keracunan MBG Jepara, Satgas Kabupaten Tak Berwenang Tutup Dapur

Gangguan kesehatan yang dialami baik siswa maupun guru, beberapa kali terjadi di Jepara. Namun Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) tak mendapatkan sanksi tegas. Alih-alih dicabut izinnya, SPPG hanya berhenti sementara

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer