alexametrics
24.1 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Polri bakal Bangun RS Bhayangkara di Blora

BLORA – Kepolisian Republik Indonesia bakal membangun rumah sakit Bhayangkara di Blora. Kemarin rencana itu ditindaklanjuti Polda Jawa Tengah dengan berkunjungan ke Kota Samin.

Kunjungan dipimpin Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karorena) Polda Jateng, Kombes Pol. Handoyo. Diterima langsung oleh Bupati Arief Rohman di rumah dinasnya. Selanjutnya, bupati mengajak Kombes Handoyo dan tim dari Polda Jateng untuk melakukan survei calon lokasi pembangunan rumah sakit di Kecamatan Kunduran. Tepatnya di Desa Jagong. Lahan Kantor UPT Pertanian, Kecamatan Kunduran.

“Kami datang ke Kabupaten Blora untuk menindaklanjuti usulan Bapak Bupati ke Mabes Polri terkait pembangunan RS Bhayangkara di sini. Sehingga kita ingin menyusun tahapan yang akan dilakukan. Sekaligus melakukan survei lapangan yang akan dijadikan lokasi pembangunan rumah sakit,” ucap Kombes Handoyo.


Pihaknya berharap, lahannya siap untuk langsung dilakukan pembangunan. Sebab dalam perencanaannya tidak ada anggaran pengadaan lahan. “Alhamdulillah setelah kita cek, ternyata kesiapan Pak Bupati dan jajarannya cepat sekali. Lahannya ada dan cukup luas. Sekitar 2 ha. Berada di tepi jalan raya. Kami cocok, dan meminta kalau bisa segera dilakukan MoU untuk hibah lahan. Agar pembangunan bisa segera kita lakukan,” lanjut Kombes Handoyo.

Baca Juga :  Waduh, Jalan Kepoh di Blora Tak Tersentuh Perbaikan selama 20 Tahun

Menurutnya, jika ini bisa dilakukan, Insya’Allah 2022 perencanaan mulai dimatangkan. Penganggarannya sehingga bisa segera dibangun 2023. Gedungnya nanti bisa saja 4 lantai. Bertahap menjadi RS tipe B. “Kita ingin ikut membangun pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora dan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Arief Rohman menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran tim dari Polda Jateng yang dipimpin Kombes Pol Handoyo untuk mematangkan rencana pembangunan rumah sakit ini. “Maturnuwun Pak Kombes sudah datang ke Blora. Beberapa waktu lalu Mabes sudah menghubungi saya tentang jadi tidaknya rencana pembangunan RS ini. Maka kita matur bahwa menunggu kunjungan lapangan dari Polda. Kita berharap RS Bhayangkara yang akan dibangun ini nanti berkualifikasi tipe B. Sehingga Blora tidak perlu jauh-jauh merujuk ke Solo atau Semarang,” kata bupati.

Menurutnya, RSUD yang dimiliki Blora dan Cepu masih tipe C serta D. Sehingga nanti jika ada pasien rujukan kelak cukup ke RS Bhayangkara di Kunduran ini. Sekaligus sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora. “Kita juga merencanaan pembangunan satu rumah sakit lagi di Randublatung,” lanjut bupati. (ali)






Reporter: Subekan

BLORA – Kepolisian Republik Indonesia bakal membangun rumah sakit Bhayangkara di Blora. Kemarin rencana itu ditindaklanjuti Polda Jawa Tengah dengan berkunjungan ke Kota Samin.

Kunjungan dipimpin Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karorena) Polda Jateng, Kombes Pol. Handoyo. Diterima langsung oleh Bupati Arief Rohman di rumah dinasnya. Selanjutnya, bupati mengajak Kombes Handoyo dan tim dari Polda Jateng untuk melakukan survei calon lokasi pembangunan rumah sakit di Kecamatan Kunduran. Tepatnya di Desa Jagong. Lahan Kantor UPT Pertanian, Kecamatan Kunduran.

“Kami datang ke Kabupaten Blora untuk menindaklanjuti usulan Bapak Bupati ke Mabes Polri terkait pembangunan RS Bhayangkara di sini. Sehingga kita ingin menyusun tahapan yang akan dilakukan. Sekaligus melakukan survei lapangan yang akan dijadikan lokasi pembangunan rumah sakit,” ucap Kombes Handoyo.

Pihaknya berharap, lahannya siap untuk langsung dilakukan pembangunan. Sebab dalam perencanaannya tidak ada anggaran pengadaan lahan. “Alhamdulillah setelah kita cek, ternyata kesiapan Pak Bupati dan jajarannya cepat sekali. Lahannya ada dan cukup luas. Sekitar 2 ha. Berada di tepi jalan raya. Kami cocok, dan meminta kalau bisa segera dilakukan MoU untuk hibah lahan. Agar pembangunan bisa segera kita lakukan,” lanjut Kombes Handoyo.

Baca Juga :  Dua Tahun Vakum, Festival Mewarnai di Blora Kembali Digelar

Menurutnya, jika ini bisa dilakukan, Insya’Allah 2022 perencanaan mulai dimatangkan. Penganggarannya sehingga bisa segera dibangun 2023. Gedungnya nanti bisa saja 4 lantai. Bertahap menjadi RS tipe B. “Kita ingin ikut membangun pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora dan sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Arief Rohman menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran tim dari Polda Jateng yang dipimpin Kombes Pol Handoyo untuk mematangkan rencana pembangunan rumah sakit ini. “Maturnuwun Pak Kombes sudah datang ke Blora. Beberapa waktu lalu Mabes sudah menghubungi saya tentang jadi tidaknya rencana pembangunan RS ini. Maka kita matur bahwa menunggu kunjungan lapangan dari Polda. Kita berharap RS Bhayangkara yang akan dibangun ini nanti berkualifikasi tipe B. Sehingga Blora tidak perlu jauh-jauh merujuk ke Solo atau Semarang,” kata bupati.

Menurutnya, RSUD yang dimiliki Blora dan Cepu masih tipe C serta D. Sehingga nanti jika ada pasien rujukan kelak cukup ke RS Bhayangkara di Kunduran ini. Sekaligus sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora. “Kita juga merencanaan pembangunan satu rumah sakit lagi di Randublatung,” lanjut bupati. (ali)






Reporter: Subekan

Most Read

Artikel Terbaru

/