alexametrics
31.6 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Usai Lebaran, Pemkab Jadwalkan Perbaikan Jalan Kunduran Blora

BLORA – Sebagian Jalan Provinsi di wilayah Kabupaten Blora akan ditingkatkan. Peningkatan jalan dengan beton rigid akan dilakukan usai arus balik mudik lebaran tahun ini. Hal itu disampaikan Umar, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Purwodadi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang giat menambal jalan-jalan yang rusak. Seperti yang ada di Ngawen, Pasar Kunduran, serta Perbatasan Blora-Grobogan hingga pertigaan Gagaan Kunduran. Hal itu dilakukan sebagai upaya perbaikan sementara. Mengingat saat ini kerusakan jalan cukup parah dan secara waktu sudah mendekati musim mudik lebaran.

”Pembangunan kali ini sifatnya sementara. Karena kalau rigid jelas tidak mungkin. Tanda tangan kontrak baru dilakukan pertengahan Ramadan lalu. Jadi setelah lebaran baru dikerjakan,” Jelasnya


Pihaknya menjelaskan mengenai peningkatan jalan akan dilakukan setelah musim mudik sudah selesai. Diprediksi arus balik mudik lebaran tahun ini akan berlangsung hingga 9 Mei 2022. 

Baca Juga :  Digelar Lesehan di Kampung Samin, setelah Pelantikan Ziarah Bersama

Peningkatan jalan rencana dilakukan mulai perbatasan Blora-Grobogan ke arah timur dengan panjang sekurang-kurangnya 600 meter. Paket pengerjaan itu dengan pengerasan beton semen rigid dengan pagu anggaran Rp 5 miliar.

Umar menambahkan, untuk peningkatan jalan tahun ini terhitung sedikit. Sebab menurutnya anggaran pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah terkena imbas refocusing anggaran untuk penanganan Covid 19. Selain itu, anggaran juga dirasa terbatas, terlebih banyak jalan di provinsi Jawa Tengah yang diusulkan agar diperbaiki atau ditingkatkan. Sehingga menurutnya harus ada skala prioritas pembangunan.

“Karena anggaran di Jawa Tengah terbatas, maka harus diukur skala prioritasnya. Jadi peningkatan dilakukan di perbatasan dulu, sebagai sambutan masuk kabupaten Blora. Untuk jalan rusak yang ada di sekitar pasar Kunduran dan lainnya, kemungkinan baru bisa tahun 2023,” jelas Umar.  (cha/ali)

BLORA – Sebagian Jalan Provinsi di wilayah Kabupaten Blora akan ditingkatkan. Peningkatan jalan dengan beton rigid akan dilakukan usai arus balik mudik lebaran tahun ini. Hal itu disampaikan Umar, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Purwodadi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang giat menambal jalan-jalan yang rusak. Seperti yang ada di Ngawen, Pasar Kunduran, serta Perbatasan Blora-Grobogan hingga pertigaan Gagaan Kunduran. Hal itu dilakukan sebagai upaya perbaikan sementara. Mengingat saat ini kerusakan jalan cukup parah dan secara waktu sudah mendekati musim mudik lebaran.

”Pembangunan kali ini sifatnya sementara. Karena kalau rigid jelas tidak mungkin. Tanda tangan kontrak baru dilakukan pertengahan Ramadan lalu. Jadi setelah lebaran baru dikerjakan,” Jelasnya

Pihaknya menjelaskan mengenai peningkatan jalan akan dilakukan setelah musim mudik sudah selesai. Diprediksi arus balik mudik lebaran tahun ini akan berlangsung hingga 9 Mei 2022. 

Baca Juga :  Pemkab Blora Bentuk Posko Aduan dan Tim Investigasi Perades

Peningkatan jalan rencana dilakukan mulai perbatasan Blora-Grobogan ke arah timur dengan panjang sekurang-kurangnya 600 meter. Paket pengerjaan itu dengan pengerasan beton semen rigid dengan pagu anggaran Rp 5 miliar.

Umar menambahkan, untuk peningkatan jalan tahun ini terhitung sedikit. Sebab menurutnya anggaran pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah terkena imbas refocusing anggaran untuk penanganan Covid 19. Selain itu, anggaran juga dirasa terbatas, terlebih banyak jalan di provinsi Jawa Tengah yang diusulkan agar diperbaiki atau ditingkatkan. Sehingga menurutnya harus ada skala prioritas pembangunan.

“Karena anggaran di Jawa Tengah terbatas, maka harus diukur skala prioritasnya. Jadi peningkatan dilakukan di perbatasan dulu, sebagai sambutan masuk kabupaten Blora. Untuk jalan rusak yang ada di sekitar pasar Kunduran dan lainnya, kemungkinan baru bisa tahun 2023,” jelas Umar.  (cha/ali)

Most Read

Artikel Terbaru

/